By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Cipayung Plus Kota Kendari Bersama Mahasiswa Papua Sukses Gelar Nobar Film Pesta Babi
GMNI Jaktim Bareng Marhaenist.id Gelar Nobar dan Diskusi Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita
Nation and Character Building ala Bung Karno: Menyelamatkan Arah Peradaban Indonesia
Guncangan Ontologis Bangsa dan Krisis Kepercayaan pada Negara Hukum
Berangkat dari Keterusiran Kaum Marhaen, Disitulah Jiwa Sang Pejuang Benar-Benar Diuji

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Cipayung Plus Kota Kendari Bersama Mahasiswa Papua Sukses Gelar Nobar Film Pesta Babi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Penampakan Layar Film Pesta Babi oleh Cipayung Plus Kendari (Dok.Panitia)/MARHAENIST.
Penampakan Layar Film Pesta Babi oleh Cipayung Plus Kendari (Dok.Panitia)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari — Kelompok Cipayung Plus Kota Kendari bersama Mahasiswa Papua sukses menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang berlangsung dengan penuh antusias dari kalangan mahasiswa dan masyarakat sipil setempat, Kamis (14/5/2026).

Nonton bareng yang dilakukan oleh Cipayung Plus Kota Kendari tersebut berlangsung di Lapangan Futsal La Malona Sport Center jl. Lailaingu, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dan dihadiri oleh berbagai mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus tersebut.

Adapun organisasi penyelenggara yang tergabung dalam Cipayung Plus tersebut adalah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM),

Selain itu, ada Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pergerakan Mahasiswa Muslim Indonesia (PMII), dan Liga Mahasiswa Nasional Indonesia (LMND).

Suasana dilapangan, nampak para penonton yang menyimak dengan seksama pemutaran film Pesta Babi (Dok. Panitia)/MARHAENIST.

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bersama dalam membangun kesadaran kritis terhadap kondisi demokrasi, kebebasan berekspresi, serta situasi sosial-politik yang berkembang di Indonesia.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan dinamis, dengan banyak peserta menyampaikan pandangan serta refleksi kritis setelah pemutaran film selesai dilakukan.

Ketua DPC GMNI Kota Kendari, Aji Dermawan menyampaikan bahwa pemutaran film Pesta Babi bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan bagian dari upaya membangun ruang literasi politik dan kebudayaan di tengah masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa.

“Film ini menjadi medium untuk melihat realitas sosial secara lebih jernih. Kami berharap mahasiswa tetap menjaga daya kritis terhadap berbagai persoalan bangsa serta tidak kehilangan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Aji.

Sesi foto bersama usai pemutaran film Pesta Babi berlangsung (Dok. Panitia)/MARHAENIST.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai bentuk konsolidasi gerakan mahasiswa dalam menjaga nilai demokrasi dan kebebasan berpikir di ruang publik.

Baca Juga:   Semarak Dies Natalies GMNI ke 71 Tahun, GMNI Touna Berbagi Takjil dan Berbuka Puasa bersama Pihak Kepolisian

Peserta yang hadir tampak aktif berdialog mengenai pesan-pesan yang terkandung dalam film, termasuk soal relasi kekuasaan, ketimpangan sosial, dan tantangan demokrasi kontemporer.

Cipayung Plus Kota Kendari melaui Aji Darmawan juga menegaskan bahwa ruang-ruang diskusi publik seperti ini penting untuk terus dihidupkan agar mahasiswa tidak terjebak dalam sikap apatis terhadap persoalan sosial dan politik di Indonesia.

Kegiatan nobar film Pesta Babi ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk terus menghadirkan forum-forum intelektual yang progresif, kritis, dan berpihak pada kepentingan rakyat.***

Penulis: Bung Wadhaar/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jaktim Bareng Marhaenist.id Gelar Nobar dan Diskusi Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita
Jumat, 15 Mei 2026 | 13:30 WIB
Nation and Character Building ala Bung Karno: Menyelamatkan Arah Peradaban Indonesia
Jumat, 15 Mei 2026 | 09:57 WIB
Guncangan Ontologis Bangsa dan Krisis Kepercayaan pada Negara Hukum
Kamis, 14 Mei 2026 | 21:29 WIB
Berangkat dari Keterusiran Kaum Marhaen, Disitulah Jiwa Sang Pejuang Benar-Benar Diuji
Kamis, 14 Mei 2026 | 11:06 WIB
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:49 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

DPC GMNI Bangka Desak Kapolri untuk Bebaskan 6 Massa Aksi #IndonesiaGelap yang Ditahan di Polres Balikpapan

Marhaenist.id, Bangka - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Khitan Massal Bapak H. Abidin Fikri DPR RI Masih Dibuka, 135 Anak Telah Terdaftar

Marhaenist.id, Tuban — Kegiatan Khitan Massal yang diselenggarakan oleh Bapak H. Abidin…

Matinya Pancasila di Bulan Juni

Marhaenist.id - Pagi belum benar-benar terang ketika Prabowo keluar dari rumah kayunya…

Akses Permodalan UMKM di Jakarta Timur Harus Ramah Pedagang dan Tepat Sasaran

Marhaenist.id, Jakarta Timur — Wakil Kepala Bidang Ekonomi Kerakyatan dan UMKM DPC…

Kenaikan BBM, GMNI dan Cipayung Plus Seruduk Kantor DPRD dan Walikota Malang

Marhaenist - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang,…

Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Marhaenist.id - Demokrasi modern bertumpu pada satu prinsip utama: kedaulatan berada di…

Marhaenis Muda Harus Mengawal Demokrasi dari Desa

Marhaenist.id - Demokrasi Indonesia tidak bisa hanya dipahami dari dinamika politik nasional…

Program Beasiswa PKPA Peradi Utama–PA GMNI Resmi Ditutup, Sekjend Tekankan Integritas dan Etika Advokat

Marhaenist.id, Jakarta — Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Peradi Utama…

Dua Tujuh Juli, Peristiwa Besar Yang Dikerdilkan

27 Juli menjadi semakin kerdil, lewat begitu saja dan seakan tak bermakna.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?