By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Ciptakan Regenerasi Kader Marhaenis, GMNI Makassar Gelar PPAB Akbar

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:14 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Foto: Para Peserta PPAB GMNI Makassar saat menerima materi PPAB yang diberikan oleh seorang Pemateri (Sumber foto: tribungardaikn.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Makassar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Makassar gelar Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) Akbar 2025, Rabu-Kamis (15–16/10/2025).

Kegiatan bertema “Membumikan Marhaenisme di Tanah Makassar demi Keutuhan dan Kejayaan GMNI” yang menjadi tonggak penting regenerasi kader dalam mengokohkan ideologi perjuangan Bung Karno di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.

PPAB Akbar ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPC GMNI Makassar, Royntus A. Abu yang akrab disapa Bung Roy, dan turut dihadiri jajaran pengurus cabang lainya, Alumni, serta Kader senior.

Kegiatan berlangsung hangat, penuh semangat gotong royong, dengan diskusi-diskusi mendalam mengenai ideologi Marhaenisme, sejarah pergerakan mahasiswa, hingga strategi memperkuat peran GMNI dalam konteks sosial-politik masa kini.

Ketua Panitia Abdurahim, yang akrab disapa Bung Toel, menyampaikan bahwa kegiatan PPAB Akbar ini merupakan bentuk nyata dari semangat regenerasi organisasi yang berlandaskan nilai ideologis.

Menurutnya, panitia mempersiapkan kegiatan ini dengan penuh kesungguhan agar peserta tak hanya memahami struktur organisasi, tapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai perjuangan GMNI.

“PPAB Akbar ini bukan sekadar kegiatan formal, tetapi tanggung jawab ideologis kita sebagai kader GMNI untuk terus menumbuhkan kesadaran perjuangan yang berpihak kepada rakyat,” ujar Bung Toel.

Ia menjelaskan, PPAB Akbar menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengenal lebih dalam nilai-nilai Marhaenisme, sekaligus mengasah kesadaran kritis terhadap kondisi sosial masyarakat.

GMNI, katanya, bukan organisasi yang lahir hanya untuk wacana intelektual, melainkan wadah perjuangan nyata yang harus membumi di tengah rakyat.

“Tema yang kami angkat, ‘Membumikan Marhaenisme di Tanah Makassar,’ adalah pesan moral agar kader baru tidak berhenti pada pemahaman teori, tapi juga mampu menghidupkan ideologi itu di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Baca Juga:   GMNI Tantang Debat Terbuka Ketua DPRD Lebak

Bung Toel menambahkan, proses kaderisasi tidak akan berhenti pada PPAB semata. Setelah tahap ini, seluruh peserta akan mengikuti pendalaman materi lanjutan sebagai bekal sebelum menuju jenjang kaderisasi formal seperti KTD, KTM, dan KTP.

“Kami akan melakukan tindak lanjut materi dari PPAB ini. Sebab, kader GMNI harus memiliki SDM yang berkualitas dan pemahaman ideologi yang kuat. Itu bekal utama untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Bung Toel mengapresiasi seluruh panitia dan pengurus yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Ia menyebut keberhasilan PPAB Akbar adalah hasil kerja kolektif dan semangat gotong royong yang selalu menjadi roh perjuangan GMNI.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan kader yang sudah bekerja tanpa kenal lelah. Semangat gotong royong inilah yang menjadi bukti nyata bahwa GMNI masih berdiri tegak, kuat, dan solid,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GMNI Makassar, Royntus A. Abu, dalam sambutan pembukaan PPAB Akbar, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap panitia dan seluruh peserta.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GMNI untuk terus melahirkan kader-kader nasionalis yang berjiwa kerakyatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mensukseskan PPAB Akbar ini. Kepada peserta, saya berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk menjadi kader yang berintelektual, nasionalis, dan berwatak kerakyatan,” tuturnya dengan tegas.

Ia menilai, kehadiran GMNI di tengah masyarakat tidak boleh berhenti pada tataran diskusi kampus. GMNI harus hadir dalam realitas sosial, mengawal setiap isu-isu lokal dan kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat kecil.

“GMNI Makassar akan terus hadir di ruang-ruang publik. Kita harus ikut mengawal isu-isu lokal dan memastikan suara rakyat tetap didengar. Inilah bentuk konkret membumikan Marhaenisme di Tanah Makassar,” sambung Bung Roy.

Baca Juga:   Pekerja PT BMS Alami Kecelakan Kerja, Ini Respon GMNI Palopo!

Lanjut, ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong antar kader. Menurutnya, GMNI lahir dari semangat kebersamaan dan perjuangan, sehingga setiap kader harus memegang teguh nilai solidaritas, disiplin, dan komitmen pada ideologi.

“Mari kita rawat semangat gotong royong sebagai kader GMNI. Kita harus tetap berjuang mewujudkan cita-cita Marhaenisme demi keutuhan dan kejayaan organisasi,” lanjut Bung Roy.

Lebih lanjut, dalam arahannya, Bung Roy juga menegaskan agar para kader baru tidak hanya berhenti di tahap PPAB.

Ia menantang peserta untuk terus berproses dan mengasah kemampuan diri, bukan hanya sekadar menempelkan nama dalam struktur organisasi.

“Harapan saya, jangan berhenti di PPAB. Jangan hanya titip nama di GMNI. Jadilah kader yang benar-benar berproses, berpikir kritis, dan memiliki kesadaran ideologis yang tinggi,” tegasnya.

PPAB Akbar 2025 ini tidak hanya menjadi forum pembelajaran, tetapi juga simbol dari keberlanjutan perjuangan ideologis GMNI di Kota Makassar. Melalui diskusi, pelatihan, dan interaksi antar kader, kegiatan ini menegaskan bahwa regenerasi bukan sekadar proses administratif, melainkan perjuangan nilai.

Dengan semangat itu, GMNI Makassar meneguhkan diri untuk terus berproses, bergerak, dan berpihak. Sebagaimana pesan Bung Roy dalam penutupan acara:

“Selamat datang dan selamat berproses di GMNI Cabang Makassar. Jadilah kader yang tangguh, berani, dan setia pada ideologi rakyat. Karena dari tangan kalianlah, masa depan perjuangan ini akan terus menyala.” ucap Ketua DPC GMNI Makassar itu saat menguguhkan Para Peserta diakhir PPAB.***

Penulis: Redaksi/Editor : Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Senin, 26 Januari 2026 | 23:10 WIB
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Senin, 26 Januari 2026 | 22:59 WIB
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Senin, 26 Januari 2026 | 03:18 WIB
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:29 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:18 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.

Pemerintah Berikan Subsidi Kedelai Rp1.000 Hingga Akhir Tahun

Marhaenist - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang program subsidi kedelai sebesar Rp1.000 per…

Suport Dunia Pendidikan, PA GMNI Jalin Kerjasama Dengan UBK

Marhaenist - Universitas Bung Karno (UBK) menjalin kerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat…

Singgung Presiden Boleh Kampanye, GMNI Sulbar: Sejak Awal Sudah Memihak

Marhaenist.id, Mamuju – Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat…

Koperasi dan Era Anthropocene: Menjawab dengan Praktik atas Krisis Kemanusiaan dan Lingkungan

Seri Belajar Koperasi #1 Marhaenist - Praktik sistem kapitalisme industri yang berkembang…

Intania Putri Mardiyani: Dilema Perempuan Modern

Marhaenist.id, Jakarta – Dilema perempuan modern masih menjadi perdebatan yang cukup hangat…

Pendidikan Sebagai Hak Dasar, Ganjar Pranowo Bersama PDI Perjuangan Dampingi Anak Korban Banjir Di Aceh

Marhaenist.id, Aceh - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyalurkan bantuan pendidikan kepada…

Empat Syarat untuk Menegakkan Demokrasi di Indonesia

Marhaenist.id, Jakarta - Terdapat 4 syarat yang harus terpenuhi agar demokrasi bisa…

Naar de Republiek Indonesia

INTERUPSI Kelahiran suatu pikiran sering menyamai kelahiran seorang anak. Ia didahului dengan…

DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Marhaenist.id - Sebanyak 89 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?