By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNIKabar GMNI

Berharap Dualisme Segera Berakhir, Dua Alumni GMNI Dukung adanya Kongres Persatuan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 2 Juli 2025 | 20:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Wahyuni Refi, Alumni GMNI dan Didik Prasetiyono, Alumni GMNI (Sumber Foto: AyoJatim.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Perpecahan antara kubu Imanuel Cahyadi/Soejahri Somar dan Arjuna Putra Aldino/M. Ageng Dendy Setiawan di GMNI telah melemahkan organisasi dan menghambat konsolidasi kader, serta mengurangi peran GMNI dalam memperjuangkan Marhaenisme.

Dari itu, DPD dan DPC GMNI se-Indonesia menyelenggarakan Konsolidasi Nasional di Kota Blitar yang bertujuan untuk mempertemukan kedua kubu dan membahas penyatuaan GMNI yang nantinya akan digelar melalui Kongres Persatuan.

Dalam kegiatan itu telah terbentuk Forum Nasional Komunikasi Persatuan yang bertujuan untuk melakukan komunikasi kepada DPD dan DPC dari kedua kubu untuk bersama dan selanjutnya akan membahas pembentukan Badan Pekerja Kongres Persatuan.

Inisiasi tentang adanya Kongres Persatuan oleh DPD dan DPC Se-Indonesia yang disuarakan dalam Konsolidasi Nasional GMNI di Kota Blitar, mendapat dukungan dari dua Alumni GMNI.

Dr. Wahyuni Refi Setya Bekti, S.H., M.H., seorang alumni GMNI yang juga merupakan Mantan Ketua Presidium GMNI (Sekarang sebutannya DPP GMNI) menyatakan optimismenya terhadap adsnya kongres persatuan tersebut.

“Saya yakin sebagian besar alumni dan kader aktif setuju dengan kongres persatuan ini, meskipun ada sebagian kecil yang tidak sepakat,” ujarnya, seperti dikutip oleh Media AyoJatim.com. Rabu (2/7/2025).

Dalam media itu, Wahyuni menekankan pentingnya belajar dari pengalaman masa lalu dengan adanya perpecahan di GMNI akibat adanya cabang-cabang yang keluar dari Kongres Kupang dan membentuk KLB GMNI di Semarang.

“Di era presidium sebelumnya, kami juga mewarisi perpecahan GMNI, dan berhasil menyatukannya melalui Kongres Persatuan 2006 di Pangkal Pinang. Kami punya pengalaman dalam menyatukan GMNI,” katanya.

Disisi lain, Didik Prasetiyono, Direktur Utama PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), yang juga merupakan mantan Ketua DPC GMNI Surabaya Tahun 1997 serta Ketua Korda GMNI Jawa Timur Tahun 1999, dalam media AyoJatim.com, Rabu (2/7/2025) memberikan dukungan penuh terhadap adanya inisiasi Kongres Persatuan.

Baca Juga:   Arjuna Putra Aldino Lantik Pengurus DPC GMNI Halut Periode 2025-2027

“Saya menyambut dengan penuh harapan dan dukungan atas keinginan untuk melaksanakan Kongres Persatuan GMNI,” ujarnya.

“Persatuan bukan sekadar tujuan, tetapi ruh utama organisasi yang mengusung semangat kebangsaan dan kerakyatan,” tegasnya.

Didik menekankan pentingnya kebesaran hati dan komitmen pada persatuan untuk menyelesaikan dualisme.

“Dualisme hanya menguras energi, mengaburkan arah perjuangan, dan menjauhkan kita dari cita-cita organisasi. Jalan keluar terbaik adalah kembali kepada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” tegasnya.

Didik juga menambahkan bahwa persatuan ditubuh GMNI membutuhkan kedewasaan dan sikap legowo dari semua pihak yang saat ini terpecah.

“Dualisme menunjukkan organisasi ini hidup dan dinamis. Namun, dinamika tanpa arah akan menjadi turbulensi yang tidak produktif. Saatnya kita semua kader, alumni, dan simpatisan menurunkan ego, membuka ruang dialog, dan bertanya: apakah kita masih memerlukan GMNI sebagai rumah besar ideologi Marhaenisme? Jika ya, Kongres Persatuan adalah langkah sejarah yang wajib kita songsong bersama,” pungkasnya.***

Penulis: Redaksi yang mengambil tulisan dari kutipan Media AyoJatim.com/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

1 Juni dan Panggilan Sejarah: GMNI Harus Menjadi Teladan Persatuan

Marhaenist.id - Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni adalah pengingat historis sekaligus…

Konferda V Tetapkan Miartiko Gea Sebagai Ketua DPD Persatuan Alumni GMNI Jakarta Raya

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Foto: Dhiva Trenadi Pramudia, Institut Marhaenisme 27/MARHAENIST.

Membangun Kembali Oposisi Marhaen di Era Post-Politics

Marhaenist.id - Dua puluh tujuh tahun setelah reformasi, makna demokrasi di Indonesia…

Persatuan Alumni GMNI Riau Gelar Rakerda Tahun 2023

Marhaenist - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD…

DPD GMNI Sulbar Kecam Keras Insiden Rantis Brimob Lindas Pengemudi Ojol

Marhaenist.id, Mamuju - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar FDG, DPD PA GMNI Jakarta Raya Dorong Pemprov Lakukan Reforma Agraria Perkotaan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Kader GMNI di Jatim Kritik Oknum yang Tolak Kongres Persatuan

Marhaenist.id, Surabaya - Menanggapi pernyataan kontroversial dari pihak yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan…

Peran Partai Politik dalam Mewujudkan Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Sejak awal kemerdekaan, upaya meningkatkan kesadaran nasional terus menyebar luas,…

Tambang Rampok Hak Rakyat, Ketua PA GMNI Kaltim Desak Presiden Prabowo Hentikan Operasi 13 Perusahaan Raksasa

Marhaenist.id, Samarinda - Gelombang kekecewaan publik terhadap skandal korupsi di sektor tambang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?