By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Marhaenist.id: Gus, Ahlak Lebih Mulia dari Pada Ilmu

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 5 Desember 2024 | 14:41 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Meme sidiran yang dibuat oleh Netizen Indonesia yang geram oleh perbuatan Gus Miftah terhadap Bapak Penjual Es Teh/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sunhaji (38), Penjual Es Teh keliling viral karena diledek atau di olok-olok oleh Miftah Maulana Habiburrohman atau Gus Miftah diacara pengajiannya.

Akibat hal itu, Publik dibuat geram dengan sikap Gus Miftah kepada penjual es teh yang berjualan di acara tersebut. Sebab, ia dinilai merendahkan penjual es teh bernama Sunhaji tersebut.

Kegeraman publik pun diluapkan dengan menulis stagmen dan disertai dengan gambar dalam postingan diberbagai media sosial mereka dengan caption yang memberikan komentar negatif kepada Gus Miftah dan memuliakan Bapak Penjual Es Teh.

Tak hanya itu, kegeraman publik pun berujung pada adanya petisi yang mendesak Presiden untuk mencopot Gus Miftah sebagai utusan khusus presiden. Petisi itu mulai bermunculan pada Rabu (4/12/2024).

Dengan adanya olok-olokan tersebut pula, rezeki tidak terduga mengalir begitu deras untuk keluarga Bapak Penjual Es Teh tersebut.

Rezeki tersebut datang dari berbagai pihak, berupa pemberian uang tunai, barang, hadia umroh, dan lain-lain.

Bahkan, Presiden Prabowo turun tangan dengan turut memberikan modal usaha ke Bapak Penjual Es Teh tersebut.

Atas ledekan itu, Marhaenist.id pun ikut memberikan komentar. Inilah komentar Marhaenist.id melalui La Ode Mustawwadhaar, Kamis (5/12/2024).

“Mungkin ini cara Tuhan mengangkat derajat Bapak Penjual Es Teh. Saat dipermalukan didepan orang banyak, dan disitulah Tuhan mengangkat derajat Bapak Penjual Es Teh”.

“Masyaallah Tabarokallah, mungkin ini jawaban dari doa orang yang tersakiti yang diijabah oleh Yang Maha Kuasa, sehingga ia dimuliakan dan diangkat derajatnya”.

“Sejatinya adab itu di atas Ilmu, percuma ilmu setinggi langit tapi adab tidak punya. Sungguh nyesek lihatnya, Sungguh jualan Es Teh lebih mulia daripada jualan Agama”.

Baca Juga:   Ahok: Mas Ganjar Paling Pantas Jadi Presiden, Layak Diperjuangkan

“Satu ayah di sakiti semua anak tersakiti. Semoga dengan cobaan Bapak Penjual Es Teh yang viral bisa diangkat derajatnnya setinggi tingginya oleh Yang Maha Kuasa, Amiin”.

Selalu ada hikmah baik dalam setiap perstiwa!!!***

Penulis dan Editor: La Ode Mustawwadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jember Tegaskan Pembebasan Kader Bukan Akhir Perjuangan, Melainkan Awal Babak Baru Gerakan
Rabu, 17 Desember 2025 | 00:13 WIB
Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.
Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat
Selasa, 16 Desember 2025 | 19:45 WIB
Ibu Pertiwi Dilanda Musibah
Selasa, 16 Desember 2025 | 14:06 WIB
IMIP, Investasi, dan Kehancuran
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:18 WIB
Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob
Selasa, 16 Desember 2025 | 13:16 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Deodatus Sunda Se, Direktur Institut Marhaenisme 27 (Dokpri)/MARHAENIST

Reformasi Sigit dan Reformasi Kepolisian

Marhaenist.id - Beberapa waktu yang lalu, pasca momentum tragedi Agustus kelabu–bukti nyata…

Gelar Musyakom, GMNI Unidha Teguhkan Marhaenisme di Tengah Krisis Bangsa sebagai Panggung Regenerasi dan Konsolidasi Ideologis

Marhaenist.id, Malang – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha)…

Pasangan Hasto-Wawan Temui Warga Masyarakat Penerima PIP

MARHAENIST - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Yogyakarta yang diusung oleh…

Mengenal Kehidupan Pribadi Ir. Soekarno

Marhaenist.id - Ir. Soekarno atau akrab dipanggil Bung Karno lahir pada 6…

Prihatin dengan Kondisi Oraganisasi, GMNI Bima Desak Kongres Persatuan

Marhaenist.id, Bima - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Berjuang Tak Selalu Harus Dengan Moncong Senjata

Marhaenist.id - Perjuangan tidak tunggal. Bung Karno memilih jalur politik karena yakin…

GMNI: Konstitusi Dibegal, Demokrasi Dikebiri

MARHAENIST - Dalam UUD tahun 1945 hasil amandemen, Pasal 1 Ayat (2)…

Soekarno-Khrushchev Diantara Kemesraan Indonesia dan Uni Soviet

Marhaenist - Sejak masa awal kemerdekaan Indonesia, Indonesia dan Uni Soviet menjalin…

Wabup Ngawi Anto Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua PA GMNI Ngawi

Marhaenist - Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko terpilih sebagai Ketua Persatuan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?