By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Soroti Aksi Pencemaran Limbah Hasil Pengeboran RIG GWDC milik PT PHSS, GMNI Balikpapan Desak Kepolisian Bebaskan Nelayan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 14 Februari 2025 | 18:38 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: GMNI Balikpapan saat melakukan konsolidasi dalam bentuk aksi/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Balikpapan – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Balikpapan menggelar konsolidasi internal yang merupakan bentuk respon terhadap permasalahan yang yang dialami nelayan Muara Badak buntut dari pencemaran limbah hasil pengeboran RIG GWDC milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) yang mengakibatkan kerang dara yang di budidaya nelayan mengalami mati massal.

Diketahui, di Muara Badak sebanyak 299 nelayan menggantungkan kehidupannya pada Budidaya kerang dara, dari hasil budidaya kerang dara nelayan dapat menghasilkan 10 ton kerang dara setiap harinya yang digunakan untuk membangun rumah, menjadi sumber penghidupan, bahkan membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi.

Namun, limbah yang dibuang perusahaan secara tidak bertanggung jawab tersebut selain mencemari lingkungan juga akhirnya membuat pembudidaya kerang dara mengalami gagal panen dan membuat kerugian yang sangat besar bagi nelayan.

“Pencemaran lingkungan merupakan ancaman serius bagi kelangsungan lingkungan dan kehidupan nelayan lokal apalagi limbahnya dibuang disebarang tempat,” ujar Bung Hiskia, Kamis (13/2/2025).

Sebelumnya nelayan yang tergabung dalam Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara menggelar aksi protes di simpang enam Muara Badak, Rabu (12/2/2025) yang merupakan aksi lanjutan yang mereka lakukan sepekan sebelumnya.

Namun, unjuk rasa tersebut berujung ricuh setelah aparat kepolisian Polres Kota Bontang mengambil tindakan represif membubarkan secara paksa bahkan menggunakan water cannon terhadap massa aksi.

Imbasnya, ada 10 orang yang diamankan oleh Polres Kota Bontang, awalnya ada tujuh pendemo ditangkap namun kemudian tiga orang lainnya ikut diamankan di jalan poros menuju Anggana, Kutai Kartanegara.

Atas hal itu, GMNI Balikpapan menyatakan rasa prihatin yang mendalam terkait penangkapan beberapa nelayan kerang dara oleh Polres Bontang dalam aksi demonstrasi di Muara Badak.

Baca Juga:   DPC GMNI Jakarta Timur: Kawasan Industri Pulogadung Diduga Jadi Penyumbang Polusi Udara di DKI Jakarta

Menurut mereka, aksi yang dilakukan oleh Aliansi Peduli Nelayan Kerang Dara di depan PT PHSS merupakan bentuk protes terhadap dampak buruk yang ditimbulkan oleh perusahaan terhadap mata pencaharian mereka dan tindakan represif yang berupa pembubaran paksa dan penangkapan oleh aparat kepolisian adalah langkah yang tidak tepat dan berlebihan.

Dari itu, GMNI Balikpapan mendesak Polres Bontang untuk segera membebaskan nelayan-nelayan tersebut tanpa syarat.

‘Kami mendesak Polres Bontang untuk membebaskan para nelayan tersebut karena mereka bukanlah penjahat, meraka hanya memperjuangkan kehidupannya,” ujar Bung Faruq perwakilan dari GMNI.

GMNI Balikpapan mendesak Polres Bontang untuk mengutamakan pendekatan yang lebih humanis dalam menyelesaikan masalah ini.

“Saya melihat bahwa pihak Polres Bontang sangat tidak humanis dan terkesan refresif” tegas Bung Faruq.

GMNI Balikpapan juga mengimbau Pemerintah Daerah untuk segera mengambil solusi yang tegas dalam menyikapi permasalahan ini serta memfasilitasi mediasi antara masyarakat atau nelayan kerang dara dengan PT PHSS untuk mencari solusi yang adil dan memperhatikan hak-hak masyarakat serta keberlangsungan lingkungan.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan permasalahan ini,” pungkas Bung Faruq.

Maka dari itu, GMNI Balikpapan menuntut:

1. Mengecam Kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian kepada massa aksi.

2. Mengecam segala bentuk kerusakan lingkungan yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS).

3. Mendesak Pemerintah Daerah untuk segera mengevaluasi Amdal Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS).

4. Mendesak Pemerintah Daerah untuk segera menyelesaikan dampak sosial dan hukum yang dirasakan masyarakat.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Putusan MK soal Kolegium dan Konsil Kesehatan: Apa Artinya bagi Dokter, Mahasiswa, dan Pasien?

Marhaenist.id - Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan sebagian gugatan terhadap Undang-Undang Nomor…

Diduga Tak Taat Bayar Pajak Restoran, GMNI Minta Pemerintah Kota Cabut Izin Mixue dan Menutup Seluruh Cabangnya di Kota Binjai

Marhaenis.id, Binjai - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Tangan Halus Pemerintah di Balik Pecahnya Nasionalisme dalam GMNI?

Marhaenist.id – Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) versi Imanuel-Sujarhi yang digelar…

Kawal Putusan MK, GMNI Airlangga Inisiasi Gerakan Demonstrasi Respons Kemelut RUU Pilkada

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Airlangga bersiap melakukan aksi…

DPP GMNI Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Cermin Gagalnya Sistem Pendidikan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pemerintah Harus Siapkan Jaminan Sosial Menyeluruh Bagi Masyarakat Miskin Ekstrem

Marhaenist - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA…

Peringati Dies Natalis Ke 70, DPK GMNI STAI YPIQ Baubau Gelar Diskusi Publik dalam Menyambut PILKADA Serentak 2024

Marhaenist.id, Baubau - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kritik Inteligensia dan Legitimasi Kekuasaan: Dari Situasi Hindia Belanda ke Indonesia “Merdeka” Hari Ini

Marhaenist.id - Dalam karya sejarahnya yang monumental Revolusi: Indonesia dan Lahirnya Dunia…

Alumni UI Garda Pancasila (AUIGP) Dukung DPR-RI Gunakan Hak Angket

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia Garda Pancasila (AUIGP) mendukung DPR RI…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?