By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Refleksi Hari Jadi Kabupaten Rohul Ke-26 Tahun, GMNI: Momentum Evaluasi Pembangunan dan Penguatan Nasionalisme Kerakyatan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 12 Oktober 2025 | 16:32 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Khoirul Abdi, Ketua DPC GMNI Rohul/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Pasir Pengaraian – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu ke-26, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rokan Hulu (Rohul) menyampaikan ucapan selamat sekaligus refleksi kritis terhadap arah pembangunan daerah.

Bagi GMNI, dua puluh enam tahun perjalanan Rokan Hulu bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan panjang perjuangan rakyat dalam membangun daerah yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Ketua DPC GMNI Rokan Hulu, Khoirul Abdi, menyampaikan bahwa momentum HUT ke-26 ini harus dijadikan bahan introspeksi bersama.

“Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi serius terhadap kebijakan pembangunan yang belum sepenuhnya menyentuh kepentingan rakyat kecil. Masih banyak persoalan mendasar seperti ketimpangan ekonomi, minimnya akses pendidikan, serta pengelolaan sumber daya alam yang belum berpihak kepada masyarakat lokal,” ujarnya, Minggu (12/10/2025)

Ia menambahkan bahwa semangat hari jadi ini tidak boleh hanya berhenti pada euforia seremonial. GMNI Rokan Hulu menilai sudah saatnya pemerintah daerah menegaskan komitmen terhadap pembangunan yang berlandaskan keadilan sosial, transparansi, dan partisipasi rakyat.

“Pemerintah harus hadir sebagai pelayan rakyat, bukan sekadar pengelola kekuasaan,” tambah Khoirul.

DPC GMNI Rohul menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjaga semangat persatuan, kritis terhadap kebijakan publik, dan aktif berperan dalam membangun daerah.

Momentum HUT ke-26 ini harus menjadi titik tolak untuk memperkuat arah perjuangan menuju Rokan Hulu yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“HUT ke-26 bukan hanya tentang usia daerah, tetapi tentang tekad kolektif untuk mewujudkan Rokan Hulu yang lebih berkeadilan dan berpihak kepada rakyat,” tutup Khoirul Abdi, Ketua DPC GMNI Rokan Hulu.

Sementara itu, Sekretaris DPC GMNI Rohul, M. Aldi Yuwansyah, menambahkan bahwa peringatan hari jadi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, dan pemerintah daerah dalam mengawal arah pembangunan.

Baca Juga:   Konflik Politik di Buton Selatan Memanas: Bupati dan Wakilnya Saling Lapor, GMNI Kritik Ketidakdewasaan Kepemimpinan Daerah

“Mahasiswa tidak boleh diam. Kita harus hadir sebagai mitra kritis yang mengingatkan, mengawal, dan memastikan bahwa setiap kebijakan publik berpihak pada kepentingan rakyat. GMNI akan terus berdiri di garda depan perjuangan rakyat Rokan Hulu,” katanya.

Dalam refleksinya, GMNI juga mengingatkan pentingnya mengembalikan semangat nasionalisme dan gotong royong sebagai ruh pembangunan daerah.

Pembangunan yang sejati, menurut GMNI, bukanlah sekadar proyek infrastruktur, tetapi pemberdayaan rakyat agar mampu berdikari secara ekonomi dan bermartabat secara sosial.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB
Foto: Sonny T Danaparamita, Anggota DPR RI (Dokpri)/MARHAENIST.
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik
Kamis, 2 April 2026 | 11:45 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu

CSIS Sebut PDIP Kalah Populer Dari Golkar, Ini Alasannya

Marhaenist - Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan…

Kembalikan Kedaulatan Aggraria di Desa Pamboborang

Marhsenist.id - Kedaulatan agraria adalah suatu kondisi di mana suatu negara, khususnya…

PA GMNI Touna Tantang Kepala-Kepala Dinas yang Baru di Lantik Prioritaskan Kepentingan Kaum Marhaen

Marhaenist.id, Touna - Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) memasuki babak baru dengan adanya…

Akar Desa Indonesia Gelar Seminar dan Luncurkan Buku Pedoman Perdes Transisi Energi dan Keadilan Iklim

Marhaenist.id, Jakarta - Akar Desa Indonesia resmi meluncurkan Buku Pedoman Pembentukan Peraturan…

Kedaulatan Negara Dalam Bayang-Bayang Amerika: Berkaca dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

Marhaenist.id - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan elite Amerika Serikat…

Bung Tomo, Sang Orator Si Pembakar Semangat Perjuangan Melawan Penjajah

Marhaenist.id - Sutomo atau dikenal dengan panggilan Bung Tomo tercatat sebagai pahlawan…

Ganjar: Jaga Perdamaian, Gunakan Hak Pilih Tanpa Takut Ditekan

Marhaenist.id, Klaten - Lapangan Merdeka di Delangu Klaten mendadak ramai, Rabu (07/02/2023)…

Masa Jabatan Legislatif Tanpa Ujung: Celah yang Mengancam Alam Demokrasi

Marhaenist.id - Diskursus mengenai pembatasan masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)…

Soemarsono, Saksi Sejarah Tragedi PKI di Madiun 1948

Marhaenist.id - Soemarsono adalah mantan Ketua Badan Kongres Pemuda Republik Indonesia, juga…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?