By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
InfokiniKabar GMNI

Polda Metro Jaya Jakarta Didatangi Warga Kebun Sayur, Tuntut Pembebasan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpa Syarat

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Minggu, 17 Agustus 2025 | 16:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpah Syarat/MARHAENIST
Foto: Warga Kebun Sayur Geruduk Polda Metro Jaya Untuk Bebaskan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpa Syarat. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Warga Kebon Sayur bersama Aliansi Perjuangan Warga Kebon Sayur yang terdiri dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Front Mahasiswa Nasional, Gerakan Mahasiswa Nasional Jakarta Selatan, Pemuda Baru Indonesia, serta Serikat Pengacara Hukum Progresif melakukan aksi geruduk Polda Metro Jaya sebagai ujung dari penangkapan salah seorang warga bernama Wardai alias Juned pada hari Rabu (13/8/2025).

Dalam aksi damai ini, warga menuntut tiga hal, pertama untuk membebaskan Wardai alias Juned tanpa syarat. Kedua adalah menghentikan segala bentuk kriminalisasi dan intimidasi terhadap rakyat Kebon Sayur yang memperjuangkan tanahnya, serta mendesak Polda Metro Jaya harus memihak kepada rakyat Kebon Sayur.

Dalam orasi politik Koordinator Lapangan Aksi, Deodatus Sunda Se menyebutkan bahwa “penangkapan atas bapak Juned adalah tindakan yang cacat hukum dan prosedural, karena surat tugas penangkapan tidak pernah sampai ke pihak keluarga”.

Selain itu, menurut pemaparan dari Rikmadenda selaku Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional, ” “tindakan Polda dalam proses penangkapan pak Juned dan hambatan terhadap kuasa hukum aliansi adalah wajah buruk kepolisian yang justru akan semakin merusak citra dan integritas kepolisian Republik Indonesia”

Aksi geruduk Polda yang dihadiri oleh lebih dari 100 warga Kebon Sayur ini berjalan lancar dan damai walupun sempat ada sedikit cekcok dengan pihak Polda Metro Jaya. Tim negosiator aksi berupaya mendorong agar Polda mengizinkan pihak keluarga, tim pengacara, maupun perwakilan aliansi untuk masuk bertemu dengan bapak Juned, membuat surat kuasa dan memasukkan surat penangguhan penahanan.

Pada pukul 10.20 WIB perwakilan massa aksi diperbolehkan untuk masuk membezuk bapak Juned beserta memasukkan surat penangguhan penahanan. Menjelang waktu sholat Jum’at, massa aksi diperbolehkan untuk masuk ke dalam lingkungan gedung Polda dan menunggu keputusan dari perwakilan.

Baca Juga:   Gelar Konfercab Persatuan, Rifki Pratama dan Andi Supriyanto Resmi Pimpin GMNI Bima

Pihak perwakilan keluar pada pukul 12.07 WIB, kemudian perwakilan tim pengacara aliansi dari Serikat Pengacara Hukum Progresif, Pius Situmorang SH menjelaskan bahwa “hasil audiensi dengan Karo Wasidik dan kasubdit pimpinan Jatanras unit 2 setidaknya ada beberapa poin yang didapat:

  1. Polda menutup mata atas kasus pertanahan di Kebon Sayur, namun bertindak atas laporan pengerusakan (pidana). Hal ini untuk mengaburkan proses perjuangan agraria. Mempidana masyarakat adalah pelemahan terhadap perjuangan warga kebon sayur.
  2. Kita mendorong para pimpinan polri untuk merespon kasus pengrusakan dari mafia tanah untuk menunjukkan kesetaraan hukum.
  3. Surat penangguhan penahanan untuk Pak Wardai sudah diterima dan akan berjalan sesuai prosedur melalui BIR Brimob dan akan didiskusikan kembali dengan tim kuasa hukum.”
  4. Surat kuasa hukum bapak Juned dari Polda sudah dicabut, serta diganti oleh pengacara pihak aliansi”

Namun tak dinyana, bahwa menurut Erwin yang juga anggota Serikat Pengacara Hukum Progresif bahwa “ada dua nama yang ditahan pihak Polda, bukan hanya Pak Juned tetapi juga Pak Jumadi yang sehari sebelumnya sudah ditangkap di kota Semarang”.

Dengan hasil yang demikian, pada pukul 14.47 WIB tim aksi memutuskan untuk pulang sembari bersih-bersih lokasi di lingkungan gedung Polda.

Penulis: Redaksi/Editor: Trian Walem

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno
Minggu, 11 Januari 2026 | 13:43 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Nyanyian dan Sumpah Tanpa Jiwa

Marhaenist.id - Ada yang sunyi di tengah gegap gempita peringatan Sumpah Pemuda.…

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI

Marhaenist.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah salah satu organisasi mahasiswa…

GMNI Berduka, H Soenardi Ex Presidium GMNI 1976 – 1979 Telah Berpulang Disisi Tuhan Yang Maha Esa

Marhaenist.id, Tengsel - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

GMNI Deklarasikan Manifesto Ekonomi Nasional

Marhaenist.id, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Indonesia…

Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Marhaenist.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) belakangan…

Imanuel Sibuk Jadi Penggerak Perlawanan Pemerintah Terhadap PDIP, Eksponen GMNI: Arjuna/Dendy Lebih Pantas Jadi GMNI Karena Berpikir untuk Marhaen

Marhaenist.id, Jakarta - Salah satu eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kubu…

Menolak Lupa: Ita Martadinata Haryono, Martir Kesucian yang Dibungkam demi Menjaga Wajah Bangsa

Marhaenist id - Sejarah Indonesia memiliki banyak pahlawan, namun ada satu nama…

GMNI Pandeglang Ingatkan Anggota Dewan, Masih Banyak Jalan Rusak

Marhaenist.id, Pandeglang- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan…

Ganjar: Bansos Kewajiban Negara, Tidak Boleh Diklaim Pihak Tertentu!

Marhaenist.id, Jakarta - Persoalan bantuan sosial menjadi topik menarik dalam perhelatan debat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?