By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Riau Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Amanat Konstitusi
Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Jalan Rusak Loloda Utara Kembali Telan Korban, GMNI Halut Desak Pemprov dan Pemkab Bertanggung Jawab

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 11 Desember 2025 | 23:03 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Erik R. Sibu, Ketua DPC GMNI Halut saat menyampaikan pidatonya di pelantikan/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Halut — Sukacita Natal berubah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Loloda Utara. Buruknya infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut kembali menelan korban jiwa, menegaskan bahwa persoalan aksesibilitas yang telah lama menjadi kebutuhan mendesak tak kunjung mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara, Erik R. Sibu, menyampaikan desakan keras kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara agar segera bertanggung jawab atas tragedi yang kembali terjadi.

“Aktor-aktor kebijakan daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten, memiliki peran konstitusional yang wajib dijalankan. Ini bukan sekadar tanggung jawab politik, tetapi juga tanggung jawab moral demi mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan pembangunan. Jika tidak ada tindakan serius, kerusakan jalan Loloda Utara akan terus menjadi ujian bagi nyawa-nyawa selanjutnya,” tegas Erik, Kamis (11/12/2025).

Erik mengungkapkan, infrastruktur jalan di Loloda Utara sudah puluhan tahun terbengkalai tanpa kepastian pembangunan. Teranyar, pada 10 Desember 2025, seorang warga Loloda Utara meninggal dunia saat dirujuk dari Puskesmas Dorume menuju RSUD Tobelo. Perjalanan rujukan terhambat parah akibat jalan rusak, ketiadaan jembatan, serta kondisi cuaca buruk dan banjir.

“Peristiwa seperti ini bukan yang pertama. Ini adalah tragedi berulang yang menunjukkan gagalnya pemerintah membaca dan menerjemahkan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Meskipun status jalan Loloda Utara berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Erik menilai Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara tidak boleh lepas tangan. Pemkab Halut, katanya, harus aktif menjembatani, mendorong, serta memastikan jalan Loloda Utara ditetapkan sebagai prioritas pembangunan yang mendesak.

Tagline “HALUT SETARA” yang diusung Bupati Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman Hi. Ahmad, menurut Erik, tidak boleh menjadi sekadar slogan kampanye. Pemerintah harus membuktikan keseriusan melalui kebijakan dan pelayanan yang benar-benar setara di seluruh wilayah Halmahera Utara, termasuk Loloda Utara, baik dalam aspek infrastruktur, pendidikan, maupun kesehatan.

Baca Juga:   Layangkan Penyataan Sikap Ke Pemerintah, GMNI Se-Indonesia Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Kepada Suharto

Erik juga menyoroti Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, agar menempatkan pembangunan jalan dan jembatan Loloda Utara sebagai agenda prioritas. Ia menilai bahwa pembangunan harus berbasis kebutuhan masyarakat dan bersifat bottom-up.

“Maluku Utara ini luas, bukan hanya Loloda Utara. Namun, jika dibandingkan dengan proyek-proyek jalan baru, kebutuhan mendesak seperti akses jalan dan jembatan di Loloda Utara seharusnya mendapat perhatian utama, apalagi sudah berulang kali memakan korban jiwa,” ujar Erik.

Di akhir pernyataannya, Erik menegaskan komitmen GMNI Halut untuk terus mengawal aspirasi masyarakat.

“GMNI Halut akan selalu siap berhadap-hadapan dengan Pemprov maupun Pemkab untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan demokratis, demi kepentingan masyarakat Halmahera Utara,” tandasnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Riau Tegaskan Polri di Bawah Presiden Merupakan Amanat Konstitusi
Selasa, 27 Januari 2026 | 22:05 WIB
Digadang akan Menggantikan Prof. Arief, Ini Deretan Kontroversi Adies Kadir!
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:55 WIB
Gelar Peluncuran dan Bedah Buku Prof. Arief Hidayat, Tandai 13 Tahun Pengabdian sebagai Hakim Konstitusi
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:31 WIB
GMNI Nilai Pencabutan 28 Izin Perusahaan Harus Jadi Awal Reformasi Kehutanan
Selasa, 27 Januari 2026 | 20:07 WIB
Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’
Selasa, 27 Januari 2026 | 19:11 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Menjelang Kemerdekaan RI Ke 80 Dibawah Banyang-Banyang Premanisme dan Distopia Orwellian

Marhaenist.id – Ditengah gelombang tanda tanya dikalangan pengusaha perihal logo HUT ke…

Food Estate Gagal, Warga Kalteng: Warga Sering Kebanjiran

Marhaenist.id, Palangkaraya - Kegagalan program food estate di beberapa daerah Kalimantan Tengah…

Bertemu Ganjar di Kota Ambon, Aktivis Gemini Club Merasa Seperti Bertemu Saudara Kandung yang Terpisah

Marhaenist.id, Ambon - Kedatangan Ganjar Pranowo dalam Kampanye terbukanya di lapangan Merdeka…

Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, DPP PA GMNI Layangkan Pernyataan Sikap

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Sikapi Situasi Politik Nasional, Raden Hernawan Tuntut Pemakzulan Gibran dan Copot Kapolri

Marhaenist.id, Jakarta – Aktivis Indonesia yang juga merupakan Kader Gerakan Mahasiswa Nasional…

Suluh Marhaenis Situbondo: Irham Kahfi, Idealisme Bung Karno di Tangan Generasi Baru

Marhaenist.id - Irham Kahfi Yuniansah atau yang sering disapa Kahfi lahir di…

GMNI Sambut Hangat Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia

MARHAENIST - Ketua DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Daerah Khusus Jakarta,…

KNPI Kabupaten Lebak Batal Aksi, Ganti dengan Dialog Semu: Cermin Kemunduran Gerakan Pemuda

Marhaenist.id, Lebak - Di tengah suhu politik nasional yang memanas dan berbagai…

DPC PA GMNI Kab Klaten Adakan Vaksinasi Booster Untuk Karyawan dan Buruh

Marhaenist - Dewan Pengurus Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC PA…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?