By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaOpini

Pati Efek dan Demokrasi Kekuasaan Negara

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 31 Agustus 2025 | 21:05 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Nafiar Kuthani saat sedang orasi (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Siapaka sangka hari ini kita telah melihat secara langsung maupun di media sosial kita semua dihebohkan dengan cacatan demonstrasi semua kota di negara yg kita cintai ini rakyat semakin sadar atas peristiwa yang semakin hari mencekik kehidupan yang makin sulit di tambah dengan kenerja pengambilan keputusan pemerintah, DPR yang tidak fair dengan sistem kebijakan yang dinilai tidak sama sekali memberikan dampak positif kepada rakyat hal tersebut membuat amarah rakyat mencuat.

Ini kita dapat menilai bahwasanya kedaulatan rakyat sudah memasuki fase yg baru mengapa begitu, karena semua telah di catat dalam sejarah perjalanan bangsa ini mereka telah duluh mengamati tentang kekejaman yang di lakukan atas nama kekuasaan banyak tertuang dalam praktek pemerintah yang aristokrat, kapitalizme,dan otoritarianisme.

Padahal yg harus diketahui Dimana tahun ini adalah tahun yang di tunggu oleh semua rakyat Indonesia yaitu tahun kemerdekaan ke 80thn tetapi semua berbalik tak senang 13 Agustus demonstrasi dimulai oleh rakyat Pati amarah ini tak silih berganti Pati membuktikan bahwa kedaulatan semata” ada di tangan rakyat dengan poster yang bertanju turunkan Bupati Pati efek kemarahan itu berlanjut akibat dari kebijakan pemerintahan Pati dinilai sangat merugikan masyarakat dengan menaikkan pajak, rakyat Pati bersorak tak terbendung semua ikut bersuara di berbagi kota” Pati memberikan Alaram ke Jakarta, Makassar, Solo, Surabaya, Bandung, NTB, Jogya dll.

Rakyat bersorak dengan hal yang sama kebijakan pemerintah tidak menciptakan solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan, kesejahteraan masyarakat serta menantang kekuatan rakyat hal itu tak diduga gerakan masyarakat membludak di setiap kantor DPR fasilitas umum hancur tak terkendali, hingga muncul korban jiwa benturan antara rakyat dan aparat keamanan negara pada akhirnya kita semua mengerti akan gejolak yang coba dimainkan oleh peran kekuatan kekuasaan.

Baca Juga:   Wujudkan Pilkada Damai, Mari Kolaborasi bersama Kepolisian, TNI dan Stakeholder serta Seluruh Masyarakat Butur!

Tak hanya itu yang menjadi perhatian bagi masyarakat atas demonstrasi ini akan tetapi juga kita patut belajar atas persoalan tersebut bagimana perjalanan demokrasi Indonesia hari ini memang sangat jauh dari cita-cita Pancasila dan UUD 1945, rumusan demokrasi yang dibilang Pancasila ternyata semata-mata hilang akan nilai demokrasi itu sandiri. Pancasila yg memiliki nilai demokrasi tersebut yaitu yg kita kenal nilai keadilan,kemanusiaan,ketuhanan dan permusyawaratan tak menjadi representasi bagi rakyat, ini menujukan demokrasi kita semakin tak sehat akibat dari proses dekolonisasi yg dikendalikan oleh rezim yang berkuasa di negara ini, macam-macam konflik yang muncul ditengah carut marut sistem demokrasi yang cukup dibilang kacau masyarakat dipaksa untuk mematuhi sistem kenerja pemerintah.

Memang ini sangat naif kenapa, pejabat pemerintah Indonesia akhir ini hidup di atas kemewahan, korupsi, kolusi dan nepotisme merajalela di dalam struktur pemerintahan apakah kita menganggap ini benar-benar biasa tentu tidak. Perjuangan demokrasi hal yg paling utama jika kita semua membiarkan maka kita semua akan di ambang ujung kehancuran, sebab Pati mengaungkan semangat perjuangan itu bagian dari menyelamatkan demokrasi, Jakarta, Bandung, Jogja dsb juga sama membela yang namanya demokrasi.

Maka di tulisan ini saya ingin menegaskan kesadaran masyarakat semakin besar militansi semakin terlihat terlepas dari hal itu juga kita semua patut memberikan kehormatan sangat tinggi kepada mas “Affan Kurniawan” yang telah mengakhiri nafas juangnya karena mas affan adalah kita dan kita semua adalah mas affan dia adalah sosok pahlawan penting yang patut kita bercermin semoga Tuhan yah maha esa menempatkan mu disurga terimakasih mas engkau telah mengajarkan kita semua tentang arti kemanusiaan yang berarti.***

Baca Juga:   Ibu Pertiwi Dilanda Musibah

Penulis: Nafiar Kuthani, Kader GMNI Ternate.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Antisipasi Seluruh Tahapan Pemilihan, Bawaslu RI Gelar Rakernis Penyelesaian Sengketa Gelombang ke III

Marhaenist.id, Denpasar - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia (RI) menggelar…

Ziarahi ke Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Peran Geo Politik dan Kosmopolitanisme Soekarno (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 6)

Marhaenist.id, Blitar - Usai menabur bunga di atas pusara Makam Bung Karno,…

Lembaga Kebudayaan Untuk Merajut Kebhinekaan Indonesia

Bulan Oktober identik dengan peringatan Sumpah Pemuda. Pada tanggal 27-28 Oktober 1928…

UKM (Usaha Kok Merugi)

Marhaenist - Begitulah kira-kira persepsi masyarakat luas tentang para pejuang keluarga atau…

Kasus Kekerasan Perempuan, GMNI Polman: Mengapa Perlindungan Masih Lemah?

Marhaenist.id, Polman - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Hipotetis: Relevansi Gerak Marhaenis tehadap Marhaenisme dalam Melawan Tantangan Zaman Diera Kekinian

*Kritik Marhaenis Junior terhadap Prilaku Marhaenis Senior yang ada di GMNI Diera…

Breakring News: Seorang Driver Ojol jadi Korban Demo DPR, Terlindas Kendaraan Taktis Polisi Hingga Tewas

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI,…

Spekulasi Makan Siang Gratis Rp7.500, Ini Kata Kubu Prabowo

Marhaenist.id, Jakarta - Anggota Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran membantah spekulasi yang beredar mengenai…

DPK GMNI FAPERTASAINSTEK UNARS Situbondo Kritisi Penulisan Ulang Sejarah: ‘Siapa yang Mengontrol Narasi, Mengontrol Ingatan Kolektif?’

Marhaenist.id, Situbondo : Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?