By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Sarinah GMNI Gelar Diskusi Feminisme Pancasila Daring, Soroti Peran Perempuan Terpelajar

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 22 Desember 2025 | 06:27 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Tangkapan Layar kegiatan Diskusi Daring Feminisme Pancasila oleh Sarinah GMNI yang menyooroti Peran Perempuan Terpelajar, Minggu (20/12/2025)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Sarinah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Indonesia menggelar Diskusi Feminisme Pancasila bertema “Pelopor Perempuan Terpelajar Masa Kini” secara daring melalui Zoom dan live streaming YouTube, dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional, refleksi akhir tahun 2025, serta penggalangan dana bencana di Sumatera.

Kegiatan yang diinisiasi DPC GMNI Jakarta Timur ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Diskusi tersebut menjadi ruang konsolidasi ideologis dan pertukaran gagasan untuk memperkuat peran perempuan terpelajar dalam kehidupan sosial dan politik kebangsaan berbasis nilai-nilai Pancasila.

Ketua Pelaksana kegiatan, Yulia Brian Dini, menyampaikan bahwa forum ini dirancang sebagai ruang dialektika strategis bagi kader Sarinah GMNI untuk memperkuat kesadaran ideologis dan kontribusi nyata perempuan dalam perjuangan kerakyatan.

“Perempuan terpelajar harus tampil sebagai subjek perubahan sosial yang berdaya dan berperspektif keadilan sosial,” ujarnya.

Diskusi ini menghadirkan Sarinah pelopor dari berbagai wilayah, di antaranya perwakilan GMNI dari Jakarta Timur, Depok, Kupang, Mimika, Pekanbaru, Tangerang Selatan, Tapanuli Utara, Surakarta, dan Surabaya Raya. Kehadiran mereka mencerminkan upaya merajut persatuan GMNI lintas wilayah dari Barat hingga Timur Indonesia.

Dalam sambutan pembuka yang mewakili Sarinah se-Indonesia, Tiarma Simanjuntak menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap sejarah, melainkan subjek politik yang sadar, terdidik, dan berdaya.

Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai perekat persatuan organisasi serta penjaga nilai ideologis Marhaenisme.

Sebagai keynote speaker, Eva Kusuma Sundari dari Institut Sarinah Indonesia menjelaskan bahwa Feminisme Pancasila merupakan konsep keadilan gender khas Indonesia yang berakar pada nilai gotong royong, keseimbangan spiritual, dan sejarah kepemimpinan perempuan Nusantara.

Menurutnya, pendekatan ini berbeda dari feminisme Barat yang berangkat dari konteks sosial budaya yang berbeda.

Baca Juga:   Gelar Kuliah Umum, Institut Marhaenisme 27 dan GMNI Jaksel Soroti Etika Pancasila di Tengah Ancaman Otoritarianisme Baru

Diskusi panel pertama membahas perspektif ekonomi, politik, dan hukum. Wakil Rektor Universitas Flores, Dr. Dra. Immaculata Fatima, M.MA., menekankan pentingnya pendidikan perempuan dalam penguatan ekonomi rakyat berbasis ideologi Marhaenisme.

Sementara itu, Susi Maryanti, S.H., M.H., dari DPN PERADI menyoroti persoalan perlindungan hukum perempuan, khususnya maraknya kekerasan domestik yang masih terjadi di ruang privat.

Panel diskusi kedua mengangkat isu kesehatan mental dan sosiologi. Guru Besar Psikiatri Universitas Airlangga, Prof. Dr. dr. Margarita Maria Maramis, menyatakan bahwa kesehatan mental perempuan merupakan hak dasar yang kerap terabaikan, terutama bagi perempuan dari kelompok Marhaen yang menghadapi beban ganda ekonomi dan sosial.

Perspektif sosiologis kemudian disampaikan oleh Agnes Sri Poerbasari dari Dewan Ideologi DPP Persatuan Alumni GMNI, yang menegaskan peran perempuan sebagai agen perubahan sosial kolektif.

Menutup rangkaian acara, GMNI menegaskan komitmennya untuk menempatkan isu perempuan sebagai bagian integral dari perjuangan kerakyatan.

Melalui konsep Sarinah dan Feminisme Pancasila, GMNI mendorong perempuan tampil sebagai motor perubahan dalam menghadapi ketimpangan struktural, baik di tingkat nasional maupun global.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pentingnya Audit Terbuka untuk Mencegah Korupsi dalam Proses Rekomendasi Politik

Maerhaenist.id - Pencalonan calon kepala daerah oleh partai politik merupakan proses fundamental…

Moment Ganjar Lamar Aktivis Perempuan Jogjakarta

Marhaenist.id, Jogjakarta - Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo punya cara jitu…

Ganjar Sapa Relawan di Bulungan Jakarta, Sebut Kesukarelawanan Pendukung 03 Paling Top

Marhaenist.id, Jakarta - Ratusan relawan dan simpatisan gegap gempita ketika calon Presiden…

Jalan Rusak Loloda Utara Kembali Telan Korban, GMNI Halut Desak Pemprov dan Pemkab Bertanggung Jawab

Marhaenist.id, Halut — Sukacita Natal berubah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Loloda…

Manajer Asing Pimpin BUMN: Saatnya Berhenti Merasa Rendah Diri

Marhaenist.id - Rencana pemerintah membuka peluang bagi manajer asing untuk memimpin Badan…

Marhaenisme dalam RUU Perampasan Aset: Sutrisno Tegaskan Praduga Tak Bersalah

Marhaenist.id, Jakarta — Setelah lebih dari satu dekade tertunda, Rancangan Undang-Undang (RUU)…

Pelantikan PA GMNI, Megawati: Sering Kali Orang Lupa Dengan Sumpah

Marhaenist - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (AGMNI) yang juga Mantan Presiden…

Babay Farid Wajdi Jadi Tersangka, Petisi Brawijaya Jakarta Sebut Inilah Moment Tepat Pramono Anung Bersih-Bersih Bank DKI

Marhaenist, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jakarta Petisi Brawijaya Nasional (PBN)…

Inginkan Persatuan, DPC GMNI Oku Timur Menolak Tegas Kongres GMNI di Kota Bandung

Marhaenist.id, Oku Timur- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?