By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI dan Lahirnya Buku Merah 1960
Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2026, Aliansi PERISAI Gelar Aksi di DPR RI: “Mari Bung Rebut Kembali Kedaulatan, Lawan Rezim Fasis Prabowo-Gibran”
DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2026, Aliansi PERISAI Gelar Aksi di DPR RI: “Mari Bung Rebut Kembali Kedaulatan, Lawan Rezim Fasis Prabowo-Gibran”

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 21 Mei 2026 | 13:04 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Massa Aksi Aliansi PERISAI saat berada dijalan dengan memegang spanduk, Rabu (20/5/2026) (Dok. PERISAI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, Aliansi Persatuan Rakyat Indonesia Anti Imperialis (PERISAI) menggelar aksi massa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan seruan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai semakin tunduk pada kepentingan imperialisme global.

Dengan mengusung tema “Mari Bung Rebut Kembali Kedaulatan, Lawan Rezim Fasis Prabowo-Gibran”, aksi ini menjadi bentuk kritik keras terhadap arah kebijakan politik, ekonomi, dan pertahanan pemerintahan saat ini.

Juru Bicara Aliansi PERISAI, Deodatus Sunda, SE atau yang akrab disapa Dendy SE, menyampaikan bahwa lebih dari satu abad setelah lahirnya kesadaran nasional melalui organisasi perjuangan rakyat, kondisi kedaulatan Indonesia justru dinilai semakin terancam oleh kepentingan asing.

Menurutnya, keterlibatan Presiden Prabowo dalam Board of Peace (BoP), posisi sebagai wakil komandan dalam International Stabilization Force (ISF), hingga pembaruan kerja sama pertahanan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) dengan Amerika Serikat merupakan bentuk nyata penyerahan kedaulatan bangsa kepada kekuatan imperialis.

“Keterlibatan Prabowo dalam Board of Peace (BoP), posisi sebagai wakil komandan dalam International Stabilization Force (ISF), serta penandatanganan pembaruan perjanjian pertahanan MDCP dengan Amerika Serikat adalah bukti nyata pelacuran kedaulatan bangsa,” tegas Dendy SE di sela-sela aksi.

Massa Aksi Aliansi PERISAI saat berhadapan dengan Pihak Kepolisian, Rabu (20/5/2026) (Dok. PERISAI)/MARHAENIST.

Aliansi PERISAI juga menyoroti penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan pemerintahan Amerika Serikat di bawah Donald Trump. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap semangat kedaulatan ekonomi nasional.

Selain itu, rezim saat ini disebut aktif membangun hubungan diplomatik yang dianggap menguntungkan negara-negara imperialis seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Pemerintah dinilai membuka ruang eksploitasi sumber daya alam nasional serta menjadikan tenaga kerja murah dan pasar domestik sebagai alat kepentingan asing.

Baca Juga:   Tolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, GMNI Halut: Ini Pengkhianatan Terhadap Sejarah

“Prabowo telah bertindak sebagai makelar yang menjajakan setiap jengkal tanah dan sumber daya alam milik rakyat, bermodalkan jaminan tenaga kerja murah serta pasar domestik untuk menampung barang over-production milik imperialis,” lanjutnya.

Dalam aksi tersebut, Aliansi PERISAI juga menyampaikan sepuluh tuntutan sikap politik kepada DPR RI dan Pemerintah Republik Indonesia, di antaranya menolak imperialisme, menolak ART, menolak militerisme di sektor sipil dan agraria, mendesak DPR menggunakan hak interpelasi, hingga menghentikan tindakan represif terhadap ruang demokrasi rakyat.

Mereka juga menolak keterlibatan unsur militer dalam program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) serta mendesak pemerintah memperbaiki kebijakan fiskal dan moneter yang dinilai memicu krisis ekonomi dan melemahnya nilai tukar rupiah.

Aliansi PERISAI menegaskan bahwa aksi peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini merupakan langkah awal untuk membangun gelombang perlawanan rakyat yang lebih besar apabila pemerintah dan parlemen tidak segera mengembalikan kedaulatan nasional secara penuh serta menghentikan praktik militerisme di ranah sipil.

“Perjuangan rakyat untuk merebut kembali kedaulatan bangsa tidak boleh berhenti. Hari ini adalah awal dari konsolidasi perlawanan yang lebih luas,” tutup pernyataan dari Aliansi PERISAI.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

GMNI dan Lahirnya Buku Merah 1960
Kamis, 21 Mei 2026 | 13:08 WIB
DPP GMNI Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Evaluasi Menyeluruh Kebijakan Ekonomi Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 17:01 WIB
Bangun Sinergisitas, DPD PA GMNI Sultra Siap Mengawal Program Kebijakan Pemda untuk Rakyat
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB
Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Perlawanan terhadap Imperialisme dan Tuntut Pembatalan ART
Rabu, 20 Mei 2026 | 01:23 WIB
DPP GMNI Segera Laporkan Dugaan Perampasan Lahan Warga Transmigrasi di Halmahera Utara ke Tiga Instansi Pusat
Selasa, 19 Mei 2026 | 18:30 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Indonesiaku Lagu Baru Erros Djarot, Menerawang, Memandang Tentang ke Indonesiaan

Marhaenist.id - Nasionalis, siapa sih di sini yang enggak kenal dengan Erros Djarot?…

Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Aceh Tengah, DPC GMNI Bener Meriah: Itu Tidak Manusiawi

Marhaenist.id, Benar Meriah - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Pelantikan Pengurus DPC GMNI Jakarta Timur Periode 2025-2027 dan Dialog Marhaenis Sukses Digelar

Marhaenist.id, Jaktim – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Jaksel Gelar Aksi di KPK, Soroti Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024 dan Desak Usut Keterlibatan Jokowi

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI)…

Sambut Ganjar, Warga dan Tokoh Adat Sematkan Selendang Beserta Topi Khas Manggarai

Marhaenist.id, Ruteng - Ganjar Pranowo melanjutkan safari politiknya di Ruteng, Kabupaten Manggarai,…

Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa

Marhaenist.id, Jakarta - Ekspansi tambang nikel di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

Dari Desa Hadapi Perubahan Iklim, Akar Desa Indonesia Teken MoU dengan Kemendes PDT

Marhaenist.id, Jakarta – Komitmen bersama dalam menghadirkan desa sebagai pusat perubahan kembali…

Kritik Pernyataan Imanuel, Eksponen GMNI: Ada Pelecehan Demokrasi yang Ditutupi Demi Memenangkan Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyayangkan pernyataan Imanuel…

Menteri ATR/BPN Temui Warga Kebon Sayur Setelah Didesak Massa Aksi untuk Tuntaskan Konflik Sengketa Lahan 

Marhaenist.id, Jakarta — Setelah didesak oleh warga, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?