By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Dr. H. Sutrisno: Pengawasan Persaingan Digital Adalah Kewajiban Konstitusional

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

Pemuda Kaubun Tekankan Bawaslu Kutim ke Panwascam Kawal PKPU No 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 15 Januari 2024 | 19:35 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Yohanes Richardo Nanga Wara/Marhaenist.id
Bagikan

Marhaenist.id, Kutai Timur  – Marak terjadi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Politik disembarang tempat yang melanggar (PKPU) Nomor 15 Tentang Larangan Pemilu di Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini membuat geram elemen masyarakat Kutim yang peduli Politik yang santun sesuai dengan ketentuan undang-undang dan menjadi kritik, salah satu kritik itu datang dari Tokoh Pemuda Kaubun, Kutim.

Tokoh Pemuda Kaubun, Kutim, Yohanes Richardo Nanga Wara meminta Lembaga Pengawas Pemilu yakni Bawaslu dan turunannya untuk mengawal PKPU No 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024 untuk menciptakan Pemilu yang damai, jujur, dan adil dalam menyambut semarak pesta demokrasi di Februari 2024 untuk memilih calon pemimpin.

Menurutnya, masyakarat sangat berharap agar Pemilu dapat berjalan damai dan menghasilkan Pemimpin yang dapat menjamin kesejahteraan bagi mereka tentang kebijakan yang dapat pro terhadap rakyat kecil dan calon pemimpin itu dilihat dari perilakunya saat melakukan kampanye dalam hal apapun.

“Dalam konteks agar pelaksanaan Pemilu berjalan dengan lancar dan damai, tentu saja mengikuti Peraturan yang sudah tertuang dalam PKPU Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024,” ucapnya. Senin,(15/01/2024).

Ia juga menyebutkan bahwa PKPU Nomor 15 Pasal 71 telah mengatur tentang tempat umum yang dilarang ditempelkan bahan kampanye atau Alat Peraga Kampanye (APK).

Tempat itu ia katakan, yakni; tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik dan/atau taman dan pepohonan. Tetapi pada kenyataan hal itu justru marak terjadi.

“Pada pasal 71 APK dilarang dipasang pada tempat umum yakni tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, gedung atau fasilitas milik pemerintah, fasilitas tertentu milik pemerintah, dan fasilitas lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum, tetapi hal ini tidak dilakukan dan justru marak terjadi di Kutim,” sambungnya.

Baca Juga:   Jokowi Kecam Israel Atas Pembunuhan Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh

Oleh karena itu Richardo berharap kepada lembaga pengawas pemilu yakni Bawaslu Kutim menekankan kepada Paswascam agar dapat mengawasi Pemilu dengan peserta Pemilu yang dapat patuh terhadap aturan hukum yang sudah di putuskan.

“Saya berharap agar lembaga terkait bisa dapat mengawasi sesuai dengan aturan yang berlaku, kita inginkan Pemilu yang berkualitas, melawan black campaign, isu ras yang dapat memecah belah semangat persatuan bangsa ini,” tutupnya.(*)

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:55 WIB
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:31 WIB
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:07 WIB
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Selasa, 27 Januari 2026 | 19:11 WIB
Dr. H. Sutrisno: Pengawasan Persaingan Digital Adalah Kewajiban Konstitusional
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:46 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Kiamat?

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pernah berdiri gagah sebagai kawah…

Sosialisme Utopis Friedrich Engels

Marhaenist - Sosialisme modern adalah, dalam esensinya, hasil langsung dari pengakuan, di…

GMNI di DIY Keluhkan Kurangnya Program Pengembangan Kader

MARHAENIST - Sejumlah Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Resmi Dideklarasikan, DPC PA GMNI Touna Teguhkan Komitmen Kebangsaan Lewat Dialog Kebangsaan

Marhaenist.id, Touna – Dalam momentum bersejarah yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila,…

Menggugat Patologi Korupsi dan Menagih Restorasi Institusi Penegakkan Hukum

Marhaenist.id - Di banyak negara, pergantian tahun sering dirayakan sebagai simbol optimisme…

DPC GMNI Binjai Apresiasi Langkah Kapolres dalam Upaya Menjaga Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan

Marhaenist.id, Binjai - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Krisis Penyerapan Susu Lokal Menuai Aksi Simbolis Mandi Susu di Boyolali

Marhaenist.id - Sabtu (9/11/2024) lalu terjadi aksi simbolis mandi susu di Tugu Susu…

Semangat Muda Kaum Nasionalis: Deklarasi GSNI Pacitan

Marhaenist.id, Pacitan - Semangat kebangsaan di ranah pelajar kembali berkobar di Kabupaten Pacitan.…

Maret 2025, PA GMNI Berduka: 3 Kadernya Telah Pergi

Marhaenist.id - Di Bulan Maret 2025, Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?