By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
InternasionaleOpini

Mengapa AS Berani Menangkap Maduro?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 6 Januari 2026 | 12:31 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Penangkapan Nicolas Maduro Presiden Venezuela oleh Pasukan Elit AS Delta Force (Sumber: Gatranews)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Secara sejarah mereka punya legal precedent (1961 bay of pigs cuba, 1989 panama).

Doktrin untuk menyerang negara-negara lain di Amerika untuk mempertahankan interest politik AS sudah ada sebelum perang dunia 2 (Monroe Doctrine).

FBI punya kemampuan statutory arrest yang memperbolehkan mereka untuk menangkap orang (tidak peduli sebetapa tinggi kekuasaan mereka contoh rakyat biasa atau anggota militer atau Presiden) dari negara lain.

Presiden AS mampu menggunakan kekuasaan tersebut untuk menggunakan agen2 federal AS maupun militer untuk menangkap presiden negara lain bilamana mereka telah melanggar ataupun membuat AS rugi dalam bentuk apapun (Presiden Maduro tidak mau ekspor minyak ke AS).

Dengan menggunakan FBI dan agen sipil-law enforcement amerika serikat meskipun dibawah naungan militer, AS mampu menggunakan loophole di artikel 2 ayat 4 dari UN charter yang melanggar penggunaan kekerasan ataupun kekuatan yang mampu mengancam integritas teritori suatu negara lain, karena logikanya adalah yang terjadi saat ini bukanlah “invasi” tapi sebuah aksi penangkapan kriminal domestik yang dilakukan secara internasional karena FBI (lihat poin 2 ) mampu menangkap dan mempenjarakan individual dari negara lain tanpa konsen dari negara tsb.

Presiden AS menggunakan kekuasaan yang dimiliki oleh attorney general (Jaksa Agung) AS untuk melaksanakan penangkapan dan pengadilan presiden negara lain sebagai loophole dimana AS secara pemerintahan dan eksekutif tidak melaksanakan perang, tetapi malah unsur yudikatif AS yang bekerja sendiri dibawah kebebasan bertindak mereka dalam naungan hukum domestik dalam AS (yang kembali, memperbolehkan mereka untuk menangkap siapapun dari negara lain dengan bantuan militer bila perlu).

Justifikasi aksi tersebut jadinya bisa disingkat sebagai “Maduro telah melanggar hukum AS dan membuat AS rugi karena itu secara hukum domesrik AS, presiden AS mampu mengerahkan badan hukum mereka serta badan pelaksana hukum (FBI, CIA, HS) untuk menyerang Maduro).***

Baca Juga:   Mengapa Tahun Baru Terdengar Istimewa?

Penulis: Donny Try Istiqomah, Alumni GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Ari Saputra/Detik

Novel Baswedan: Tidak Ada Bukti Ganjar Terlibat Kasus e-KTP

Marhaenist - Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyebut tidak…

Jalan Buntu Kasus Harun Masiku: Antara Fakta Hukum dan Keberanian Negara

Marhaenist.id, Jakarta  — Hingga hari ini, Harun Masiku masih berstatus buronan Komisi…

DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

Marhaenist.id, Humbang Hasundutan — Bencana alam yang kembali melanda sejumlah wilayah di…

Ketua MK: Hukum Tanpa Demokrasi Akan Jadi Tirani

Marhaenist - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)…

Pemerintah Lakukan Diskriminasi dalam Penghapusan Utang UMKM

Marhaenist.id - Pemerintah lagi lagi melakukan kebijakan diskriminatif terhadap lembaga keuangan koperasi. Utang…

Rayakan HUT yang Ke 80 Tahun, Guntur Sukarno Putra Luncurkan Buku ‘Sang Saka Melilit Perut Megawati’

Marhaenist.id, Jakarta - Guntur Soekarno Putra, Ketua Dewan Ideologi Persatuan Alumni (PA)…

DPC GMNI Bantaeng Kutuk Keras Tindakan Represif Oknum ASN Dinas PUPR Sinjai terhadap Kader GMNI Sinjai

Marhaenist.id, Bantaeng - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Jadilah Marhaenis Sejati Dengan Referensi Yang Kuat, Donwlod Ebook Disini Untuk Menguatkan Itu

Marhaenis.id - Tren mengulas sesuatu tanpa referensi semakin populer disemua kalangan belakangan…

Jenderal A.H. Nasution, Sang Prajurit Idealistis yang Menolak Jadi Presiden Meski Punya Peluang Besar

Marhaenist.id — Jenderal Besar Abdul Haris Nasution dikenal sebagai sosok militer yang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?