By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Lakukan Kunjungan ke Daerannya, GMNI Mataram Gelar Aksi Damai: Wapres Gibran Cuma Bisa Omon-Omon

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 2 Agustus 2025 | 03:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Player aksi damai DPC GMNI Mataram di perempatan Islamic Center, Jumat (1/8/2025) mengenai evaluasi terhadap 285 hari masa kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Mataram – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Mataram menggelar aksi damai di perempatan Islamic Center, Jumat (1/8/2025), sebagai bentuk evaluasi terhadap 285 hari masa kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi itu pula berlangsung bertepatan dengan kunjungan Wapres ke Mataram untuk menghadiri penutupan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

Dalam aksi tersebut, para kader GMNI menyampaikan orasi secara bergiliran dan membagikan selebaran berisi kritik tajam terhadap kinerja Wapres Gibran, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kecintaannya terhadap Bangsa dan Negara. Aksi berlangsung tertib namun kami mendapat tekanan secara verbal oleh aparat kepolisian agar kami tidak melanjutkan aksi.

Ketua DPC GMNI Kota Mataram, Satya Ubhaya Sakti, menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap kedatangan Wakil Presiden ke Nusa Tenggara Barat, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa untuk melakukan kontrol sosial atas janji-janji politik yang dinilai belum terealisasi secara konkret.

“Kami menghormati kehadiran Wapres ke NTB. Namun, sebagai organisasi yang berpihak pada kepentingan rakyat, kami merasa perlu menyampaikan evaluasi terbuka. Janji penciptaan 19 juta lapangan kerja yang digaungkan saat kampanye, hingga hari ini belum terlihat wujud nyatanya. Justru yang terjadi, data menunjukkan ribuan pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di awal masa pemerintahan ini” ujar Satya.

Mengacu pada laporan serikat buruh, tercatat sekitar 60 ribu buruh di berbagai sektor telah kehilangan pekerjaan hanya dalam tiga bulan pertama 2025. Sementara data resmi Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 42.385 orang di-PHK sepanjang Januari hingga Juni 2025.

“Tidak semua anak muda Indonesia seperti mas Wapres, punya privilege, yang bahkan bisa membuat aturan menyesuaikan terhadap dirinya” Sambung Satya.

Baca Juga:   Gelar Aksi, DPK GMNI UM Buton dan PK IMM Faperta UM Buton Desak Pencopotan Dosen atas Dugaan Pelecehan Seksual

Selain itu, GMNI juga menyoroti ketimpangan perhatian antara kegiatan seremonial dan penanganan persoalan mendasar masyarakat. Menurut Satya, pembangunan daerah harus diarahkan pada hal-hal yang lebih substansial, seperti pendidikan, pengentasan pengangguran, dan pemerataan akses ekonomi.

“Kami mendesak Gubernur NTB agar tidak sekadar hadir dalam agenda-agenda simbolik, tetapi benar-benar bekerja menangani persoalan yang dihadapi rakyat di daerah, seperti tingginya angka pengangguran, akses pendidikan yang belum merata, dan ketimpangan sosial-ekonomi,” tegasnya.

Aksi ini merupakan bentuk konsistensi DPC GMNI Kota Mataram dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta menyuarakan kepentingan rakyat, baik di tingkat lokal maupun nasional. GMNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan bertanggung jawab demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I

Marhaenist.id - (Pendahuluan) Wacana tentang kekuasaan totaliter secara tradisional didominasi oleh visi…

Gelar Halal Bilhalal, PA GMNI Banten Kokohkan Persatuan Kader Nasionalis

Marhaenist.id, Tangsel - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banten…

Menjaga Integritas: Kewajiban dan Larangan bagi Plt Bupati yang Menjadi Bakal Calon Kepala Daerah

Marhaenist.id-Menjaga integritas dalam proses pemilihan kepala daerah adalah hal yang sangat penting,…

GMNI Jaksel Serukan Potong Satu Generasi: Bersihkan Pejabat Warisan Orde Baru dan Adili Jokowi-Makzulkan Gibran

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta…

Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Marhaenist.id, Pasaman Timur — Peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa seorang nenek renta…

Kasus Raya: Alarm Keras untuk Indonesia

Marhaenist.id - Raya adalah seorang bocah 4 tahun asal Sukabumi, harus meregang…

Komitmen Pemerintah Jaga Netralitas ASN Saat Pemilu dan Pilkada

Marhaenist - Penandatanganan keputusan bersama netralitas pegawai aparatus sipil negara (ASN) menunjukkan…

PA GMNI Solo Sikapi Hal Terkait Kadernya Yang Ikut Daftar Bakal Cawawali Solo

Marhaenist - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

GMNI Kecam Keras Intervensi Militer AS ke Venezuela: Dunia Bukan Milik Satu Negara

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?