By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

Haryono Terpilih Jadi Rektor UM Periode 2022-2027

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Rektor Universitas Negeri Malang (UM) terpilih periode 2022-2027 Prof. DR. Haryono, M.Pd. FILE/IST. Photo
Rektor Universitas Negeri Malang (UM) terpilih periode 2022-2027 Prof. DR. Haryono, M.Pd. FILE/IST. Photo
Bagikan

Marhaenist – Haryono terpilih menjadi rektor Universotas Negeri Malang (UM) periode 2022-2027. Terpilihnya mantan Wakil Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut berhasil menyisihkan dua dari 3 calon rektor dalam rapat Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Negeri Malang bersama wakil dari Mendikburistekdikti.

Ketua MWA UM, Erik Setyo Santoso menjelaskan, pemilihan rektor di tingkat MWA dilakukan setelah melalui beberapa tahapan.

“Mulai dari pendaftaran dimana ada 4 orang pendfatar kemudian dibawa ke panitia pemilihan rektor (Pilrek) yang kemudian menghasilkan 3 orang calon rektor yang kemudian diserahkan ke MWA guna diputuskan dalam rapat yang kemudian dengan musyawarah untuk mufakat memilih Prof. DR. Haryono, M.Pd menjadi Rektor periode 2022-2027,” katanya, Rabu (19/10/2022).

Pemilihan Rektor Universitas Negeri Malang (UM) itu dilakukan melalui rapat pleno MWA yang berlangsung pada Rabu (19/10/2022) di UM. Menghadirkan para calon rektor, antara lain, Arif Nur Afandi, Hardika.

Hariyono yang terpilih menjadi Rektor Universitas Negeri Malang (UM) periode 2022-2027 itu, akan dilantik pada 26 Oktober 2022 mendatang.

Erik memaparkan jika MWA ada 2 tahap pemilihan. Pihaknya mendahulukan musyawarah mufakat. Namun jika musyawarah mufakat tidak tercapai, mekanisme selanjutnya lewat voting.

Ditambahkan Erik, pada rapat MWA dengan Menteri yang diwakili Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Tjitjik Sri Tjahjandarie yang mempunyai suara terbanyak 35 persen, masing-masing calon rektor menyampaikan paparannya terkait visi dan misi UM kedepan.

“Dan sebagai jawaban atas tantangan UM tersebut maka Prof. Dr. Haryono yang dianggap mampu untuk membawa UM,” ungkap Erik.

Dasar pelaksanaan pemilihan secara musyawarah mufakat mengacu pada nilai-nilai Pancasila. Pada sila keempat, Pancasila mengedepankan asas demokrasi musyawarah mufakat. Erik menjelaskan jika seluruh anggota MWA hadir dalam rapat pleno yang menentukan sosok Rektor UM 2022-2027. MWA total diisi 17 orang yang memiliki hak suara.

Baca Juga:   Seleksi CPNS Akan Segera Dibuka, Siapkan Dirimu Ini Jadwal Pendaftarannya

“Suara Pak Menteri (Nadiem) paling besar 35 persen. MWA lain 65 persen. Alhamdulillah quorum sebenarnya 12 orang tapi tadi 100 persen berkumpul. Ini quorum absolut,” jelasnya.

Erik menilai bahwa tiga calon rektor merupakan sosok terbaik yang dimiliki UM. Namun dalam sebuah institusi butuh sosok pimpinan utama yang punya kematangan dalam berorganisasi, akademis, memahami isu-isu daerah dan nasional, bahkan internasional. Dari banyak hal ini MWA melakukan tracking track record calon rektor.

Menurut Erik, tuntutan UM ke depan, dari tiga calon yang terbaik itu yang paling sesuai untuk tuntutan UM di tahun 2022 hingga 2027 ini adalah Hariyono.

“Beliau paling tepat menjawab tantangan ke depan serta keberhasilan pembangunan yang dirintis oleh rektor-rektor sebelumnya. Pembangunan fasenya tidak terputus,” tuturnya.

Diketahui, Rapat Pleno Khusus MWA terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, pemaparan visi, misi, dan program kerja serta langkah-langkah implementasi sebagai penjabaran dari RIP UM 2022-2041 selama 5 tahun kedepan, dan tanya jawab dengan anggota MWA.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPP GMNI Desak Pemerintah Batalkan Rencana Kenaikan PPN 12%

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI),…

Bareng Komunitas Vespa, Ganjar Blusukan Cek Harga Sembako di Pasar Pekalongan

Marhaenist.id, Pekalongan - Ratusan Scooteris Pekalongan dan Pemalang berkumpul di GSP Kafe…

Negara Darurat Intoleransi!!!

Marhaenist.id - Delapan Puluh Tahun Indonesia telah  bebas dari kolonialisme dan Imperialisme,…

Intoleransi Meningkat, GMNI: Masyarakat Harus Hati-hati Pilih Pemimpin di 2024

Marhaenist - Intoleransi masih menjadi persoalan yang krusial dalam hubungan kemasyarakatan di…

GMNI Kota Tangerang Gelar PPAB Sekaligus Deklarasi Cabang

Marhaenist - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melaksanakan kegiatan Pekan Penerimaan Anggota…

Garis polisi terpasang di gerbang 13 Stadion Kanjuruhan, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (06/10/2022) tempat korban meninggal berdesak-desakan akibat gas air mata. TELEGRAF/Koeshondo W. Widjojo

Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah 1 Orang, Total Meninggal 132 Jiwa

Marhaenist - Korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur bertambah satu…

Krisis Penyerapan Susu Lokal Menuai Aksi Simbolis Mandi Susu di Boyolali

Marhaenist.id - Sabtu (9/11/2024) lalu terjadi aksi simbolis mandi susu di Tugu Susu…

Mengenal Kapitalisme Bangsa Sendiri Oleh Bung Karno

Marhaenist.id - Dalam suatu rapat umum saya pernah berkata, bahwa kita bukan…

Aliansi Cipayung Plus Soroti Intervensi Pihak UBMG Terhadap Mahasiswa untuk Tidak menjadi Anggota Organisasi Ekstra Kampus

Marhaenist.id, Gorontalo - Aliansi Cipayung Plus, yakni: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?