By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Aliansi Cipayung Plus Soroti Intervensi Pihak UBMG Terhadap Mahasiswa untuk Tidak menjadi Anggota Organisasi Ekstra Kampus

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 25 Februari 2025 | 00:48 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Aliansi Cipayung Plus Gorontalo/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Gorontalo – Aliansi Cipayung Plus, yakni: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), menyoroti adanya intervensi pihak kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kepada mahasiswa untuk tidak lagi menjadi anggota organisasi ekstra kampus.

“Seiring dengan dinamika kehidupan kampus di UBMG, kami sebagai bagian dari organisasi kemahasiswaan eksternal, merasakan adanya berbagai kebijakan yang berpotensi menghambat kebebasan mahasiswa dalam berorganisasi,” ujar mereka dalam keterangan tertulisnya.

Dalam keterangannya, ada beberapa kebijakan yang menjadi sorotan serius Aliansi Cipayung Plus antara lain adalah sebagai berikut:

1. Peran organisasi kemahasiswaan eksternal di kampus mulai terancam dihilangkan oleh pihak birokrasi, dalam hal ini oleh Ibu Rektor UBMG.

Langkah ini dinilai bertentangan dengan prinsip kebebasan akademik dan hak mahasiswa untuk berserikat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Organisasi eksternal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang kritis, progresif, dan berwawasan kebangsaan, sehingga upaya pembatasan peran ini perlu ditinjau ulang.

2. Terdapat indikasi bahwa mahasiswa penerima beasiswa di UBMG dalam hal ini beasiswa KIPK, menghadapi ancaman pencabutan beasiswa apabila masih aktif dalam organisasi eksternal kampus.

Jika benar kebijakan ini diterapkan, maka hal tersebut jelas bertentangan dengan prinsip keadilan dan hak mahasiswa dalam mengembangkan diri.

Beasiswa seharusnya diberikan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta melanggar hak privasi sebagaimana diatur dalam Pasal 28G Ayat (1) UUD 1945.

Bukti Chat WhatsApp mahasiswa yang mengindikasikan adanya intervesi dari pihak Rektorat UBMG untuk mengundurkan diri dari organisasi/MARHAENIST.

Berdasarkan permasalahan tersebut itu pula, Aliansi Cipayung Plus telah bersurat kepada pihak kampus untuk mengadakan audiensi dengan Rektor UBMG guna mendapatkan klarifikasi atas kebijakan-kebijakan tersebut.

Baca Juga:   GMNI UM-Purwokerto Ditribusikan Kadernya Menjadi Tim Pemantau Pilkada Banyumas 2024

“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif demi terciptanya kehidupan kampus yang demokratis, inklusif, dan menghargai hak-hak mahasiswa dengan terbuka dan serta memberikan penjelasan yang transparan atas hal yang kami suarakan,” tambah mereka.

Sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang konstruktif antara mahasiswa dan pihak birokrasi kampus, Aliansi Cipayung Plus meminta kepada pihak Rektorat UBMG untuk menerima audiensi resmi guna membahas permasalahan yang telah sampaikan.

“Kami berharap pertemuan ini dapat menjadi ruang dialog terbuka yang produktif, sehingga berbagai kebijakan yang menyangkut kebebasan berorganisasi mahasiswa, hak penerima beasiswa, serta perlindungan privasi dapat diklarifikasi dan diselesaikan dengan baik,” lanjut mereka.

Lembaran Surat Pernyataan untuk tidak lagi menjadi bagian dari organisasi ekstra kampus/MARHAENIST.

Mereka juga meminta kepada pihak rektorat untuk memberikan jadwal dan tempat audiensi yang disepakati bersama agar pembahasan dapat
dilakukan secara langsung dan komprehensif.

“Oleh karena itu, kami menunggu undangan resmi dari pihak rektorat untuk audiensi selambat-lambatnya dalam waktu 1×24 jam sebagai bentuk komitmen terhadap dialog yang demokratis dan transparan. Jika tidak diindahkan maka kami akan melakukan tindakan selanjutnya yaitu meneruskan surat tembusan ke DPRD Provinsi Gorontalo,” tandas mereka.

Mereka yang bertanda tangan adalah Ketua HMI Cabang Bonbol, Jamaludin B. Hamsa; Ketua IMM Cabang Kota Gorontalo, Arya Dwi Putra Sahrain; Ketua PMII Cabang Bone Bolango, CC Rivaldi Bulilingo; Ketua KAMMI PD Kota Gorontalo, Syahran T. Taim; Ketua GMKI Cabang Gorontalo, Andrean B.P Purba; Ketua GMNI Cabang Bonbol, Usman Djauhari.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno

Marhaenist.id - Presiden RI pertama lahir di Surabaya pada 6 Juni 1901.…

Persatuan Alumni GMNI Riau Gelar Rakerda Tahun 2023

Marhaenist - Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD…

Kedaulatan Negara Dalam Bayang-Bayang Amerika: Berkaca dari Kasus Penangkapan Presiden Venezuela

Marhaenist.id - Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan elite Amerika Serikat…

Negara Darurat Intoleransi!!!

Marhaenist.id - Delapan Puluh Tahun Indonesia telah  bebas dari kolonialisme dan Imperialisme,…

Sepakbola Indonesia di selimuti awan hitam menyusul tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (01/10/2022) malam WIB. FILE/Ist. Photo

Tragedi Kanjuruhan, GBN Desak Jokowi Segera Mereformasi Polri

Marhaenist - Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN) turut berbelasungkawa sekaligus menyatakan prihatin, atas…

Dr. H. Sutrisno, SH., MHum.: Posisi Advokat Tetap Kuat di Tengah Judicial Review KUHAP

Marhaenist.id, Jakarta — Advokat adalah profesi mandiri yang memiliki tanggung jawab besar…

Megawati, Demokrasi dan Hari Ini

Marhaenist.id - Saya lupa dimana pernah saya baca ketika Sukarno menceritakan bagaimana…

GMNI dan Seolah-Olah Berkuasa

Marhaenist.id - GMNI dari tahun 1953 sampai 2024 kini, telah melahirkan sejumlah…

Selama Ego Masih Menggebu, Bicara Persatuan di Tubuh GMNI Hanyalah Omong Kosong – Refleksi Perjalanan GMNI

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah fusi peleburan tiga organisasi…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?