By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jaktim Gelar Diskusi Pentingnya GMNI bagi Gen-Z

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 14 Oktober 2025 | 11:47 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Diskisi Pentingnya GMNI bagi Gen-Z oleh DPC GMNI Jaktim (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jaktim – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur (Jaktim) gelar diskusi pada Senin (13/10/2025) yang digelar di Sekretariat DPC GMNI Jaktim.

Kegiatan diskusi tersebut mengambil tema “Pentingnya GMNI Bagi Gen-Z” yang diikuti oleh anggota dan kader se-DPK GMNI Jakarta Timur.

Dalam sambutannya membuka kegiatan ini, Ketua DPC GMNI Jaktim, Annelicia Nindyavelita Bharata yang diwakili oleh Bendahara DPC GMNI Jaktim Mufty Arya Dwitama menyampaikan tema diskusi ini diambil karena GMNI adalah organisasi kader mahasiswa yang hampir semua anggota dan kadernya saat ini adalah Gen-Z.

“Kami mengambil tema ini karena anggota GMNI adalah Kalangan Gen-Z, sehingga memahami bagaimana pola pikir dan prilaku Gen-Z dalam masa kini serta menjawab pentingnya GMNI bagi Gen-Z adalah suatu hal yang harus dimengerti oleh seluruh anggota dan kader GMNI,” ujarnya.

Pemandu diskusi yakni; Stevent Parhusip, yang juga merupakan Korkom DPK GMNI Se-Universitas Kristen Indonesia menjelaskan bahwa defenisi Gen-Z hari ini adalah mereka yang berusia 13-27 tahun dan Mayoritas Gen-Z hari ini adalah mereka yang berpikir praktis, memiliki kemudahan mendapatkan informasi secara mudah, serta punya keinginan yang kuat untuk berkembang.

“Selain kebaikan, dilain sisi mereka memiliki beberapa kelemahan yang mungkin dimiliki oleh beberapa Gen-Z yaitu emosi labil, menginginkan hasil cepat sehingga kurang suka berproses, kurang fokus, bahkan kecanduan teknologi yang menyebabkan kurangnya jiwa sosial. Sehingga dengan kita memahami Gen-Z dan GMNI. Kita dapat menemukan jawaban kenapa GMNI itu penting bagi Gen-Z,” katanya.

Sementara itu, Jansen Henry Kurniawan sebagai pembicara dalam diskusi menyampaikan, sebelum masuk kepada jawaban kenapa GMNI itu penting bagi Gen-Z maka lebih dulu kita membahas bagaimana GMNI harus melakukan pendekatan terhadap Gen-Z.

Baca Juga:   Surat Untuk Pemimpin Negeri: Akses Jalan Inamosol SBB Butuh Perhatian Negara

“Melakukan transformasi dalam pengenalan GMNI melalui akselerasi adaptif dengan memanfaatkan perkembangan IPTEK serta komunikasi verbal yang mudah diterima harus dilakukan GMNI dalam memperkenalkan diri kepada Gen-Z,” tuturnya.

Jansen menambahkan, tentang pentingnya GMNI bagi Gen-Z yang dikarenakan GMNI adalah organisas kader mahasiswa yang memang dipersiapkan menjadi tempat bagi Gen-Z untuk upgrading dan membranding diri agar memiliki kualitas sebagai warga negara maupun sebagai problem solver.

“Gen-Z saat ini adalah mereka yang nantinya akan menentukan perjalanan bangsa ini. Generasi yang dikemudian hari akan mewarisi panggilan sejarah dalam menjawab tantangan pada saat momentumnya tiba,” tambahnya.

Dalam diskusi, Jansen juga bertutur bahwa memilih menjadi bagian dari GMNI adalah suatu keuntungan besar sebab GMNI mengajarkan metode berpikir dari pemikir seperti Bung Karno yang rasional dalam membaca fenomena sehingga melatih kita untuk tidak terjebak didalam melihat realita sosial dizaman yang serba praktis ini.

“Selain itu dalam percepatan informasi maka pola pikir yang rasional juga objektif sangat diperlukan, sehingga memilih menjadi bagian dari GMNI adalah suatu keuntungan besar sebab diorganisasi ini juga mengajarkan metode berpikir dari pemikir seperti misalnya Bung Karno yang rasional dalam membaca fenomena sehingga melatih kita untuk tidak terjebak didalam melihat realita sosial dizaman yang serba praktis ini,” tandas Jansen.

Dengan adanya diskusi ini diharapkan GMNI melakukan proses kaderisasi yang dapat terdeliver kepada Gen-Z tetapi tidak boleh meninggalkan prinsip-prinsip ideologi juga organisasi serta yang terpenting adalah menjawab pentingnya GMNI bagi Gen-Z.

Diskusi ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa GMNI adalah organisasi kader yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi Gen-Z dalam melakukan pengembangan kualitas diri sehingga dapat berkembang menjadi sumber daya manusia yang lebih baik lagi sehingga mampu menjawab persoalan negara, lingkungan sekitar maupun diri sendiri.***

Baca Juga:   ‎Dugaan 22 Anak SD Keracunan Makanan dari Program MBG, Ketua GMNI Inhil: Kurangnya Kontrol Pihak Terkait

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB
Foto: Sonny T Danaparamita, Anggota DPR RI (Dokpri)/MARHAENIST.
Soroti Kemacetan Ketapang, Sonny T. Danaparamita: Ini Kegagalan Manajemen Logistik
Kamis, 2 April 2026 | 11:45 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dari Desa Hadapi Perubahan Iklim, Akar Desa Indonesia Teken MoU dengan Kemendes PDT

Marhaenist.id, Jakarta – Komitmen bersama dalam menghadirkan desa sebagai pusat perubahan kembali…

Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, DPP PA GMNI Layangkan Pernyataan Sikap

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Lolos ke Senayan, Inilah Deretan Nama Senator yang Lahir dari GMNI!

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah lama menjadi wadah bagi…

Ganjar Pranowo: Politik Machiavellian Gunakan Penegak Hukum Jadi Alat Untuk Menakuti

MARHAENIST - Politik Machiavellian sepertinya sedang terjadi akhir-akhir ini. Rasa takut sengaja…

Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan

Marhaenist.id, Semarang — Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah sekaligus Sekretaris DPD PA…

Deklarasi Kepengurusan DPD GMNI DKI Jakarta Periode 2026–2028: Komitmen Persatuan dan Penguatan Marwah Organisasi

Marhaenist.id, Jakarta, - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Politik Budi Nurani Ir. Sukarno

Marhaenist.id - Dalam menggambarkan tokoh-tokoh yang berani dan bijaksana, saya selalu dihinggapi…

Satu Tahun DPRD Binjai: Tunjangan Mengalir Deras, Produk Hukum Nihil

Marhaenist.id, Binjai – Satu tahun sudah 35 anggota DPRD Kota Binjai duduk…

Kasus Raya: Alarm Keras untuk Indonesia

Marhaenist.id - Raya adalah seorang bocah 4 tahun asal Sukabumi, harus meregang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?