By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
DPP GMNI Apresiasi Kemenangan Ekologis Masyarakat Adat Tano Batak
28 Izin Dicabut, DPP GMNI Bongkar Masalah Kehutanan
Pidato Sukarno di PBB: Zaman Baru Datang, Penjajahan Telah Usang 30 September 1960

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Toleransi Beragama: Jalan Hidup Damai Antar Umat Beragama di Indonesia

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 6 April 2025 | 10:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon Provinsi Maluku/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Ketika anda menganggap pemeluk agama lain adalah sesat, memangnya mereka memandang anda tidak sesat? Ketika anda menghakimi pemeluk agama lain akan masuk neraka, memangnya mereka memandang anda tidak akan masuk neraka? Jika anda menganggap yang paling beruntung karena agama anda, bukankah orang lain juga merasa beruntung dengan agama mereka?

Berkeyakinan itu cara kerjanya sejak dulu ya begitu: agama yang dipeluknya pasti dianggap yang paling benar. Lalu, untuk apa kita saling benci dan saling menghakimi karena sama-sama merasa paling benar? Karena Tuhan hanya satu, maka akan terus menjadi rebutan. Lalu, sampai kapan kita akan terus menjadikan Tuhan sebagai obyek sengketa?

Jika kita menyadari bahwa Tuhan hanya satu, maka seharusnya kita juga sadar bahwa semua manusia diciptakan oleh Tuhan yang sama. Jika demikian, mengapa agama manusia harus berbeda-beda? Kalaupun agama dan kitab sucinya sama, mengapa tafsirnya bisa berbeda-beda?

Tuhan mentakdirkan manusia untuk lahir dari orang tua beragama apa saja, dimana selanjutnya takdir kelahiran akan menentukan agama dan keyakinan manusia. Takdir kelahiran itu sendiri hanya Tuhan yang menentukan. Salahkah Tuhan karena membuat agama manusia menjadi tidak sama? Adilkah kita jika menghakimi mereka yang berbeda sebagai “kaum celaka yang pasti akan masuk neraka”?

Saudaraku. Tuhan menjadikan manusia berbeda-beda bukan untuk saling bertikai, bukan untuk saling klaim soal kebenaran, melainkan agar manusia bisa mengidentifikasi satu sama lain dan saling berinteraksi. Silakan menganggap keyakinan yang kita peluk adalah yang paling benar, tanpa harus menyalah-nyalahkan keyakinan orang lain.

Menghakimi orang lain sebagai yang “paling salah”, tidak akan serta merta membuat kita yang “paling benar”. “Bukankah penyakit manusia adalah “merasa paling”? kata Jalaluddin Rumi.

Baca Juga:   Pengambilalihan (Buy Out) Korporasi Bangkrut oleh Buruh

Kebenaran agama yang kita peluk tidak perlu ditunjukkan dengan arogansi dan urat leher, tapi tunjukkan dengan akhlak yang baik dan rasa damai. Karena kebenaran sejati dari segala perbedaan pasti berbasis cinta dan empati kemanusiaan. Itulah tujuan Tuhan dalam membuat perbedaan.

Salam damai buat kita samua🙏🏽


Penulis: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:29 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:18 WIB
DPP GMNI Apresiasi Kemenangan Ekologis Masyarakat Adat Tano Batak
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:17 WIB
28 Izin Dicabut, DPP GMNI Bongkar Masalah Kehutanan
Minggu, 25 Januari 2026 | 07:46 WIB
Pidato Sukarno di PBB: Zaman Baru Datang, Penjajahan Telah Usang 30 September 1960
Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:54 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Andai Bank BRI Jadi Bank Koperasi Seperti Desjardins Bank

Marhaenist.id - Pada akhir 2019, ketika saya berkesempatan mengunjungi Kanada untuk mempelajari…

Jumpai Ketua DPRD Riau, Cipayung Plus Desak Pembentukan Pansus Defisit APBD: Biar Tahu Siapa Biang Keroknya!

Marhaenist.id, Pekanbaru – Kelompok Cipayung Plus Riau resmi mendesak DPRD Provinsi Riau…

Menjawab Klaim ke PDIP, GMNI Tegas Mengatakan Bahwa Ia adalah Organisasi Independen

Marhaenist.id - Meskipun sama-sama berlogo banteng, pada dasarnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan…

Aksi Turun Gunung SBY Melawan Oligarki Rezim, Berhasilkah?

Marhaenist - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melemparkan…

Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Marhaenist.id - Pidato pertama Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10/2017),…

Meskipun Kepastian Kemenangannya Diluar Negeri Belum Final, Ganjar Mengaku Sudah Kantongi Hasil Exit Poll

Marhaenist.id, Solo - Pencoblosan Pemilu 2024 di luar negeri sudah dimulai sejak awal…

Amerika Serikat Bakal Jadi Raksasa Crypto? Sementara El Salvador Sukses, Indonesia Masih Terjebak di Bursa Saja!

Marhaenist.id - Dalam beberapa tahun terakhir, dunia kripto telah mengalami revolusi yang…

Sikapi Situasi Politik Nasional, Raden Hernawan Tuntut Pemakzulan Gibran dan Copot Kapolri

Marhaenist.id, Jakarta – Aktivis Indonesia yang juga merupakan Kader Gerakan Mahasiswa Nasional…

Presiden Joko Widodo menyampaikan sedikitnya lima arahan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mulai dari para pejabat utama Mabes Polri, kepala kepolisian daerah (kapolda), hingga kepala kepolisian resor (kapolres) seluruh Tanah Air di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 14 Oktober 2022. BPMI/Lukas

Jokowi Kritik Hidup Mewah Para Anggota Polri

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para anggota Polri agar tidak…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?