
Marhaenist.id, Pekanbaru — Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Dwitunggal FISIP Universitas Riau bersama DPK GMNI Universitas Hang Tuah Pekanbaru menggelar Diskusi dan Seminar Kebangsaan bertema “Meneladani Semangat Juang Kemerdekaan dalam Menjaga Keutuhan NKRI dari Pengaruh Globalisasi untuk Generasi Emas Indonesia.”
Tema yang diusung diambil di tengah menguatnya arus globalisasi yang turut mengikis nilai kebangsaan dan rasa memiliki terhadap tanah air Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kediaman Dinas Ketua DPRD Provinsi Riau tersebut dihadiri tokoh pemuda, akademisi, hingga veteran yang memberikan perspektif mendalam terkait tantangan kebangsaan di era global, Sabtu (6/12/2025).
Dalam sambutannya, Ketua Komisariat GMNI Dwitunggal FISIP UNRI, Rio Harahap, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa generasi muda wajib kembali memahami nilai-nilai perjuangan bangsa di tengah derasnya penetrasi budaya global.
“Semangat kemerdekaan bukan sekadar sejarah, tetapi landasan moral bagi mahasiswa untuk menjaga keutuhan NKRI dan menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan zaman,” ungkap Rio Harahap.

Hadir sebagai narasumber antara lain Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, ST, M.Eng; Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP UNRI, Agus Susanto, S.IP, M.Si; serta Ketua DPD LVRI Riau, Letkol (Purn) H.M. Thoyib.
Ketua LVRI Riau, Letkol (Purn) H.M. Thoyib, menekankan pentingnya merawat nilai-nilai perjuangan para veteran sebagai inspirasi bagi generasi muda. Sementara itu, Tekad Indra Pradana Abidin menyoroti kompleksitas tantangan pemuda masa kini yang menuntut keteguhan tekad dan karakter kuat dalam mencapai tujuan.
Akademisi FISIP UNRI, Agus Susanto, menilai bahwa globalisasi membawa peluang sekaligus ancaman bagi kohesi nasional.
“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan yang mampu memilah pengaruh global dan memperkuat identitas kebangsaan,” tegasnya.
Antusiasme peserta tampak dari tingginya interaksi dalam sesi diskusi, terutama mengenai tantangan ideologi bangsa di tengah derasnya arus digital global.

Melalui kegiatan ini, GMNI Dwitunggal FISIP UNRI dan GMNI Hang Tuah Universitas Hang Tuah Pekanbaru berharap dapat mempertegas peran mahasiswa sebagai pemikir dan pejuang dalam menjaga nilai-nilai Pancasila serta memperkuat persatuan nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang membangkitkan kesadaran nasionalis di kalangan generasi muda,” tambah Rio Harahap.
Atas terselenggaranya acara ini, panitia menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Provinsi Riau serta PA GMNI Riau atas dukungan yang diberikan sehingga agenda kebangsaan tersebut dapat berjalan dengan sukses.***
Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.