By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Disiplin Ideologi dan Organisasi sebagai Syarat Mutlak GMNI Menjadi Pelopor Gerakan Perjuangan
Masyarakat Betawi Tuan Rumah Kota Jakarta Timur yang Sering Dilupakan
Refleksi Tiga Tahun DPC GMNI Tojo Una-una: Bergerak dari Desa untuk Mewujudkan Indonesia Emas
Putusan MK soal Kolegium dan Konsil Kesehatan: Apa Artinya bagi Dokter, Mahasiswa, dan Pasien?
Paul Finsen Mayor Senator Papua Barat Daya dan Jan Prince Permata Bahas Mitigasi Bencana dan Penerapan Kearifan Lokal untuk Indonesia Emas 2045

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Gelar Aksi Solidaritas di Jakarta, 5 Elemen Organisasi Desak Hentikan Penggusuran Petani Padang Halaban

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 28 Januari 2026 | 17:55 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Puluhan massa dari AGRA, GSBI, GMNI, FMN, Pembaru saat menggelar aksi solidaritas respon cepat atas penggusuran yang terjadi di Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu di depan Kantor PT Sinar Mas, kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2026) (Foto Dendy Se)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Puluhan massa dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Front Mahasiswa Nasional (FMN), dan Pemuda Baru (Pembaru) Jakarta menggelar aksi solidaritas respon cepat di depan Kantor PT Sinar Mas, kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai respons atas penggusuran yang terjadi di Padang Halaban, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Penggusuran dilakukan atas nama eksekusi lahan berdasarkan putusan pengadilan oleh Pengadilan Tinggi Rantau Prapat, atas permohonan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART), dengan pengawalan lebih dari 600 aparat gabungan.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat AGRA, Saiful Wathoni, dalam orasinya menegaskan bahwa PT SMART sesungguhnya sudah tidak lagi memiliki Hak Guna Usaha (HGU) di Padang Halaban. Ia menjelaskan bahwa izin HGU perusahaan tersebut telah berakhir sejak tahun 2024.

“Dengan berakhirnya HGU PT SMART, maka tanah Padang Halaban seharusnya berstatus sebagai tanah negara dan menjadi Tanah Objek Reforma Agraria. Oleh karena itu, Pengadilan Negeri Rantau Prapat seharusnya mengabaikan permohonan eksekusi yang diajukan PT SMART,” tegas Wathoni.

Ia juga menyayangkan sikap Pengadilan Tinggi Rantau Prapat dan negara melalui aparat keamanan yang dinilai lebih sigap melayani kepentingan korporasi dibandingkan memenuhi tuntutan rakyat.

“Negara terlihat lebih cepat menjalankan permohonan PT SMART yang sudah tidak memiliki hak, ketimbang menindaklanjuti permohonan rakyat agar Padang Halaban ditetapkan sebagai Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA). Ini menunjukkan negara tidak sungguh-sungguh menjalankan reforma agraria yang selama ini digaungkan,” ujarnya.

Wathoni menambahkan bahwa sejak September 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional, Kelompok Tani Padang Halaban dan Sekitarnya (KTPHS) bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) telah mengajukan permohonan LPRA kepada negara.

Baca Juga:   DPC GMNI Rokan Hulu Salurkan Donasi Pakaian dan Logistik untuk Warga Terdampak Bencana di Maninjau - Agam

Permohonan tersebut bahkan telah diserahkan secara resmi dan ditandatangani oleh Menteri ATR/BPN, Menteri Kehutanan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, serta pimpinan DPR RI.

Sementara itu, pimpinan GSBI Bagus Santoso mengecam keras tindakan penggusuran yang tengah berlangsung. Menurutnya, penggusuran tersebut tidak memiliki dasar hukum yang sah dan merupakan tindakan melawan hukum.

“PT SMART harus segera angkat kaki dari Padang Halaban. Alat berat harus ditarik keluar, dan aparat keamanan yang mengawal penggusuran juga harus segera ditarik mundur,” tegasnya.

Di lokasi Padang Halaban, proses penggusuran dilaporkan telah berlangsung sejak pagi hari dan mendapat perlawanan dari warga.

Akibatnya, tiga orang massa aksi dilaporkan ditahan, terdiri dari dua mahasiswa dan satu orang petani.

“Bebaskan kawan-kawan kami! Mereka bukan kriminal, mereka hanya mempertahankan hak atas tanahnya,” teriak Darnel, kader GMNI yang bertindak sebagai koordinator lapangan aksi.

Aksi solidaritas tersebut ditutup dengan pembacaan pernyataan sikap bersama dengan tuntutan sebagai berikut:

1. Hentikan penggusuran dan pengusiran petani Padang Halaban serta keluarkan seluruh alat berat dari wilayah Padang Halaban.

2. Tarik mundur seluruh aparat keamanan dari Padang Halaban.

3. Segera berikan hak atas tanah kepada petani Padang Halaban sesuai permohonan LPRA yang telah diajukan oleh KTPHS.

4. Normalisasi kembali kehidupan petani Padang Halaban.

5. Bebaskan seluruh massa aksi Padang Halaban yang ditahan.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Disiplin Ideologi dan Organisasi sebagai Syarat Mutlak GMNI Menjadi Pelopor Gerakan Perjuangan
Minggu, 1 Februari 2026 | 09:18 WIB
Masyarakat Betawi Tuan Rumah Kota Jakarta Timur yang Sering Dilupakan
Minggu, 1 Februari 2026 | 08:27 WIB
Refleksi Tiga Tahun DPC GMNI Tojo Una-una: Bergerak dari Desa untuk Mewujudkan Indonesia Emas
Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:58 WIB
Putusan MK soal Kolegium dan Konsil Kesehatan: Apa Artinya bagi Dokter, Mahasiswa, dan Pasien?
Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:45 WIB
Paul Finsen Mayor Senator Papua Barat Daya dan Jan Prince Permata Bahas Mitigasi Bencana dan Penerapan Kearifan Lokal untuk Indonesia Emas 2045
Sabtu, 31 Januari 2026 | 11:40 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Dukung Fatwa Mahkamah Internasional, Indonesia Minta Israel Akhiri Pendudukan di Palestina

Marhaenist.id, Den Haag - Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda, pada…

Foto: Krisna Wahyu Yanuar, Aktivis Literasi dan Gerakan Rakyat Kedaulatan Laut (Dokpri)/MARHAENIST.

Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung

Marhaenist.id - Krisis ekologis di pesisir Tulungagung hari ini tidak dapat dipahami…

Refleksi Hari Perempuan Internasional: Guyonan Seksis, Cerminan Mentalitas Bobrok!

Marhaenist.id - Perempuan selalu dielu-elukan sebagai simbol keindahan, kelembutan, dan inspirasi. Namun,…

GMNI: Revisi UU Pilkada Inkonstitusional

MARHAENIST - Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menilai revisi UU…

Rakyat Venezuela dan Revolusi Bolivarian

Marhaenist - Sekitar setengah dari populasi pemilih Venezuela dapat dipercaya untuk bergabung…

Demo UU Pilkada Memanas, Massa Aksi Jebol Gedung DPR

MARHAENIST - Demo tolak UU Pilkada di depan DPR masih terus bergejolak.…

Pidato Bung Karno Saat Konferensi Besar GMNI di Kaliurang 17 Februari 1959

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi…

Alumni UI Garda Pancasila (AUIGP) Dukung DPR-RI Gunakan Hak Angket

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia Garda Pancasila (AUIGP) mendukung DPR RI…

Peduli Warga TPA Sampah Batu Layang, PA GMNI Pontianak Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Marhaenist - Dalam rangka Dies Natalies Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-68…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?