By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Gelar Musyakom, GMNI Unidha Teguhkan Marhaenisme di Tengah Krisis Bangsa sebagai Panggung Regenerasi dan Konsolidasi Ideologis

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 3 Juni 2025 | 23:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Anggota DPK GMNI Unidha Malang usai menggelar Musyakom/MAHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Malang – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha) dan DPK GMNI Fakultas Ekonomi Unidha menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan perjuangan melalui pelaksanaan Musyawarah Anggota Komisariat (Musyakom) bertema: “Meneguhkan Marhaenisme Sebagai Jalan Perjuangandi Tengah Krisis Bangsa”.

Musyawarah yang digelar dengan khidmat dan semangat diwarnai nuansa persatuan ini dihadiri oleh seluruh kader dan anggota aktif GMNI Unidha, Sabtu (31/5/2025).

Hadir pula jajaran pengurus DPC GMNI Malang, para alumni, serta para pendiri GMNI Unidha, yakni Bung Rafi selaku Ketua DPK pertama dan Bung Ivan selaku inisiator terbentuknya komisariat GMNI di Kampus Unidha.

Dalam sambutannya, Bung Aloysius Ketua Pelaksana Musyakom menyampaikan laporan persiapan yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh panitia, seraya menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar retorika, melainkan seruan perjuangan:

“Di tengah krisis multidimensi bangsa, meneguhkan Marhaenisme adalah satu-satunya jalan revolusioner yang relevan. Ini bukan hanya forum organisasi, tapi medan dialektika dan regenerasi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPK GMNI Unidha, Sarinah Delsi, yang diwakili dalam sambutannya, menekankan bahwa Musyakom merupakan ruang strategis untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan dan penguatan garis ideologis GMNI di kampus.

“Harapannya dari forum ini akan lahir pemimpin-pemimpin ideologis yang mampu membawa komisariat ke arah lebih progresif, revolusioner, dan visioner,” katanya

Dalam suasana penuh semangat, Bung Ivan selaku pendiri komisariat turut memberikan sambutan penuh refleksi dan harapan:

“GMNI di Unidha telah menjadi basis ideologis yang kuat. Namun tantangan ke depan adalah konsistensi: kerja-kerja organisasi harus berjalan, pendistribusian kader harus terarah, dan kaderisasi harus menyala dengan kajian ideologis yang berkualitas. Barulah GMNI bisa menjadi cahaya bagi kampus dan bangsa,” ucapnya.

Baca Juga:   Diduga Ada Penyalahgunaan Anggaran Pembebasan Lahan Pasar Mamasa, GMNI Desak Kejati Sulbar Periksa Terduga Pelaku

Puncak pembukaan ditandai dengan sambutan sekaligus peresmian Musyakom oleh Ketua DPC GMNI Malang, Bung Albert, dalam arahannya, ia menggarisbawahi pentingnya militansi dan visi ideologis seorang pemimpin komisariat.

“Musyawarah ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah forum tertinggi di tingkat komisariat. Maka dari itu, pemimpin yang lahir dari Musyakom haruslah memiliki visi yang menjangkau masa depan organisasi. Komitmen terhadap ideologi, kaderisasi, dan organisasi harus menjadi napas utama,” imbuhnya.

Setelah dibuka secara resmi, Musyakom berjalan melalui lima tahap pleno, mulai dari pembukaan, pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban, perumusan rekomendasi program kerja, hingga pemilihan formatur ketua dan sekretaris baru.

Hasil Musyawarah kemudian menetapkan para pemimpin baru

DPK GMNI Unidha:

* Ketua: Bung Aloysius
* Sekretaris: Bung Daniel

DPK GMNI Fakultas Ekonomi Unidha:

* Ketua: Sarinah Rabia
* Sekretaris: Sarinah Rosa

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DPK GMNI Unidha, Bung Aloysius menyerukan kepada seluruh kader untuk menjaga bara semangat perjuangan tetap menyala.

“GMNI Unidha bukan hanya tempat singgah ide. Ia adalah kawah candradimuka perjuangan. Saya berharap seluruh kader dapat bersama-sama dengan kepengurusan baru menjaga bara ini agar tetap menyala di tengah tantangan zaman,” seruhnya.

Hal senada disampaikan Sarinah Rabia, Ketua DPK GMNI Ekonomi Unidha, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam kerja-kerja organisasi:

“Kerja sama yang baik akan membawa hasil yang baik. Mari kita buktikan bahwa kaderisasi bukan hanya rutinitas, tapi jalan revolusi untuk membangun kesadaran kolektif yang Marhaenis,” tuturnya.

Musyawarah Anggota Komisariat bukanlah akhir, melainkan titik nol perjuangan baru. Ia adalah fondasi regenerasi ideologis untuk menegaskan kembali posisi GMNI sebagai garda depan perlawanan kaum Marhaen di tengah situasi bangsa yang genting.

Baca Juga:   DPK GMNI FEB UNPAM Kolaborasi bersama Kompak Gelar Diskusi Kebebasan Beragama

Sebagaimana pesan Bung Karno:

“Perjuangan kita belum selesai. Karena yang kita hadapi bukan hanya penjajahan fisik, tapi penjajahan pikiran.”

Musyakom GMNI Unidha adalah ikhtiar untuk terus membebaskan pikiran, mengobarkan ideologi, dan meneguhkan barisan kaum Marhaen di kampus dan tanah air tercinta.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.

Pemerintah Berikan Subsidi Kedelai Rp1.000 Hingga Akhir Tahun

Marhaenist - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program subsidi kedelai sebesar Rp1.000 per…

Peduli Warga TPA Sampah Batu Layang, PA GMNI Pontianak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Marhaenist - Dalam rangka Dies Natalies Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-68…

Revolusi Etika Hukum: Jalan Terakhir Menyelamatkan Keadilan

Marhaenist.id - Krisis hukum di Indonesia bukanlah takdir. Ia adalah hasil kelalaian…

DPK GMNI Bung Tomo-Touna Sukses Gelar PPAB Ke 2

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Jakarta Selatan Desak Bawaslu Bertindak Tegas Terkait Pernyataan Kontroversial Suswono

Marhaenist.id, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Jakarta Selatan menyampaikan…

Megawati Terbahak Dengar Ada Raja Jawa Yang Bisa Bawa Celaka

MARHAENIST - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengatakan…

Foto: Dhiva Trenadi Pramudia, Institut Marhaenisme 27/MARHAENIST.

6 Buku untuk Memahami Mengapa Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Harus Ditolak

Marhaenist.id - Mendorong Soeharto menjadi pahlawan nasional bukan sekadar kekeliruan historis, melainkan…

Hamza (Ketua BSPN PDIP Kab. Parigi Moutong)

BSPN Sukses Menghantarkan PDIP Meraih Posisi Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutung

Marhaenist.id, Parigi Moutung - Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) merupakan mesin partai…

Kasus Raya: Alarm Keras untuk Indonesia

Marhaenist.id - Raya adalah seorang bocah 4 tahun asal Sukabumi, harus meregang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?