By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
InfokiniKabar GMNI

GMNI Jaksel dan Pakar Desak Pertanggungjawaban Etik-Moral Gibran dan Dinasti Politik Jokowi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 14 Juli 2025 | 20:48 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Dendy, Ketua DPC GMNI Jaksel bersama Para Pemateri usai Dialog Publik di Sekretariat GMNI Jaksel, Senin (14/7/2025) (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, akademisi, dan pengamat hukum, terus mendesak tindakan tegas terhadap pelanggaran etik dan moral dalam proses pemilihan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mereka menuntut pemakzulan Gibran dan mengadili Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas dugaan dinasti politik serta intervensi terhadap Mahkamah Konstitusi (MK).

Tuntutan itu tersaji dalam sebuah Dialog Publik bersama Pakar & Analisis Politik Indonesia yang diselenggarakan oleh DPC GMNI Jaksel di Sekretariat GMNI Jaksel di Jakarta Selatan. Senin (14/7/2025).

Dalam diskusi itu, Dendy selaku Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Insonesia (GMNI) Jakarta Selatan (Jaksel) bergerak Melawan Dinasti dan Kejahatan Jokowi.

Aktivis mahasiswa ini menegaskan bahwa perlawanan terhadap praktik dinasti politik dan kejahatan kekuasaan Jokowi harus terus digencarkan.

Mereka menilai putusan MK No. 90 yang mengabulkan Gibran sebagai calon wakil presiden adalah hasil dari pelanggaran etik dan moral, sehingga tidak sah secara konstitusional.

Foto: Suasana Diskusi GMNI Jaksel bersama Para Pakar & Analisis Politik Indonesia (Ist)/MARHAENIST.

Maruarar Siahaan: Putusan MK Tidak Sah karena Konflik Kepentingan

Pakar hukum konstitusi, Maruarar Siahaan, menyatakan bahwa putusan MK harus dibatalkan karena terdapat konflik kepentingan (conflict of interest).

1. Kepastian hukum tidak boleh mengabaikan etika dan moral Pancasila.

3. Rakyat berhak menolak putusan yang cacat moral, karena kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat.

4. Sistem hukum Indonesia tidak mengenal constitutional complaint, sehingga DPR dan publik harus mengambil peran untuk menuntut pertanggungjawaban.

Ray Rangkuti: DPR Terbelah Soal Tuntutan ke Gibran

Pengamat politik Ray Rangkuti mengungkapkan bahwa di internal DPR terdapat dua kubu:

1. Kelompok yang mendesak segera membacakan tuntutan (didukung Golkar dan sebagian oposisi).

2. Kelompok yang menunda-nunda, diduga karena tekanan politik.

Feri Amsari: Bukti Intervensi MK dan Pengkhianatan Konstitusi.

Baca Juga:   Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

Dosen Hukum Tata Negara Feri Amsari mengungkap skandal MK dalam proses pengajuan dan pencabutan permohonan syarat usia Gibran:

1. Kuasa hukum Umar Said (calon pemohon) mencabut permohonan pada Jumat, 29 [Bulan], namun MK tetap melanjutkan sidang.

2. Pendaftaran ulang dilakukan Sabtu, 30 [Bulan]—padahal seharusnya tidak boleh.

3. Anwar Usman (Ketua MK saat itu) datang khusus di hari libur (Sabtu) untuk memproses perkara.

4. Tanpa pemeriksaan ahli atau proses hukum yang wajar, permohonan langsung dikabulkan.

‘Ini adalah bukti nyata peradilan diperalat untuk kepentingan politik, tegas Feri. DPR harus menggunakan hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat untuk mengusut skandal ini,” paparnya.

Tuntutan Masyarakat: Makzulkan Gibran, Usut Intervensi Jokowi

Publik menuntut:

1. Pemakzulan Gibran karena proses pencalonannya cacat hukum dan moral.

2. Pertanggungjawaban Jokowi atas intervensi terhadap MK dan praktik dinasti politik.

3. DPR harus bertindak menggunakan hak-hak konstitusionalnya untuk menyelidiki skandal ini.

“Kami tidak akan berhenti sampai keadilan konstitusi ditegakkan,” tegas perwakilan mahasiswa Dendy selaku

Ketua DPC GMNI Jaksel.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pilkada 2024: Kesadaran Politik Pemilih Muda 

Marhaenist.id - Masyarakat Indonesia akan menggelar Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada…

Ciptakan Regenerasi Kader Marhaenis, GMNI Makassar Gelar PPAB Akbar

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Halut Kepemipinan Erik Sibu dan Fridodis Korois Resmi Memasuki Sekretariat Baru

Marhaenist.id, Halut - Erik Sibu dan Fridodis Korois yang baru saja terpilih…

Resmikan Posko Jaga Suara, Cornelia Agatha: Jaga Suara Untuk Menangkan Pram-Doel

Marhaenist,id, Jakarta - Relawan Jaga Suara dan Kawan 98 meresmikan Posko Jaga…

Bupati Kubu Raya Ajak Alumni Muapun Kader GMNI Jaga Peradaban Unggul

Marhaenist - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengajak seluruh kader Gerakan Mahasiswa…

Komandan Pacul Masuk dalam Bursa Menteri Pemerintahan Prabowo-Gibran?

Marhaenist.id - Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul atau sering disebut Komandan Pacul…

Sikapi Dugaan Pembunuhan Tahanan oleh Oknum Kepolisian, GMNI Polman Minta Pelaku di Hukum Sebarat-Beratnya

Marhaenist.id, Polman - Seorang tahanan laki-laki berinisial R, warga Dusun Tatamu, Desa…

Food Estate Gagal, Warga Kalteng: Warga Sering Kebanjiran

Marhaenist.id, Palangkaraya - Kegagalan program food estate di beberapa daerah Kalimantan Tengah…

Menukil Kembali Kisah Pindahnya Ibukota Republik ke Yogyakarta

Marhaenist.id - Yogyakarta menjadi tempat amanat kebangsaan untuk pertama kali disampaikan dalam perayaan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?