By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
(Bagian Pertama) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya
Krisis Tersembunyi Dibalik Anggaran Besar, DPP GMNI Soroti Ketimpangan Sistem Pendidikan Nasional

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Dua Ekor Bebek Untuk Kegagalan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Kamis, 22 Agustus 2024 | 18:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi protes atas kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution di depan Kantor Pemkot Medan, Kamis (22/08/2024) siang. FILE/IST
Bagikan

MARHAENIST – Massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Medan menggelar demo di depan Kantor Wali Kota Medan. Aksi tersebut mereka gelar sebagai bentuk kekecewaan atas kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang dianggap lambat dan gagal, Kamis (22/08/2024).

Dalam aksi yang dilakukan puluhan mahasiwa itu, mereka yang berorasi mengungkapkan kekecewaan mereka kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan membakar ban bekas di depan kantor orang nomor satu di Medan itu. Selain itu, massa aksi juga membawa poster-poster dengan tulisan kekecewaan mereka terhadap kinerja Bobby selama menjabat menjadi wali kota Medan.

Dalam demo kali ini sedikit unik, di mana massa aksi membawa dua ekor bebek yang akan diserahkan kepada Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu.

Koordinator aksi Surya Dermawan Nasution mengatakan bahwa aksi kali ini mereka gelar bentuk kekecewaan mereka terhadap kinerja Bobby Nasution. Kata Surya, banyak pembangunan di Kota Medan yang terbengkalai dan tak kunjung selesai.

“Kami menganggap Bobby gagal memimpin Kota Medan,” ucapnya.

Selain itu, kata Surya bahwa sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja Wali Kota Medan Bobby Nasution mereka juga akan memberikan dua ekor bebek kepada Pemko Medan sebagai bentuk kekecewaan mereka.

“Kenapa bebek ini kami berikan untuk Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu. Karena bebek ini lambat begitulah kinerja Bobby Nasution,” jelasnya.

“Bebek ini juga ribut. Dan ini simbol bagaimana Bobby Nasution banyak cakap tapi kinerjanya juga tidak ada hasilnya,” sambung Surya.

Dalam aksi tersebut, massa juga sempat menggoyang-goyang pagar kantor Wali Kota Medan. Petugas yang berada di dalam kantor juga terlihat bersiaga menjaga massa aksi yang melakukan aksi unjuk rasa itu.

Baca Juga:   Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

Tak lama massa aksi melakukan unjuk rasa, perwakilan dari Pemko Medan mendatangi meraka. Saat menjumpai massa aksi, mereka langsung menyerahkan dua ekor bebek kepada perwakilan Pemko Medan.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Medan, Arrahman Pane ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa benar dua ekor bebek itu telah mereka terima.

“Iya, kemarin perwakilan kami (Pemko Medan) menerima dua ekor bebek dari adik-adik mahasiswa yang melakukan aksi di depan kantor Pemko Medan,” katanya.

Arrahman juga mengungkap bahwa untuk pembangunan di Kota Medan, selama Wali Kota Bobby Nasution sudah banyak yang terlihat seperti kawasan Kesawan, jembatan Sicanang, rumah Pompa Belawan I serta yang lainnya.

“Untuk jembatan Sicanang beberapa kali gagal, saat pak Bobby menjabat Wali Kota sudah dikerjakan dan sudah selesai. Rumah pompa Belawan l juga sudah bisa dirasakan warga, yang selama ini banjir sekarang sudah bebas banjir rob, UHC masyarakat bisa berobat pakai KTP Medan diseluruh rumah sakit di Indonesia yang kerjasama dengan BPJS,” tandasnya.

_____

Inews

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:53 WIB
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:01 WIB
(Bagian Pertama) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:10 WIB
Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:56 WIB
Krisis Tersembunyi Dibalik Anggaran Besar, DPP GMNI Soroti Ketimpangan Sistem Pendidikan Nasional
Jumat, 1 Mei 2026 | 23:12 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Puluhan Aktivis Geruduk Ganjar, Dinilai Paling Paham Aspirasi Perempuan

Marhaenist.id, Jakarta - Puluhan aktivis perempuan menggeruduk Ganjar Pranowo untuk memberikan dukungan…

Menolak Usulan Perguruan Tinggi Mengelola Tambang: Ancaman terhadap Demokrasi dan Kebebasan Akademik

Marhaenist.id - Usulan pemberian izin usaha pertambangan kepada perguruan tinggi telah menjadi…

Heri Purnomo Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PA GMNI Kota Bekasi

Marhaenist.id, Kota Bekasi – Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Namanya Tan Malaka!

Marhaenist.id - Tokoh ini namanya seolah terkubur selama puluhan tahun. Setelah reformasi…

Sonny T. Danaparamita Dorong Penguatan Program GEMARIKAN: Makan Ikan Itu Kunci Generasi Cerdas dan Sehat

Marhaenist.id, Banyuwangi - Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) kembali dilaksanakan sebagai…

Wacana Kenaikan BBM, GMNI Soroti Penyelewengan Distributor

Marhaenist - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP…

Satgas Koperasi Bermasalah Jangan Jadi Bagian dari Masalah

Marhaenist.id - Kementerian Koperasi kembali telah meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Bermasalah.…

Pidato Bung Karno Saat Konferensi Besar GMNI di Kaliurang 17 Februari 1959

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. MARHAENIST

Ganjar: Pemotongan Bantuan Bentuk Pengkhianatan Pada Negara

Marhaenist - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tegas mengatakan mereka yang bermain…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?