By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Polemik Kopdes Merah Putih di Desa Polindu Kian Memanas, Inilah Kata Praktisi Hukum!
GMNI DKI Kecam Gugurnya 3 Prajurit TNI oleh Israel: Desak RI Keluar dari BOP dan Fokus Krisis Domestik
Pejuang Buruh Marhaenis Joppie Tehupeiory Wafat, Warisan Perjuangan KUP KPM Kembali Disorot
GMNI Dituding Komunis, Pimred Marhaenist.id: Ini Fitnah Intelektual!
Dies Natalis ke-72 GMNI, DPC Jakarta Timur Gelar Diskusi Publik Bahas Relevansi Politik Bebas Aktif di Tengah Geopolitik Global

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Ekonomi Rakyat dan Pasar Modal, Bayu Sasongko: Tafsir Marhaenisme Atas IHSG

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 29 Januari 2026 | 19:17 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Karikatur Bayu Sasongko berada di Singgasana Kerajaan (Sumber: AI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Semarang – Pengamat Budaya Ekonomi Geopolitik Nusantara, Bayu Sasongko, menilai gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi belakangan ini tidak bisa dibaca secara sempit sebagai fenomena teknikal atau sentimen jangka pendek.

Fluktuasi tersebut justru mencerminkan fase transisi struktural ekonomi Indonesia di tengah perubahan lanskap geopolitik global dan reposisi kekuatan ekonomi dunia.

Menurut Bayu, pasar domestik saat ini sedang beradaptasi dengan perubahan persepsi internasional terhadap posisi Indonesia.

Risiko pengelompokan Indonesia sebagai frontier market bukan hanya persoalan klasifikasi finansial, melainkan cermin dari benturan antara logika pasar global yang spekulatif dengan karakter ekonomi Indonesia yang berbasis sektor riil dan konsumsi rakyat.

“Dalam perspektif geopolitik Nusantara, volatilitas IHSG hari ini harus dibaca sebagai proses penyesuaian antara struktur ekonomi nasional yang semakin bertumpu pada konsumsi domestik dan nilai tambah, dengan arsitektur pasar global yang masih sangat berorientasi jangka pendek,” ujar Bayu Sasongko, Kamis (29/1/2026).

Ia menegaskan, fondasi ekonomi Indonesia sejatinya relatif lebih resilien dibanding banyak negara berkembang lain.

Hal ini ditopang oleh kekuatan konsumsi rumah tangga, sektor riil, UMKM, serta sebaran sumber daya strategis yang tidak terkonsentrasi pada satu klaster wilayah atau komoditas semata.

Karakter ini merupakan ciri khas ekonomi Nusantara, yang tumbuh dari keragaman geografis dan sosial, bukan dari sentralisasi kapital ekstrem.

Dalam kerangka marhaenisme, Bayu menilai pasar modal seharusnya tidak berdiri terpisah dari denyut ekonomi rakyat.

IHSG idealnya menjadi indikator agregat dari kerja kolektif sektor riil, petani, buruh, nelayan, dan pelaku usaha kecil, bukan sekadar arena akumulasi kapital finansial yang terlepas dari produktivitas nasional.

“Pasar modal dalam kerangka marhaenisme bukan alat spekulasi elite, melainkan instrumen untuk mempertemukan modal dengan kerja produktif rakyat. Ketika konsumsi, manufaktur, dan kepercayaan publik tetap terjaga, koreksi pasar justru berfungsi sebagai mekanisme penyehat,” tegasnya.

Baca Juga:   Serukan 5 Point Penting Terkait Kondisi Bangsa, DPP PA GMNI Minta Semua Elemen Bangsa Menahan Diri dan Tak Terprovokasi

Bayu juga memandang optimisme pemerintah terhadap target IHSG di level 10.000 bukan sekadar ambisi angka, melainkan refleksi keyakinan terhadap daya tahan struktur ekonomi nasional.

Namun, ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut hanya akan bermakna jika disertai penguatan tata kelola pasar, perlindungan investor ritel, serta keberpihakan kebijakan pada sektor produktif nasional.

Dari sudut pandang sistem hukum ekonomi Indonesia, dinamika IHSG seharusnya mendorong negara untuk menegaskan kembali peran konstitusionalnya sebagai pengatur dan penyeimbang pasar. Pasar modal tidak boleh sepenuhnya diserahkan pada logika volatilitas global, tetapi harus diarahkan agar selaras dengan tujuan pembangunan nasional dan keadilan sosial.

Lebih jauh, Bayu menilai dinamika global, termasuk arah kebijakan The Fed dan potensi pelonggaran suku bunga global, akan menjadi ujian nyata bagi negara-negara dengan basis ekonomi riil yang kuat. Dalam konteks ini, Indonesia memiliki modal strategis, baik secara geopolitik maupun budaya ekonomi.

“Era uang murah ke depan akan menguji siapa yang memiliki ekonomi berbasis nilai riil, bukan gelembung finansial. Dalam konteks geopolitik Nusantara, Indonesia memiliki keunggulan struktural, asal negara konsisten menempatkan ekonomi rakyat sebagai poros, bukan sekadar pelengkap,” pungkas Bayu.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Polemik Kopdes Merah Putih di Desa Polindu Kian Memanas, Inilah Kata Praktisi Hukum!
Rabu, 1 April 2026 | 14:37 WIB
Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
GMNI DKI Kecam Gugurnya 3 Prajurit TNI oleh Israel: Desak RI Keluar dari BOP dan Fokus Krisis Domestik
Rabu, 1 April 2026 | 12:49 WIB
Pejuang Buruh Marhaenis Joppie Tehupeiory Wafat, Warisan Perjuangan KUP KPM Kembali Disorot
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:44 WIB
GMNI Dituding Komunis, Pimred Marhaenist.id: Ini Fitnah Intelektual!
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:42 WIB
Dies Natalis ke-72 GMNI, DPC Jakarta Timur Gelar Diskusi Publik Bahas Relevansi Politik Bebas Aktif di Tengah Geopolitik Global
Senin, 30 Maret 2026 | 16:43 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ngopi Bareng Abah Edi, Cara Kreatif Simpatisan Relawan SAE Serap Aspirasi Pengunjung Kopi Sidoarjo

Marhaenist.id, Sidoarjo - Berbagai bentuk sosialisasi kandidat calon kepala daerah dilakukan oleh…

Di Tengah Gelombang Demo dan Kondisi Bangsa yang Tidak Baik-Baik Saja, Panja RUU PPRT DPR Tetap BeKerja

Marhaenist.id, Jakarta - Di tengah situasi demonstrasi yang mencekam di sekitar Gedung…

Studi Terhadap Prilaku Keserakahan, Seberapa Mengerikannya Manusia? (Bagian 1)

Marhaenist.id - Akhir-akhir ini dunia sosial kita disibukkan oleh berita-berita tentang perilaku…

Ziarahi ke Makam Bung Karno, Berdoa dan Menabur Bunga: Batu Hitam Pantai Selatan dan Nagasari Lampung (Catatan Perjalanan DPP PA GMNI 5)

Marhaenist.id, Blitar - Saat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sekjend PA GMNI: Momentum Penguatan Konsepsi Bernegara Bagi Oase Indonesia Raya

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Seruan Ideologis, GMNI Halut Dukung Kongres Persatuan Tanpa Intervensi Kekuasaan

Marhaenist.id, Halut - Merespon dinamika nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang…

DPC GMNI Bandung di Bawah Irfan Ade: Kepemimpinan yang Sah dan Progresif

Marhaenist.id - Dalam dinamika organisasi mahasiswa nasional yang penuh tantangan dan perubahan,…

Akan Gelar Kongres Persatuan, Mimpi Besar Penyatuan GMNI akan Segera Terwujud Pasca Kongres Ambon

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Hipotetis: Relevansi Gerak Marhaenis tehadap Marhaenisme dalam Melawan Tantangan Zaman Diera Kekinian

*Kritik Marhaenis Junior terhadap Prilaku Marhaenis Senior yang ada di GMNI Diera…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?