By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Pro dan Kontra PT. SIM di Dusun Pelita, Bupati SBB dilema?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 11 Juli 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Pro dan Kontra PT. SIM di Dusun Pelita, Bupati SBB dilema?/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sudah hampir dua tahun terakhir, kita di suguhkan dengan berita-berita terkait dengan aktivitas PT. SIM yang melakukan investasi di kabupaten SBB terkhusus di kawasan Negri Kawa dan Negri Eti yang memantik berbagai macam perdebatan soal aktivitas dari perusahaan ini di dua kawasan hak Ulayat adat kedua Negri.

Sebagai kabupaten yang memiliki ketergantungan pada dana transfer pusat, Kabupaten ini memang dituntut untuk mampu menarik investor dari luar agar bisa melakukan investasi di kabupaten SBB agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi maupun meningkatkan PAD agar bisa mewujudkan pembangunan dari berbagai sektor yang berkelanjutan..

Kehadiran PT. SIM diharapkan mampu menjawab tantangan ketergantungan pada dana transfer pusat dan meningkatkan PAD. namun lagi-lagi pemerintah kabupaten SBB maupun PT SIM sebagai investor diperhadapkan dengan permasalahan konflik saling klaim kepemilikan tanah yang tidak kunjung ada penyelesaian.

Hal ini bisa menimbulkan stigma bahwa kabupaten SBB adalah daerah yang tidak mampu menciptakan iklim investasi yang baik sehingga keinginan untuk menarik investor untuk melakukan investasi di kabupaten SBB bisa terhambat akibat berbagai permasalahan sengketa tanah yang tidak pernah ada penyelesaian.

Pada 24 Juni 2025 yang lalu, Gubernur Maluku di dampingi oleh Bupati SBB melakukan kunjungan ke Negri Hatusua untuk meninjau aktivitas perkebunan Pisang Abaka.

Kehadiran keduanya tentu memberikan sinyal positif bagi PT. SIM yang telah menginvestasikan kurang lebih 550 Milyar rupiah dan telah mempekerjakan ratusan orang itu untuk terus berkembang di kabupaten SBB yang menurut Gubernur Maluku bahwa; “Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang menciptakan ruang aman dan stabil untuk investasi. Jika kita ingin anak-anak kita punya masa depan yang lebih baik, maka kita harus bekerja bersama, ‘sorong bahu’ demi membangun iklim investasi yang positif” katanya..

Baca Juga:   Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Pertanyaan yang paling mendasar adalah, jika memang pemerintah memiliki komitmen untuk menciptakan iklim investasi yang positif, bagaimana dengan nasib Warga pelita Jaya yang hari ini masalah tanahnya tidak kunjung terselesaikan.?

Jika memang perwujudan dari komitmen peningkatan ekonomi masyarakat dengan menghadirkan para investor di daerah untuk melakukan investasi, apakah pemerintah telah menyiapkan solusi-solusi alternatif dalam rangka penyelesaian konflik agraria di dusun pelita jaya.?

Sebab kunjungan Gubernur Maluku yang didampingi oleh Bupati SBB tidak menyasar locus dari permasalahan antara PT SIM di kabupaten SBB, terkhusus di dusun pelita jaya.

Dugaan kami, jangan sampai Bupati SBB sengaja diam dalam menghadapi masalah PT SIM di Dusun Pelita Jaya. Beliau diperhadapkan dalam dua kondisi dimana tindakan beliau tidak populis dan bisa membahayakan elektabilitas beliau di masyarakat serta jika bertindak dapat menimbulkan permasalahan yang kompleks berkaitan dengan Iklim investasi yang positif di Kabupaten SBB.

Saran saya, Bupati sudah seharusnya lebih bersikap tegas serta mampu mengambil langkah-langkah yang taktis dan strategis untuk menyelesaikan permasalahan konflik Agraria di dusun pelita jaya.

Jangan terkesan diam sehingga masyarakat diperhadapkan dalam situasi tanpa nama yang pada akhirnya dapat melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap segala bentuk investasi yang nanti akan beraktifitas di kabupaten SBB maupun dapat menimbulkan masalah dalam menarik investor untuk berinvestasi di kabupaten SBB.***


Penulis: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Todung Mulya Lubis Beberkan 12 Fakta Tak Terbantahkan pada Sidang PHPU di MK

Marhaenist.id, Jakarta - Tim Hukum Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3, Ganjar…

Aktivis 98 Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Marhaenist.id, Jakarta – Tragedi kembali mencoreng wajah demokrasi Indonesia. Seorang kawan Ojol,…

Prihatin dengan Kondisi Bangsa, AMARAH Touna Gelar Aksi Tutut Pencopatan Kapolri

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) melakukan aksi…

Kabar Gembira Bagi Marhaenis, Kami Menyiapkan Buku-Buku Bung Karno Secara Gratis Disini!

Marhaenist.id - Sebagai wujud untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ingin memberikan pengetahuan…

GMNI Jakarta Menggugat: Menuju Persatuan, Melebarkan ke Internasional

Marhaenist.id - Perpecahan di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini berada…

Tanggapi Kenaikan PPN 12%, DPD GMNI Sultra Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Tak Lagi Memegang Amanat Rakyat

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Perluasan Makna Marhaenisme

Marhaenist.id - Teori marhaenisme atau sosialisme di Indonesia seharusnya berkembang tidak hanya…

GMNI Riau Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Amanat Konstitusi

Marhaenist.id, Pekanbaru - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

DPK GMNI UNM Siap Jadi Patron Persatuan GMNI di Kota Makassar

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?