By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Perkuat Pembangunan Nasional, PA GMNI di Sultra Gaungkan Kolaborasi Antar Organ Alumni Cipayung
Wacana Pemakzulan Presiden, Firman Tendry Masengi: Titik Temu Legalitas Konstitusi dan Legitimasi Rakyat
Pemakzulan, Konstitusi, dan Legitimasi Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

Hendak Sampaikan Aspirasi Ke Wapres, Seorang Aktifis Mahasiswa di Kendari Babak Belur Dibogem Aparat Keamanan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 22 Maret 2024 | 00:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Kondisi Wajah Rimon Fatrah Negara yang beredar luas dimedia sosial akibat pemukulan yang diduga dilakukan Aparat Keamanan/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari – Rimon Fatrah Negara atau yang akrab dipanggil Rifat, seorang aktifis yang juga merupakan Kader GMNI asal Kendari mendapatkan bogem mentah yang diduga dilakukan oleh Aparat Pengamanan Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin saat bekunjung di Kendari didepan Hotel Claro.

Dari pantauan Marhaenist.id, peristiwa itu bermula saat Rifat dan sembilan teman lainya sedang duduk diseberang jalan tanggul jalan bypass di depan Hotel Claro sambil menunggu kedatangan Wapres untuk menyampaikan aspirasinya.

Tetapi entah mengapa, tiba-tiba ia dihampiri oleh beberapa orang yang diduga aparat, lalu ditarik disebuah Warung Makan Tenda Sari Laut dan dipukuli. Setelah itu, ia ditangkap lalu dimasukan kedalam mobil dan dibawah pergi oleh para pemukul.

Akibat dari bogem yang diduga dilakukan oleh Aparat Pengamanan Wakil Presiden itu, Rifat dan satu korban lainnya mengalami benjol dan memar dibagian wajah serta terpadat pula luka dibagian jidat Rifat yang mengeluarkan darah saat pemukulan itu.

Seseorang yang tak mau disebutkan namanya, yang juga berprofesi sebagai aktifis mahasisawa mengatakan bahwa ia mengenal Rifat sebagai orang yang tidak terlalu arogan dalam setiap aksi unjuk rasa dan itu ia nampakan saat menunggu Wapres dengan duduk santai tanpa melakukan apa-apa didepan Hotel Claro termasuk dengan teriak orasi.

“Saya mengenal Rifat, ia tidak akan melakukan tindakan diluar batas, apalagi dengan jumlah hanya 10 orang. Mestinya yang dilakukan adalah pendekatan dengan memediasi Rifat cs untuk menyampaikan keluh-kesahnya, bukan dengan kekerasan tanpa adanya tindakan yang membahayakan yang dilakukan Rifat. Apalagi saat ini harga beras melambung tinggi sementara pemimpinnya hanya asyik melakukan perjalanan tanpa mengambil tindakan untuk menurunkannya,” ujarnya kepada Marhaenist.id, Rabu (22/3/2023).

Baca Juga:   Kecubung Tak Lagi Digunakan Sebagai Obat Tradisional, Ini Alasannya

Sementara itu, Ali Sabarno yang juga kerabat korban, mengaku sangat keewa dengan tindakan yang diduga dilakukan oleh aparat pengaman tersebut tanpa melakukan mediasi agar tidak menimbulkan keributan.

“Kami sangat kecewa, teman kami ditangkap, bahkan tadi dia dipukul, lalu diamankan dalam mobil. Kita tidak tahu di dalam mobil dia diapakan lagi,” ujarnya kepada awak media di Kendari saat menggelar aksi di Perempatan Kampus Baru Universitas Halu Oleo karena aksi kekerasan terhadap Rifat cs, Rabu (20/3/2024).

Ali Sabarno juga mengaku tak tahu menahu apa yang menjadi penyebab kawannya itu dipukuli hingga benjol dan memar lalu ditangkap.

“Kita juga tidak tahu apa penyebabnya teman kami ditangkap dan dipukuli hingga dua saudara kami mengalami luka parah, padahal kami tidak menghalangi aktivitas rombongan Bapak Wakil Presiden. Hanya sekadar menyampaikan aspirasi, tiba-tiba kami dibubarkan paksa dan teman kami ditangkap,” ujarnya.

Sebelumnya Rifat mengkonfirmasi bahwa dirinya akan menyampaikan aspirasinya kepada Wapres di Hotel Claro tempat Wapres itu menginap dengan cara bertemu langsung. Dari itu, ia bersama temannya yang lain menunggu Wapres didepan hotel tempat Wapres itu akan menginap.

Dari kesimpulan yang didapatkan oleh Marhaenist.id dilapangan, muncul dugaan apa yang dilakukan Rifat cs dianggap hal yang mengganggu atau hambatan jalannya kunjungan kerja Wapres di Kendari, sehingga apapaun yang menjadi penghambat harus disingkirkan tanpa melihat apakah yang dilakukannya sangat membahayakan atau tidak.***

Penulis: Bung Wadhar/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB
Perkuat Pembangunan Nasional, PA GMNI di Sultra Gaungkan Kolaborasi Antar Organ Alumni Cipayung
Sabtu, 11 April 2026 | 19:21 WIB
Wacana Pemakzulan Presiden, Firman Tendry Masengi: Titik Temu Legalitas Konstitusi dan Legitimasi Rakyat
Sabtu, 11 April 2026 | 18:07 WIB
Pemakzulan, Konstitusi, dan Legitimasi Rakyat
Sabtu, 11 April 2026 | 12:16 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Didingklik: Wajah Baru Layanan Digital bagi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Daerah di Pandeglang

Marhaenist id - Pandeglang terus berbenah dalam meningkatkan kualitas tata kelola daerah,…

Pemuda Demokrat Indonesia Kota Malang Bagi Takjil Untuk Masyarakat: Wujudkan Marhaenisme

Marhaenist.id, Kota Malang - Memasuki bulan suci Ramadan, Pemuda Demokrat Indonesia (PDI)…

Lagi Viral Filem Dirty Vote, Inilah Sinopsis atau Ringkasan Ceritanya

Marhaenist.id - Film dokumenter eksplanatory "Dirty Vote" yang dirilis pada 11 Februari…

Sukses Gelar PPAB, GMNI UIN Jakarta Bentuk Kader Progresif Berjiwa Kerakyatan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPD GMNI Jatim Desak Pemerintah Prabowo-Gibran Pertimbangkan Ulang Kenaikan PPN 12%

Marhaenist, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Resmikan Posko Jaga Suara, Cornelia Agatha: Jaga Suara Untuk Menangkan Pram-Doel

Marhaenist,id, Jakarta - Relawan Jaga Suara dan Kawan 98 meresmikan Posko Jaga…

GMNI Desak Kejari segera Tersangkakan Pelaku Tambak Udang di Bengkalis

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Usai CFD, Ganjar dan Istri Ngemie Ayam Bareng Warga Di Trotoar Sudirman

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh menikmati mie ayam di…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?