By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Pilpres 2024, Independensi PA GMNI Diuji

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 31 Oktober 2024 | 19:09 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Foto: Ganjar pada kegiatan refleksi kebangsaan Bersama alumni dan aktivis GMNI, Ganjar melalukan diskusi panjang soal demokrasi. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id – Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024, Sempat beredar kabar dan menguat tentang adanya pikiran tentang PA GMNI yang merupakan ‘Sayap’ Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia-Perjuangan (PDI-Perjuangan) karena ada 2 (dua) organisasi relawan yang dibentuk oleh PA GMNI, yakni; Barisan Sukarnois untuk Alumni Tua dan Gememi Club untuk Alumni Muda yang berperan mendukung dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia (RI) yang juga diusung oleh PDIP.

Pemikiran itu justru dianggap merusak independensi PA GMNI yang telah diatur dalam AD/ART PA GMNI yang secara tegas menyatakan bahwa PA GMNI adalah organisasi yang bersifat independen yang artinya tidak terkait dengan kekuatan politik manapun, baik kekuatan politik Partai Politik ataupun kekuatan politik Organisasi Kemasyarakatan lainnya.

Dahulunya, GMNI merupakan sayap daripada Partai Nasional Indonesia (PNI) bentukan Bung Karno, akan tetapi karena PNI telah menyatu dengan beberapa partai lainnya dan membentuk Partai Demokrasi Indonesia (PDI), GMNI menganggap bahwa PNI yang berada dalam kubu PDI tak lagi sejalan dengan prinsip Marhaenisme ajaran Bung Karno karena adanya intervensi dari Orde Baru yang melakukan Desukarnoisasi, maka GMNI memutuskan komunikasi dengan PDI meski didalamnya ada PNI.

Pada Kongres ke-5 GMNI di Salatiga tahun 1969 menelorkan gagasan independensi organisasi GMNI, dan telah meletakkan dasar-dasar posisi dan haluan organisasi GMNI dengan menegaskan prinsip independensi GMNI yang berimbas pula pada letakan dasar independensi PA GMNI.

Kemudian keputusan Kongres IV GMNI di Jakarta tahun 1976, telah mengukuhkan dan menetapkan Independensi GMNI dan menegasan Marhaenisme sebagai asas organisasi GMNI. Sejak itu hingga saat ini-pun GMNI adalah organisasi kader yang berposisi Independen.

Artinya organisasi GMNI, bukanlah bagian dari organ partai politik apapun, apalagi sebagai organisasi ‘sayap’ partai politik, dan juga bukan merupakan bagian dari ‘sayap’ ormas apapun juga.

Baca Juga:   Serukan 5 Point Penting Terkait Kondisi Bangsa, DPP PA GMNI Minta Semua Elemen Bangsa Menahan Diri dan Tak Terprovokasi

Dari itu, tentu saja tidak ada ikatan organisatoris struktural GMNI apalagi PA GMNI dengan Partai Politik atau Organisasi Kemasyarakatan apapapun.

Alasan PA GMNI mendukung Ganjar Pranowo?

Oleh GMNI Ganjar Pranowo dianggap sosok panutan yang dekat dengan rakyat. Dia (Ganjar) selalu ikut terjun langsung menyelesaikan persoalan di masyarakat. Ia juga dekat dan mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat yang membuatnya sebagai pemimpin yang dapat dijadikan sebagai teladan masyarakat. Ia juga dianggap memiliki seluruh kualitas yang dimiliki oleh seorang pemimpin.

Disisin lain, Ganjar Pranowo adalah Alumni GMNI yang juga merupakan bagian dari Anggota PA GMNI yang kerap turun tangan dalam kegiatan yang diselenggarakan GMNI Aktif di berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Ambon, Makassar, hingga Papua.

Ganjar juga ikut hadir dan membantu kegiatan-kegiatan di tingkatan komisariat di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga dikenal aktif dan turut membantu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan PA GMNI di berbagai daerah.

Oleh GMNI, Ganjar Pranowo juga dianggap sebagai sosok yang bertanggung jawab dan masih memegang teguh nilai-nilai perjuangan yang diperjuangkan oleh GMNI. Sehingga ia dianggap Tokoh GMNI yang layak diperjuangkan sebagai pemimpin bangsa. (Pernyataan Sugeng Hariono, Minggu, 28/11/2021 diberbagai Platform Media Online).

Jadi untuk itu, ada dua hal yang harus kita garis bawahi sebagai alasan PA GMNI mendukung Ganjar Pranowo:

1. Ganjar Pranowo adalah Kader GMNI yang kerap turun tangan membantu kegiatan-kegiatan GMNI Aktif sampai ditingkatan Komisariat dan PA GMNI.
2. Ganjar Pranowo dekat dengan rakyat karena selalu kerap ikut terjun langsung menyelesaikan persoalan rakyat, mampu merangkul seluruh kelompok rakyat, dll, sehingga dianggap memiliki seluruh kualitas yang dimiliki oleh seorang pemimpin.

Baca Juga:   Gelar Dialog Nasional, Alumni GMNI: Etika Bernegara Pancasila Untuk Menegakkan Supremasi Sipil

Dari dua hal itu, PA GMNI berpendapat bahwa Ganjar Pranowo adalah Alumni GMNI yang sangat layak diperjuangan menjadi pemimpin bangsa dalam hal ini menjadi Presiden RI.

Ganjar Pranowo Didukung PDI-Perjuangan, Independensi PA GMNI Diuji!

(Menjawab Tudingan PA GMNI adalah Memang Sayap PDI-Perjuangan).

Dalam sistem bernegara dimanapun (Selain Bentuk Pemerintahan Monarki) diseluruh dunia, seseorang dapat mencalonkan diri sebagai Presiden atau Perdana Menteri harus melalui mekanisme pengusungan Partai Politik, sementara Ormas hanya sebatas memberikan dukungan, begitupun di Negara Republik Indonesia.

Pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo diusung oleh PDI-Perjuangan untuk dicalonkan sebagai kandidat Presiden yang berpasangan dengan Mahfud MD. Selain Kader GMNI, Ganjar juga merupakan Kader PDI-Pejuangan, maka dari itu PDI-Perjuangan mengusungnya sebagai Calon Presiden Republik Indonesia.

Dikarenakan PDI-Perjuangan adalah Partai Pengusung dan Ganjar Panowo adalah Kader PDI-Perjuangan, maka sigma yang berkembang saat PA GMNI mendukung Kadernya menjadi Calon Presiden adalah PA GMNI memang merupakan sayap Partai PDI-Perjuangan, hanya saja selama ini malu-malu untuk mengakui.

Sebagai titik terang dari masalah ini atau menjawab tudingan bahwa PA GMNI merupakan sayap Partai PDI-Perjuangan adalah sebagai berikut:

1. Dalam Pilpres 2024, PA GMNI diperhadapkan dengan dukungan yang sama dengan PDI-Perjuangan, yakni mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden Republik Indonesia.
2. Dalam Pilpres 2024, PA GMNI mendukung Kadernya yang kebetulan ia juga merupakan Kader PDI-Perjuangan.
3. Sangkut-paut antara PA GMNI dan PDI-Perjuangan:
– Sama-sama mendukung Ganjar Pranowo.
– Ganjar Pranowo adalah Kader GMNI yang juga merupakan kader PDI-Perjuangan.
– Sebagian dari Anggota PA GMNI adalah Pengurus DPP PDI-Perjuangan yang juga merupakan Kader PDI-Perjuangan.
4. Dalam Pilpres 2024, PA GMNI tetap menjaga Independensi-nya untuk tidak berafiliasi dengan Partai Politik termasuk PDI-Perjuangan.
5. Dalam Pilpres 2024, PA GMNI mendukung Kadernya sebagai Calon Presiden.
6. Dalam mendukung kadernya, PA GMNI tidak terkoordinasi dengan PDI-Perjuangan. ***

Baca Juga:   DPC PA GMNI Pontianak Launching Pojok Pemikiran Bung Karno di Perpusda Provinsi Kalbar

Penulis: La Ode Mustawwadhaar, Redaksi Marhaenist.id.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Interview Gunawan ‘Kawier’ Hartono Bakal Calon Walikota Yogyakarta Dari PDI Perjuangan

Marhaenist - Pilkada Kota Yogyakarta bakal digelar November 2024 mendatang. Nama-nama bakal…

Sikap GMNI Bandung: Bandung Bukan Arena Konsolidasi Patologi, Tetapi Historis Manifestasi Persatuan Ideologi

Marhaenist.id - Di Bandung, Soekamo tak hanya belajar menuntut ilmu, melainkan membangun…

Gelar Aksi Solidaritas di Jakarta, 5 Elemen Organisasi Desak Hentikan Penggusuran Petani Padang Halaban

Marhaenist.id, Jakarta — Puluhan massa dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Gabungan Serikat…

Sambutan Penuh Cinta Dari Tambakberas Untuk Atikoh

Marhaenist.id, Jombang - Siti Atikoh Suprianti, istri calon Presiden RI Ganjar Pranowo…

Prihatin dengan Kondisi Bangsa, AMARAH Touna Gelar Aksi Tutut Pencopatan Kapolri

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) melakukan aksi…

Bersikaplah Realistis dan Lihatlah ke Masa Depan, Deng Xiaoping

MARHAENIST - Sehubungan dengan pengembangan industri, perhatian utama saya adalah bagaimana bersikap…

Solar Sulit Didapat, GMNI Rohul Soroti Dugaan Praktik Mafia Solar di Rokan Hulu

Marhaenist.id, Rokan Hulu – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar kembali…

Mengapa Bung Karno Melepas Seluruh Kenegaraaan di Makam Rasullulah?

Marhaenist.id - Pada tahun 1955, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menunaikan…

Marcus Priyo Gunarto Terpilih Pimpin PA GMNI DIY Periode 2024-2029

Marhaenist - Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Daerah…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?