By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Kapitalisme yang Menghapus Jejak Peradaban Bangka Belitung

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 5 Oktober 2025 | 14:46 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto:
Foto: Aditya Nugraha, Ketua DPC GMNI Bangka/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Menyingkap tabir sejarah jauh kebelakang sebelum Indonesia merdeka, masyarakat Bangka Belitung menggantungkan hidup pada hasil bumi dan laut.

Ratusan tahun terjaga hutan dan lautnya dengan beragam ritual adat berupa sedekah gunung dan sedekah laut.

Di daratan masyarakat gemar menanam “Sahang” atau yang biasa kita sebut “Lada”, sahang bangka terkenal sebagai rempah berkualitas tinggi yang tersohor hingga ke negeri sebrang dengan istilah “Muntok White Pepper”.

Di Zaman kerajaan pada masa perdagangan lada menjadi komoditas utama yang bernilai tinggi di bumi Bangka Belitung, kilauan lada mengundang kedatangan belanda yang kemudian memonopoli perdagangan.

Masyarakat pesisir pulau Bangka Belitung begitu erat terjalin hubungan yang harmonis dengan laut, beragam ikan dan kerang menopang hidup masyarakat dengan pemanfaatan yang bijak tercermin pada ritual adat tahunan sedekah laut.

Lalu yang menjadi pertanyaank mendasar bagi kita adalah bagaimana kejayaan rempah dan kekayaan hasil laut bangka belitung saat ini?

Ruang hidup masyarakat Bangka Belitung kini terhimpit korporasi besar yang bergerak di bidang pertambangan timah juga perkebunan monokultur sawit. Setiap jengkal lahan perkebunan berganti menjadi lubang tambang pasir timah juga bentangan laut dan karang hancur melawan aktivitas pertambangan.

Sebaran tanaman lada yang sempat dipuncak kejayaannya beralih fungsi menjadi perkebunan sawit, watak kapitalisme korporasi perlahan menghegemoni masyarakat dengan memberikan CSR berupa bibit sawit yang merubah arah perkebunan lada menjadi sawit.

Setiap gram butir timah yang dikeruk tanpa belas kasih juga setiap biji sawit yang diekstrak hanya membuat semakin terjal jurang kemiskinan bagi kaum proletar dengan kaum borjuis.

Negara terbukti gagal dalam mengelola kekayaan bumi Bangka Belitung. Melekat dibenak masyarakat carut marut pengelolaan tambang timah yang berujung kerugian 300T juga tingginya harga bahan pokok minyak goreng menjadi bukti bahwa seluruh sumber daya alam hanya menjadi lahan eksploitatif yang juga merubah dan menodai peradaban masyarakat adat Bangka Belitung.

Baca Juga:   Pendidikan dan Pembangunan Nasional: Menyangkut Kesejahteraan Rakyat

Kembali kita renungkan seperti apa masa depan peradaban Bangka Belitung? Sudahkah kemenangan kaum marhaen tercapai?***


Penulis : Aditya, Ketua DPC GMNI Bangka Belitung.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Sivitas Akademika Unair Kritik Demokrasi Era Jokowi: Pelemahan, Intervensi, dan Ketidakadilan

Marhaenist.id, Surabaya - Sivitas Akademika Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melontarkan kritik pedas…

Hadiri Sidang Palti Hutabarat, Ganjar: Ini Soal Persaudaraan dan Kemanusiaan

Marhaenist - Mantan Capres dan politisi PDIP, Ganjar Pranowo hadir langsung dalam…

Rudi Tanjung: Bangkitkan Kaum Intelektual, Kokohkan Pancasila di Bumi Nusantara

Marhaenist.id, Selatpanjang – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai Pancasila di wilayah perbatasan NKRI,…

TAP MPRS MPRS 33/1967 Dicabut, Bung Karno Bebas Dari Segala Tuduhan Terkait Komunisme

MARHANEIST - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyerahkan surat pimpinan MPR…

GMNI Sulsel Apresiasi Langkah Prabowo Bebaskan Dua Guru di Luwu Utara

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Arief Hidayat Ucapkan Selamat atas Terselenggaranya Konferda V PA GMNI Jakarta Raya

Marhaenist.id, Jakarta — Prof. Arief Hidayat menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Konferensi…

Wujudkan Anggota/Kader yang Progresif dan Revolusioner, GMNI Kendari Sukses Gelar PPAB Akbar

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kehadiran TNI di Sidang Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Ancam Independensi Peradilan, DPP GMNI: Alarm Bahaya Supremasi Sipil

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Marhaenisme: Suatu Tanya Jawab Sederhana

Marhaenist.id -Tanya jawab sederhana berikut ini penulis buat atas dasar inisiatif penulis…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?