By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 30 Januari 2026 | 16:22 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Paskawan Gultom, Perwakilan Solidaritas Padang Halaban sekaligus Ketua DPC GMNI Medan (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Sumatera Utara — Konflik agraria yang terjadi di Padang Halaban dinilai sebagai luka terbuka dalam perjalanan pembangunan di Sumatera Utara (Sumut).

Tanah yang seharusnya menjadi sumber penghidupan masyarakat justru berubah menjadi arena konflik yang menyingkirkan rakyat dari ruang hidupnya sendiri.

Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan agraria hingga kini belum diselesaikan secara adil dan manusiawi.

Solidaritas Padang Halaban yang diwakili oleh Paskawan Gultom, sekaligus Ketua Gerakan Mahasisawa Nadional Indonesia (GMNI) Medan menegaskan bahwa konflik tersebut tidak dapat dipandang semata sebagai sengketa lahan antara masyarakat dan korporasi.

Lebih dari itu, konflik ini merupakan persoalan struktural akibat ketimpangan relasi kuasa, di mana rakyat kecil kerap menjadi korban atas nama legalitas, investasi, dan pembangunan.

Menurut Solidaritas Padang Halaban, pendekatan represif serta penggunaan aparat keamanan dalam penyelesaian konflik agraria justru memperparah penderitaan masyarakat.

Cara-cara tersebut dinilai tidak menyentuh akar persoalan, bahkan menciptakan trauma sosial, ketakutan, serta ketidakpastian hidup bagi warga Padang Halaban.

“Negara, tegas mereka, tidak boleh menyelesaikan konflik dengan kekerasan, melainkan dengan menjunjung tinggi keadilan,” ujar Paskawan Gultom dalam keterangan persnya, Jumat (30/1/2026).

Pemerintah Provinsi Sumumt juga dipandang memiliki tanggung jawab konstitusional dan moral untuk hadir sebagai mediator yang adil dan aktif.

Sikap pasif atau pembiaran terhadap konflik agraria ini dinilai sama dengan membiarkan ketidakadilan terus berlangsung.

Oleh karena itu, Solidaritas Padang Halaban mendesak agar dilakukan mediasi yang terbuka, transparan, dan partisipatif sebagai langkah paling rasional dan bermartabat dalam penyelesaian konflik di Padang Halaban.

“Mediasi harus menempatkan masyarakat sebagai subjek utama, menjamin perlindungan hak-hak rakyat, serta berorientasi pada pemulihan ruang hidup dan penghidupan yang layak,” sambung Paskawan Gultom.

Baca Juga:   Terpilih dalam Konfercab V, Aji Darmawan-Diman Safaat Resmi Pimpin DPC GMNI Kendari Periode 2025–2027

Mereka menegaskan bahwa penyelesaian konflik agraria tidak boleh hanya bertumpu pada hukum formal, tetapi harus berpijak pada nilai keadilan sosial dan kemanusiaan.

Solidaritas Padang Halaban juga dengan tegas menolak segala bentuk kriminalisasi, intimidasi, dan kekerasan terhadap rakyat yang mempertahankan hak hidupnya.

Hukum dan kekuasaan negara, menurut mereka, tidak boleh digunakan untuk menindas, melainkan untuk melindungi dan mengayomi seluruh warga negara tanpa kecuali.

“Padang Halaban bukan hanya milik warganya, tetapi merupakan bagian dari wajah Sumatera Utara hari ini. Cara negara menyelesaikan konflik ini akan menjadi ukuran nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya sendiri,” tegas Paskawan Gultom.

Atas dasar itu, Solidaritas Padang Halaban menilai peran Gubernur Sumatera Utara sangat dibutuhkan sebagai mediator yang mampu melihat persoalan secara holistik.

“Pembiaran terhadap konflik agraria ini dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat Padang Halaban, tetapi juga bagi Sumatera Utara secara keseluruhan,” tandas Paskawan Gultom.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Jumat, 30 Januari 2026 | 19:47 WIB
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Jumat, 30 Januari 2026 | 13:58 WIB
Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK
Jumat, 30 Januari 2026 | 05:16 WIB
Foto: Krisna Wahyu Yanuar, Aktivis Literasi dan Gerakan Rakyat Kedaulatan Laut (Dokpri)/MARHAENIST.
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung
Kamis, 29 Januari 2026 | 23:32 WIB
GMNI Surabaya Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden
Kamis, 29 Januari 2026 | 21:23 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Wujudkan Anggota/Kader yang Progresif dan Revolusioner, GMNI Kendari Sukses Gelar PPAB Akbar

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Prabowo Subianto di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. FILE/Twitter @prabowo

Kunjungan Prabowo ke Kiai NU Dinilai Sebagai Upaya Garap Suara Umat

Marhaenist - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyatakan…

Alfamart dan Indomaret Sudah Monopolistik dan Predatorik

Marhaenist.id - Masifnya pertumbuhan jaringan minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret saat…

GMNI Berduka, Senior GMNI Antasari Azhar Telah Berpulang Kepada Sang Khalik

Marhaenist.id, Tangsel - Antasari Azhar, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode…

Foto: Stevani Evarista dan Salwa Azhari Riefhantza Putri (Mahasiswi STIH IBLAM) Bersama Dosen Pendamping Prof. Dr. Gunawan Nacrahwi S.H,M.H. MARHAENIST

Mahasiswi STIH IBLAM Angkat Isu HAM dan Demokrasi dalam Lomba Esai GALAKSI 2025

Marhaenist.id, Jakarta, - Dua mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM, Stevani…

Antara Tan Malaka, Komunis, dan Islam

Marhaenist.id - Dibandingkan dengan tokoh-tokoh bangsa yang telah mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,…

Dukung Kami (Servas-Pius=SERIUS) untuk Menuju Belu yang Berdaya Saing

Marhaenist.id - Berjalan sampai sejauh ini adalah penyerahan diri secara total untuk…

Penjarahan & Anarkisme: Berdasarkan Narasi Rakyat vs Narasi Negara

Marharnist.id - (Pengantar) Kekerasan massa (termasuk penjarahan oleh segelintir orang) kerap muncul…

Membaca Ulang Demokrasi Nepotik dalam Politik Indonesia

Marhaenist.id - Demokrasi yang kita anut—“dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”—dalam…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?