By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

Pemuda Kaubun Tekankan Bawaslu Kutim ke Panwascam Kawal PKPU No 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 15 Januari 2024 | 19:35 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Yohanes Richardo Nanga Wara/Marhaenist.id
Bagikan

Marhaenist.id, Kutai Timur  – Marak terjadi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Politik disembarang tempat yang melanggar (PKPU) Nomor 15 Tentang Larangan Pemilu di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini membuat geram elemen masyarakat Kutim yang peduli Politik yang santun sesuai dengan ketentuan undang-undang dan menjadi kritik, salah satu kritik itu datang dari Tokoh Pemuda Kaubun, Kutim.

Tokoh Pemuda Kaubun, Kutim, Yohanes Richardo Nanga Wara meminta Lembaga Pengawas Pemilu yakni Bawaslu dan turunannya untuk mengawal PKPU No 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024 untuk menciptakan Pemilu yang damai, jujur, dan adil dalam menyambut semarak pesta demokrasi di Februari 2024 untuk memilih calon pemimpin.

Menurutnya, masyakarat sangat berharap agar Pemilu dapat berjalan damai dan menghasilkan Pemimpin yang dapat menjamin kesejahteraan bagi mereka tentang kebijakan yang dapat pro terhadap rakyat kecil dan calon pemimpin itu dilihat dari perilakunya saat melakukan kampanye dalam hal apapun.

“Dalam konteks agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan lancar dan damai, tentu saja mengikuti Peraturan yang sudah tertuang dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024,” ucapnya. Senin,(15/01/2024).

Ia juga menyebutkan bahwa PKPU Nomor 15 Pasal 71 telah mengatur tentang tempat umum yang dilarang ditempelkan bahan kampanye atau Alat Peraga Kampanye (APK).

Tempat itu ia katakan, yakni; tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan/atau taman dan pepohonan. Tetapi pada kenyataan hal itu justru marak terjadi.

“Pada pasal 71 APK dilarang dipasang pada tempat umum yakni tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, fasilitas tertentu milik pemerintah, dan fasilitas lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum, tetapi hal ini tidak dilakukan dan justru marak terjadi di Kutim,” sambungnya.

Baca Juga:   Bahas Otonomi Daerah, Mahfud MD Akan Isi FGD di Agenda 45

Oleh karena itu Richardo berharap kepada lembaga pengawas pemilu yakni Bawaslu Kutim menekankan kepada Paswascam agar dapat mengawasi Pemilu dengan peserta Pemilu yang dapat patuh terhadap aturan hukum yang sudah di putuskan.

“Saya berharap agar lembaga terkait bisa dapat mengawasi sesuai dengan aturan yang berlaku, kita inginkan Pemilu yang berkualitas, melawan black campaign, isu ras yang dapat memecah belah semangat persatuan bangsa ini,” tutupnya.(*)

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

(Bagian Kedua: Islamisme, Ke-Islam-an) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 19:08 WIB
Megawati Pertanyakan Kasus Penyiraman Air Keras Andrei Yunus: Mengapa Masuk Pengadilan Militer?
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:53 WIB
Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Prof. Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan
Sabtu, 2 Mei 2026 | 15:01 WIB
(Bagian Pertama: Nasionalisme) Nasionalisme, Islamisme, Marxisme
Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:10 WIB
Panas yang Menetap, Negara yang Tertinggal: Kita Tak Bisa Melawan Alam, Tapi Masih Bisa Menyiasatinya
Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:56 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Arief Hidayat Ucapkan Selamat atas Terselenggaranya Konferda V PA GMNI Jakarta Raya

Marhaenist.id, Jakarta — Prof. Arief Hidayat menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Konferensi…

Spirit Wisanggeni di Tubuh GMNI: Api Ideologi di Tengah Pusaran Konflik

Marhaenist.id - Di sebuah masa yang terasa dekat sekaligus jauh, ketika organisasi…

Nominasi OCCRP dan Beban Berat Presiden Prabowo

Marhaenist.id - Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) adalah lembaga independen jaringan…

Bung Karno: Semboyan Kita Banyak Bicara, Banyak Bekerja

Marhaenist.id - Salah besar jika kita berpegang pada perkataan: "jangan banyak bicara…

Memahami KLB GMNI Medan dan Manuvernya di Politik Dualisme GMNI Tahun 2020

Marhaenist.id - Ditahun 2016, GMNI dirundung perpecahan karena adanya Kongres Luar Biasa…

Merajut Keberlanjutan dan Kemandirian Komisariat, DPK GMNI Hukum UNIB Gelar MAK

Marhaenist.id, Bengkulu – Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Abidin Fikri Warning Pemerintah Pusat: Banjir Sumatera Menggila, Status Darurat Bencana Nasional Jangan Ditunda

Marhaenist.id, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI…

Pejuang Buruh Marhaenis Joppie Tehupeiory Wafat, Warisan Perjuangan KUP KPM Kembali Disorot

Marhaenist.id, Jakarta – Kabar duka datang dari kalangan pejuang buruh Marhaenis. Joppie…

Sektor Pertanian Butuh Dukungan Anggaran dan Kebijakan Konkrit

Marhaenist - Sektor pertanian yang menjadi tempat bagi mayoritas rakyat Indonesia menggantungkan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?