By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPD GMNI Sulbar Kritik Kinerja Polda Sulbar, Soroti Dugaan Pungli dan Lambannya Penanganan Kasus

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 1 Juli 2025 | 15:05 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI Sulbar/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Mamuju — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi Barat (Sulbar) melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat.

Kritik tersebut disampaikan terkait masih maraknya dugaan pungutan liar (pungli), lambannya pelayanan publik, hingga minimnya transparansi dalam penanganan berbagai kasus hukum di wilayah Sulbar.

Wakil Ketua Bidang Politik DPD GMNI Sulawesi Barat, Rihardes, mengatakan bahwa selama ini banyak masyarakat yang merasa kecewa dengan kualitas pelayanan kepolisian. Keluhan paling banyak datang dari proses pengurusan administrasi seperti SIM, STNK, SKCK dan dokumen lain yang eharunya sesuai dengan prosedur , namun di lapangan sering dibebani pungutan liar.

“Ini bukan sekadar dugaan, kami menerima laporan langsung dari masyarakat tentang praktik pungli, khususnya di layanan administrasi kendaraan bermotor. Ini jelas merusak citra Polri di mata rakyat,” ujar Rihardes saat ditemui di Mamuju, Senin (30/6/2025).

Selain soal pungli, DPD GMNI Sulbar juga menyoroti lamban dan tidak transparansi penanganan laporan masyarakat, Menurutnya, banyak kasus kriminal seperti pencurian, penganiayaan, korupsi, narkoba hingga konflik agraria yang proses hukumnya berjalan sangat lambat dan tidak transparan bahkan terkesan diabaikan.

“Penegakan hukum itu jangan tebang pilih. Juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat harus transparan dan juga harus responsif untuk segala laporan yang ada.,” tegas Rihardes.

Hari Bhayangkara Harus Jadi Refleksi, Bukan Seremonial

Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, GMNI Sulbar meminta agar Polda Sulawesi Barat tidak hanya sibuk dengan kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menjadikan hari tersebut sebagai ajang evaluasi diri.

“Kalau tidak ada perbaikan menyeluruh, krisis kepercayaan publik terhadap kepolisian akan makin dalam. Polda harus berani berbenah, mulai dari membersihkan pungli hingga meningkatkan transparansi dan profesionalisme,” tambah Rihardes.

Baca Juga:   Cetak Kader Progresif dan Revolusioner, DPK GMNI FISIP UHO Kendari Gelar PPAB

Tuntutan DPD GMNI Sulawesi Barat

DPD GMNI Sulbar menyampaikan beberapa tuntutan kepada Polda Sulbar, antara lain:

1. Pemberantasan praktik pungli di seluruh unit layanan kepolisian.

2. Transparansi penuh dalam proses penyidikan dan penanganan kasus.

3. Penguatan pengawasan internal oleh Propam, serta pelibatan masyarakat sipil dalam pengawasan eksternal.

Menurut Rihardes, kepolisian adalah institusi strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat, namun tanpa pembenahan internal, Polri justru akan semakin jauh dari rakyat.

“Sebagai organisasi mahasiswa, kami tidak akan tinggal diam melihat penyimpangan. GMNI Sulbar akan terus mengawal agar kepolisian di Sulawesi Barat benar-benar menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan rakyat sesuai dengan nilai Pancasila dan amanat reformasi,” pungkasnya.***

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB
Megawati Institute: Temuan KPF adalah Alarm Demokrasi. Pemerintah Perlu Segera Melakukan Investigasi Independen dan Terbuka
Jumat, 20 Februari 2026 | 13:15 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dari Sulawesi untuk DPP: ‘Persatuan adalah Kunci Menuju Kejayaan GMNI’

Marhaenist.id - Kondisi internal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini tengah…

GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan

Marhaenist – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai pencabutan izin terhadap 28 perusahaan…

Cara Melawan Kapitalisme (2): Sang Karyawan Hemat

Marhaenist.id - Ini adalah adalah sebuah cerita yang saya adopsi dari praktik nyata…

Firman Tendry: Indonesia Alami State Capture, Pemberantasan Korupsi Masih Ilusi

Marhaenist.id, Jakarta — Diskusi publik bertajuk “Anomali Pemberantasan Korupsi 2025 & Harapan…

Resmi Dilantik, DPC GMNI Halut Komitmen Kawal Kebijakan Pemda yang Pro Rakyat

Marhaenist.id, Tobelo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Lolos ke Senayan, Inilah Deretan Nama Senator yang Lahir dari GMNI!

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) telah lama menjadi wadah bagi…

GMNI Balikpapan Jadi Rumah Ideologis, Tiga Ketua DPP GMNI Siap Hadir di KTD 2025

Marhaenist.id, Balikpapan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Halut Soroti Pemotongan Gaji Petugas Kebersihan, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Outsourcing

Marhaenist.id, Halmahera Utara —Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara melalui Wakil…

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan kaos bertuliskan nama “Jokowi” kepada Presiden RI, usai pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). Setkab/Rahmat

Presiden FIFA Minta Persiapan Piala Dunia U-20 Ditangani Secara Profesional

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama FIFA memastikan Piala Dunia U-20…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?