By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNIOpini

Peduli Nelayan Kerang Dara vs PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Akankah Suara Nelayan Terdengar?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 15 Februari 2025 | 18:59 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Ega Rahmadhani, Sekretaris DPK GMNI PPU/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Demo yang dilakukan Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara terhadap PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga menyoroti isu krusial pencemaran lingkungan yang berdampak langsung pada mata pencaharian nelayan.

Tuduhan pencemaran ini bukan sekadar klaim, melainkan jeritan hati masyarakat yang merasakan dampaknya secara nyata. Kehidupan mereka, yang selama ini bergantung pada hasil laut, terancam oleh aktivitas perusahaan yang diduga abai terhadap lingkungan.

Pertanyaannya, seberapa seriuskah PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga menanggapi tuduhan ini? Apakah perusahaan akan hanya memberikan janji-janji tanpa tindakan nyata? Riwayat perusahaan-perusahaan besar yang terlibat dalam kasus serupa menunjukkan kecenderungan untuk mengutamakan keuntungan ekonomi di atas kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Seringkali, proses hukum berjalan lambat dan berbelit-belit, sementara kerusakan lingkungan terus terjadi dan merugikan masyarakat pesisir.

Pemerintah memiliki peran penting dalam kasus ini. Lembaga pengawas lingkungan harus bertindak tegas dan independen dalam menyelidiki tuduhan pencemaran. Transparansi dalam proses investigasi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik. Jangan sampai, karena tekanan dari pihak-pihak tertentu, investigasi ini hanya menjadi formalitas belaka.

Lebih jauh lagi, kasus ini mengungkap ketidakseimbangan antara kekuatan ekonomi perusahaan besar dan kerentanan masyarakat nelayan. Nelayan, dengan sumber daya yang terbatas, harus berjuang keras untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Mereka membutuhkan dukungan dan pendampingan hukum agar suaranya didengar dan keadilan ditegakkan.

Solusi jangka panjang tidak hanya terletak pada penindakan hukum, tetapi juga pada penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam industri ekstraktif. Perusahaan harus bertanggung jawab penuh atas dampak lingkungan dari aktivitas mereka, termasuk kompensasi bagi masyarakat yang terdampak. Kerjasama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk membangun sistem yang adil dan berkelanjutan.

Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara telah menunjukkan keberanian dalam menyuarakan keprihatinan mereka. Semoga, perjuangan mereka tidak sia-sia. Semoga, kasus ini menjadi momentum bagi pemerintah dan perusahaan untuk lebih serius memperhatikan isu lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, sebelum terlalu banyak kerusakan yang tidak dapat diperbaiki lagi. Suara nelayan harus didengar, dan keadilan harus ditegakkan.***

Baca Juga:   Pro dan Kontra PT. SIM di Dusun Pelita, Bupati SBB dilema?

Penulis: Ega Rahmadhani, Sekretaris DPK GMNI PPU.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Garis polisi terpasang di gerbang 13 Stadion Kanjuruhan, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (06/10/2022) tempat korban meninggal berdesak-desakan akibat gas air mata. TELEGRAF/Koeshondo W. Widjojo

Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah 1 Orang, Total Meninggal 132 Jiwa

Marhaenist - Korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur bertambah satu…

Bahagianya Pengungsi Banjir Demak Bisa Bukber Bareng Ganjar

Marhaenist.id, Demak - Banjir bandang yang melanda warga Demak dan sekitarnya menjadi…

Gelar Aksi di Gedung KPK, GMNI Jakarta Raya Minta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Joko Widodo dan Keluarganya

Marhaenist.id, Jakarta - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional…

Logo Institut Sarinah/MARHAENIST.

Institut Sarinah: Jaga Ibu Pertiwi, Tegakkan Pancasila dalam Menavigasi Gejolak Bangsa

Marhaenist.id, Jakarta - Institut Sarinah menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya…

GMNI Demo KPU dan DPR Yang Adakan Rapat Konsinyering di Malam Hari

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel…

Wujudkan Anggota/Kader yang Progresif dan Revolusioner, GMNI Kendari Sukses Gelar PPAB Akbar

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Jakarta Selatan

GMNI Jaksel Desak Transparansi: Bareskrim Harus Buka Hasil Pemeriksaan Dugaan Korupsi Direksi PT ATPI ke Publik

Marhaenist, Jakarta - Korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali…

Tahun Baru, KUHP Baru: Transisi Keberlakuan Hukum Pidana Nasional

Marhaenist.id - Hukum pidana indonesia memegang fungsi khusus yakni melindungi kepentingan individu,…

PA GMNI Banten Ajak Alumni Berperan Serta Pada Pemilu dan Pilkada 2024

Marhaenist - Mengusung tema “Peran Alumni GMNI Banten dalam Menyongsong Pemilu dan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?