By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Pernyataan Sikap GMNI Jaksel: Cabut UU TNI dan RUU Kepolisian Negara serta Mendesak Reformasi Kepolisian yang Demokratis

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Minggu, 6 April 2025 | 19:53 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST
Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST
Bagikan

Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang Mandeg

Sejarah Indonesia pasca-kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari peran dominan militer dalam politik dan pemerintahan. Pada masa Orde Baru (1966-1998), TNI (dulu ABRI) menjadi pilar utama rezim otoritarian melalui doktrin Dwi Fungsi ABRI, yang melegitimasi intervensi militer di segala aspek kehidupan berbangsa.

Daftar Konten
Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang MandegBerdasarkan proses historis di atas, GMNI Cabang Jakarta Selatan menilai:TUNTUTAN GMNI CABANG JAKARTA SELATAN:1. Cabut UU TNI dan Tolak RUU Kepolisian!
  • Era Orde Baru:

Militer tidak hanya bertugas di bidang pertahanan, tetapi juga menguasai pos-pos strategis di pemerintahan, bisnis, dan parlemen. Polri (waktu itu masih bagian dari ABRI) berfungsi sebagai alat represi rezim, termasuk dalam pembungkaman demokrasi, penculikan aktivis, dan pelanggaran HAM berat seperti peristiwa Tanjung Priok (1984), Talangsari (1989), dan penembakan mahasiswa Trisakti (1998).

  • Reformasi 1998 dan Janji Demiliterisasi:

Pasca-keruntuhan Soeharto, tuntutan reformasi total termasuk penghapusan Dwi Fungsi ABRI dan pemisahan Polri dari TNI (1999). TNI secara resmi ditarik dari politik praktis, tetapi warisan struktural dan budaya militerisme tetap hidup melalui doktrin “Peran Politik TNI” yang terselubung.

  • Kemunduran Demokrasi Pasca-Reformasi:

UU TNI No. 34/2004 tidak sepenuhnya memutus mata rantai militerisme, karena masih membuka celah intervensi sipil melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Polri gagal bereformasi menjadi institusi yang profesional dan akuntabel, terbukti dari maraknya kasus kekerasan aparat, impunitas, dan politisasi kepolisian (contoh: penanganan demo buruh, kriminalisasi aktivis, hingga represi mahasiswa). RUU Kepolisian yang sedang digodok justru mengancam demokrasi dengan memperluas kewenangan represif Polri tanpa pengawasan memadai.

Baca Juga:   Lawan Pengkhianatan Terhadap Konstitusi Oleh Penguasa Yang Merusak Keluhuran Pilkada 2024

Berdasarkan proses historis di atas, GMNI Cabang Jakarta Selatan menilai:

UU TNI dan RUU Kepolisian adalah bentuk kemunduran reformasi yang mengembalikan Indonesia ke pola Orde Baru. Tanpa reformasi sejati, TNI/Polri akan terus menjadi alat kekuasaan, bukan pelindung rakyat. Gerakan mahasiswa memiliki tanggung jawab sejarah untuk melanjutkan perjuangan 1998 dalam menegakkan civilian supremacy.

TUNTUTAN GMNI CABANG JAKARTA SELATAN:

1. Cabut UU TNI dan Tolak RUU Kepolisian!

Kembalikan TNI ke BARAK dan pada fungsi pertahanan murni, hapuskan OMSP yang sarat intervensi sipil dan Tolak RUU Kepolisian yang mengancam kebebasan sipil dan mengukuhkan represi.

2. Reformasi Kepolisian yang Demokratis!

Polri harus belajar dari sejarah kelam sebagai alat rezim dan bertransformasi menjadi institusi yang melayani publik.

3. Wujudkan Supremasi Sipil!

Kita tidak boleh mengulang kesalahan Orde Baru yang membiarkan militer menguasai kehidupan demokrasi.

Jakarta, 05 Maret 2025

Hormat kami,
Dewan Pimpinan Cabang
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia
(GMNI)
Jakarta Selatan

 

Deodatus Sunda Se (Ketua GMNI Jaksel

Erdison (Sekretaris GMNI Jaksel)

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka
Jumat, 20 Februari 2026 | 13:15 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Halut Soroti Pemotongan Gaji Petugas Kebersihan, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Outsourcing

Marhaenist.id, Halmahera Utara —Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara melalui Wakil…

PKPA Beasiswa PA GMNI – PERADI Utama Resmi Dibuka, Prof. Hardi Fardiansyah Tekankan Integritas Advokat

Marhaenist.id - Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) hasil kerja sama…

Sekelompok suporter membawa seorang korban pria di stadion Kanjuruhan, Malang selama huru-hara keributan terjadi. AFP/Getty Images

127 Orang Tewas Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Marhaenist - Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi…

DPK GMNI FEB UNPAM Kolaborasi bersama Kompak Gelar Diskusi Kebebasan Beragama

Marhaenist.id, Tangsel - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar FGD, PA GMNI Sepakat Dorong PLTN Sebagai Energi Alternatif

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Survei Terbaru, Ganjar Terus Meroket Puncaki Elektabilitas Capres

Marhaenist - Lembaga Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru terkait elektabilitas calon…

Paul Finsen Mayor Senator Papua Barat Daya dan Jan Prince Permata Bahas Mitigasi Bencana dan Penerapan Kearifan Lokal untuk Indonesia Emas 2045

Marhaenist.id, Tangerang Selatan  – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menggelar diskusi publik bertajuk…

Gelar PPAB, GMNI Morowali Lahirkan 13 Generasi Baru Pejuang Marhaenis yang Siap Mengabdi untuk Rakyat

Marhaenist.id, Morowali - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tiongkok yang Terbangun: Antara Ambisi Adidaya dan Narasi Jebakan Utang

Marhaenist.id - Napoleon Bonaparte pernah mengatakan, “Biarkan Tiongkok tertidur, sebab ketika ia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?