By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Dr. H. Sutrisno: Pengawasan Persaingan Digital Adalah Kewajiban Konstitusional
Menghidupkan Marhenisme: Lanfang dan Monterado sebagai Warisan Geopolitik Nusantara
DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Humbang Hasundutan — Bencana alam yang kembali melanda sejumlah wilayah di Sumatera, khususnya Sumatera Utara, tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis mendalam bagi para korban, terutama anak-anak.

Di tengah longsor, banjir, dan kekacauan logistik, pola yang sama kembali berulang: kunjungan singkat para pejabat pusat yang datang dengan rombongan media, membagikan bantuan, lalu pergi sebelum proses pemulihan benar-benar dimulai.

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alunmi (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Humbang Hasundutan (Humbahas) menilai praktik demikian menunjukkan minimnya pemahaman tentang hakikat pemulihan pasca bencana.

Menurut DPC PA GMNI Humbahas, bantuan logistik hanyalah langkah awal, bukan solusi akhir. Anak-anak yang kehilangan rumah, anggota keluarga, maupun rasa aman membutuhkan pendampingan psikologis yang konsisten dan berjangka panjang.

“Trauma tidak dapat diselesaikan hanya dengan karung beras, selimut, atau pidato seremonial. Anak-anak memerlukan kehadiran manusia yang tulus, sabar, dan mampu mendampingi mereka menata ulang rasa aman,” tegas Sekretaris DPC PA GMNI Humbahas, Ganda M. Sihite, dalam pernyataannya.

Ia menilai bahwa perguruan tinggi di Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk mengambil peran sentral dalam pemulihan psikososial pascabencana. Mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari psikologi, kesehatan masyarakat, pendidikan, ilmu sosial, hingga keagamaan mampu menjangkau ruang-ruang yang tidak tersentuh oleh mekanisme birokrasi.

“Bencana di Sumut kembali memperlihatkan kecenderungan lama: negara hadir dengan seremoni, tetapi tidak dengan kedalaman. Anak-anak tidak membutuhkan kunjungan singkat pejabat yang datang dengan rombongan media dan pulang dengan narasi keberhasilan. Mereka membutuhkan pendampingan yang menyentuh inti kemanusiaan mereka,” ujar Ganda.

Ia menambahkan bahwa kampus tidak boleh pasif menunggu instruksi pusat. Pemulihan psikologis seharusnya berjalan beriringan dengan distribusi logistik, bukan menjadi pelengkap dalam laporan resmi penanganan bencana.

Baca Juga:   DPC PA GMNI Touna Apresiasi Kunjungan Bubati ke Mahasiswa Touna di Gorontalo

“Kita membutuhkan energi mahasiswa yang hadir tanpa pretensi, tanpa protokol, tanpa agenda politik untuk mengisi ruang kosong itu. Di titik paling sunyi dari bencana, justru kampus harus tampil,” lanjutnya.

DPC PA GMNI Humbahas menekankan pentingnya kolaborasi lokal antara kampus, gereja, komunitas adat, organisasi masyarakat, dan relawan independen. Selama ini, gerakan solidaritas akar rumput sering kali bergerak lebih cepat dan lebih relevan daripada program pusat yang membutuhkan waktu panjang dan proses administratif.

Lebih jauh, Ganda mengingatkan bahwa trauma psikologis pada anak-anak adalah aspek bencana yang paling sering terabaikan. Ketika tidak ditangani secara serius, dampak tersebut dapat mempengaruhi perkembangan anak, kehidupan sosial jangka panjang, bahkan masa depan komunitas.

“Ini bukan sekadar soal kemanusiaan, ini soal tanggung jawab moral kita sebagai anak bangsa. Jangan biarkan trauma anak-anak dirawat dengan seremoni. Pemulihan psikologis tidak boleh ditempatkan sebagai catatan kaki,” tegasnya.

Melalui rilis ini, DPC PA GMNI Humbahas juga menyerukan agar seluruh perguruan tinggi di Sumatera Utara segera menggerakkan mahasiswa sebagai relawan pemulihan psikososial di lokasi-lokasi terdampak.

“Ini bukan hanya tentang membantu hari ini, tetapi tentang menjaga masa depan anak-anak yang sedang belajar kembali percaya pada dunia. Kampus harus hadir di lapangan, di pengungsian, dan di ruang-ruang kecil tempat anak-anak mencoba tersenyum kembali,” tutup Ganda M. Sihite.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:07 WIB
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Selasa, 27 Januari 2026 | 19:11 WIB
Dr. H. Sutrisno: Pengawasan Persaingan Digital Adalah Kewajiban Konstitusional
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:46 WIB
Menghidupkan Marhenisme: Lanfang dan Monterado sebagai Warisan Geopolitik Nusantara
Selasa, 27 Januari 2026 | 11:26 WIB
DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Senin, 26 Januari 2026 | 23:10 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Sambut Bulan Suci Ramadhan GMNI Touna Bersih-Bersih Mesjid Nurul Hidayah Labiabae

Marhaenist.id, Touna - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Gerakan Mahasiswa Nasional…

Tiga Komponen Marhaenisme

Marhaenist.id - Salah satu karya agung Soekarno di lapangan pemikiran adalah Marhaenisme.…

Polisi dengan kendaraan yang rusak di lapangan stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, setelah bentrokan antara pendukung tim berseteru. AP/Yudha Prabowo

Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya…

Cuaca Politik Tidak selalu Cerah

Marhaenist.id - Bicara cuaca tidak hanya mengenai cuaca alam, cuaca politik pun…

Aksi Nyata untuk Lingkungan yang Lebih Hijau, GMNI Malang dan Kaliku Gelar Gerakan Penanaman Pohon di Sepadan Kali Curungrejo

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ketua Pemuda Demokrat Kecam Pemkot Surabaya: Lamban Tangani Parkir Liar

Marhaenist.id, Surabaya — Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Kota Surabaya, Bustomi Saputra, mengecam keras…

Ganjar Makan Nasi Berkat Lesehan Bareng Warga di Acara Ruwatan Rajab

Marhaenist.id, Ungaran - Ribuan warga Desa Lemahireng, Bawen, Kabupaten Semarang antusias menyambut…

Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks

Marhaenist.id, Bekasi — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bekasi mengajak kalangan mahasiswa…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?