By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Era Kepemimpinan Bahlil Lahadalia, Golkar Marhaen Indonesia (GMI): Menghadapi Tantangan Strategis Baru

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 18 Januari 2026 | 01:43 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Kemas Fadli Safari, S.E., Salah satu Penggerak Golkar Marhaen Indonesia, Pengurus DPP PA GMNI Bidang Sosial/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Golkar Marhaen Indonesia.(GMI) menegaskan bahwa lebih dari dua dekade pasca-Reformasi 1998, Partai Golkar tetap menjadi anomali sekaligus konstanta dalam politik Indonesia.

Di tengah banyaknya partai politik yang lahir dan tenggelam oleh perubahan zaman, Golkar justru konsisten bertahan sebagai kekuatan elektoral utama, tak pernah keluar dari tiga besar nasional.

“Sejarah panjang ini menunjukkan bahwa ketahanan Partai Golkar bukanlah hasil kerja satu figur atau satu generasi semata, melainkan buah dari kesinambungan kepemimpinan serta kedewasaan organisasi dalam membaca dinamika politik nasional,” ujar Kemas Fadli Safari, salah penggerak Golkar Marhaen Indonesia dalam merefleksi perjalanan Partai Golkar, Minggu (18/1/2026).

Pemilu 1999 menjadi ujian eksistensial terberat bagi Golkar. Dalam posisi terlemah pasca-Orde Baru, Partai Golkar di bawah kepemimpinan Akbar Tanjung tetap mampu meraih 22,46 persen suara dan mengamankan 120 kursi DPR RI. Partai tidak runtuh bersama rezim, melainkan bertransformasi dan menyesuaikan diri dengan iklim demokrasi baru.

Puncak capaian elektoral terjadi pada Pemilu 2004. Golkar keluar sebagai pemenang pemilu legislatif dengan perolehan 21,58 persen suara dan 128 kursi DPR RI, sebuah prestasi yang hingga kini belum terulang.

“Fakta ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang efektif selalu berjalan beriringan dengan konsolidasi organisasi dan penghormatan terhadap pengalaman historis partai,” sambung Kemas Fadli Safari.

Fase-fase berikutnya memberikan pelajaran penting. Pada era kepemimpinan Jusuf Kalla, meski Golkar berada di pusat kekuasaan nasional, perolehan suara justru mengalami penurunan pada Pemilu 2009. Kondisi serupa terjadi pada masa Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, di mana Golkar mampu bertahan, namun mengalami stagnasi elektoral.

Data tersebut menunjukkan bahwa kedekatan dengan kekuasaan tidak otomatis berbanding lurus dengan kepercayaan pemilih. Faktor penentu tetap terletak pada soliditas struktur, disiplin organisasi, serta kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh spektrum internal partai.

Baca Juga:   Salah Satu Pengurus PA GMNI Sulteng Resmi Luncurkan Buku dengan judul “Konstruksi Sosial dan Konflik: Studi Tentang Pendidikan dan Politik”

Pemilu 2019 dan 2024 di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto menjadi fase konsolidasi jangka panjang. Meski sempat menyentuh titik terendah pasca-Reformasi, Golkar berhasil melakukan rebound signifikan pada Pemilu 2024 dengan perolehan sekitar 15,29 persen suara dan lebih dari 100 kursi DPR RI, kembali menempati peringkat kedua secara nasional.

“Ini menegaskan prinsip klasik dalam politik bahwa partai besar dibangun oleh kesabaran organisasi, bukan oleh euforia sesaat,” lanjut Kemas Fadli Safari.

Memasuki era kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, Golkar dihadapkan pada tantangan strategis baru, yakni menjaga stabilitas internal sekaligus memperkuat kaderisasi lintas generasi.

“Dalam konteks ini, peran kader ideologis menjadi krusial, di mana senior menjaga memori, etika, dan disiplin organisasi, sementara kader muda membawa energi serta keberanian membaca perubahan zaman. Ketika keduanya bersatu, yang lahir adalah kader-kader tangguh,” tegas Kemas Fadli Safari.

Sebagai bagian dari penguatan basis ideologis dan akar rumput, Golkar Marhaen Indonesia (GMI) hadir sebagai wadah baru di dalam Partai Golkar untuk merangkul elemen kaum Marhaenis serta kelompok nasionalis-Sukarnois.

GMI menyasar penguatan dukungan dari kelompok petani, buruh, dan nelayan sebagai basis sosial strategis partai.

“Ke depan, diproyeksikan akan semakin banyak elemen masyarakat yang bergabung ke dalam Partai Golkar guna mendukung dan menyukseskan program-program pemerintahan Prabowo–Gibran melalui keterlibatan aktif dalam partai berlambang pohon beringin yang dipimpin Ketua Umum Bahlil Lahadalia,” pungkas Kemas Fadli Safari.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB
Foto: Sonny T Danaparamita, Anggota DPR RI (Dokpri)/MARHAENIST.
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik
Kamis, 2 April 2026 | 11:45 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka

Marhaenist.id - Indonesia bagiku bukan sekadar tanah kelahiran. Indonesia adalah anugerah tuhan…

Innalillahi, Hamzah Haz Wapres ke 9 RI Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun Hari Ini

Marhaenist - Kabar duka datang dari Tanah Air. Wakil Presiden ke-9 RI…

DPC GMNI Kolaka Bersama Kapolres Kolaka Gelar Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Marhaenist.id, Kolaka – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan,…

Fokus Kampayekan Ganjar-Mahfud, Ahok Resmi Mundur dari Jabatannya Sebagai Komut PT Pertamina

Marhaenist.id, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok, resmi mundur…

Gelar Muskom, Rakhmadhan terpilih sebagai Ketua DPK GMNI Polbeng Bengkalis

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

AS-Rusia dan Metamorfosis Perang Dingin

"Sejarah mencatat, Perang Dingin AS vs Uni Soviet dulu dimenangkan oleh AS.…

Konversi Kompor Gas ke Listrik Tidak Berlaku Tahun Ini

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, program konversi kompor LPG 3kg…

UKT Naik, Mahasiswa Tercekik, GMNI Surabaya: Pemerintah Tidak Berpihak Pada Pendidikan

Marhaenist.id, Surabaya - Maraknya gelombang protes mahasiswa akibat melejitnya Uang Kuliah Tunggal…

Gelar Konfercab Persatuan, Rifki Pratama dan Andi Supriyanto Resmi Pimpin GMNI Bima

Marhaenist.id, Bima - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?