By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Sambut HUT Ke-16, GMNI Gelar Aksi Evaluasi Kinerja Pemkot Tangsel

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 19 November 2024 | 10:50 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: GMNI Kota Tangsel saat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pemkot Tangsel, Senin (18/11/2024)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Tangsel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangsel yang ke-16, Senin (18/11/2024).

Dalam aksi itu, Ketua GMNI Kota Tangsel, Kriston Haluya Situmorang mengutarakan kekecewaan atas kinerja Pemkot Tangsel yang dianggap belum maksimal dalam berkinerja, dimana ada permasalahan yang terus berulang dan tidak mampu ditangani dengan baik selama 16 Tahun sejak Kota Tangsel Berdiri.

“Hal ini telah menjadi catatan serius sebab menyangkut hajat hidup seluruh masyarakat Kota Tangsel dan perlu adanya sebuah evaluasi terhadap kinerja kepemimpinan Pemkot Tangsel agar persoalan-persoalan yang ada di Kota Tangsel dapat secepatnya diselesaikan,” ujar Kriston sapaan akrabnya kepada awak media.

Dalam momentum tersebut, dikatakan Kriston bahwa GMNI Kota Tangsel melakukan aksi unjuk rasa bukan semata-mata hanya untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Tangsel ke-16 tetapi jauh lebih dalam, yaitu memberikan satu peringatan kepada Pemkot Tangsel atas segala persoalan yang ada.

“Dengan segala keresahan dan kegelisahan, kami DPC GMNI Kota Tangsel akan memberikan satu pantikan Refleksi dan Pengingat Kepada Pemkot Tangsel dan pemberitahuan Kepada seluruh masyarakat Kota Tangsel bahwa segala persoalan yang ada di Kota Tangsel harus segera di selesaikan dalam momentum menuju HUT Kota Tangsel ke-16,” sambung Kriston.

Adapun dalam aksi yang dilakukan DPC GMNI Kota Tangsel mengangkat beberapa permasalahan-permasalahan yang penting diantaranya adalah:

1. Ketidak mampuan Pemkot Tangsel dalam menjalankan Perwal Nomor 58 Tahun 2019 yang membatasi jam Oprasional Truk Muatan Mulai Pukul 05:00 WIB-22:00 WIB.

2. Kekerasan di dunia pendidikan yang sering terjadi di Kota Tangsel. Pemkot dirasa belum mampu memberikan rasa aman serta nyaman terhadap ruang-ruang pendidikan di Kota Tangsel. Banyaknya Kasus Bullying, Kekerasan Seksual, Kekerasan yang dilakukan oleh siswa terhadap siswa bahkan Oknum Guru terhadap muridnya.

Baca Juga:   Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

3. Penanggulangan Sampah yang belum maksimal. diketahui bahwa TPA Cipeucang yang kerap Over Load dan adanya temuan TPA Ilegal di Kabupaten Tangerang dimana adanya dugaan sampah dalam TPA tersebut berasal dari Kota Tangsel.

4. Minimnya Ruang Terbuka Hijau di Kota Tangsel. Menurut Pasal 29 ayat 2 Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 dinyatakan secara jelas Porsi Ruang Terbuka Hijau Pada Wilayah Kota paling Sedikit 30% dari luas wilayah Kota, sedangkan dalam RKPD 2023 Kota Tangsel baru mencapai 4,31% sangat jauh dari presentase luas minimum.

5. Kemacetan lalulintas kerap terjadi dijalan-jalan yang berada dikota Tangsel, diakibatkannya tidak terintegrasinya modal transportasi umum di Tangsel dan jurangnya infrastruktur seperti JPO juga menjadi alasan terhambatnya laju kendaraan bermotor dan membahayakan bagi penyebrang jalan.

6. Polusi udara yang ada di Kota Tangsel yang buruk bahkan pernah masuk sebagai kota paling berpolusi di Indonesia, dibuktikan bahwa pada 2023 penderita ISPA di Kota Tangsel hampir mencapai 30.000.

7. Ketimpangan Pembangunan, Pemkot Tangsel dirasa lamban dalam melakukan Pembangunan Kota didaerah-daerah tertentu seperti Pamulang dan Ciputat. Karena dalam segi Pembangunan Pemkot tidak mampu bersaing dengan kawasan yang dikuasai oleh swasta sehingga ketimpangan pembangunan benar-benar terlihat nampak antara kawasan yang 100% dikelola oleh Pemerintah Kota dan Kawasan yang memiliki Campur tangan Pihak Swasta.

8. Kabel Semerawut menjadi masalah sebab kabel semerawut di Kota Tangsel dianggap dapat membahayakan karna berpotensi Kebakaran yang di akibatkan Arus Pendek Listrik.

9. Kekerasan Seksual hal ini perlu diperhatikan karna setiap masyarakat di Kota Tangsel wajib diberikan Rasa aman dan nyaman dalam hidup.

10. PT. PITS sebagai BUMD yang seharusnya dapat mendorong pendapatan Daerah justru menjadi beban sebab terus merugi. Menurut Informasi yang di dapat selama periode 2014-2021 PT. PITS terus merugi dan malah menjadi beban Pemda.

Baca Juga:   Menyatukan Barisan: Seruan Kader DPK GMNI FKIP Universitas Khairun Ternate untuk Merumuskan Strategi Kolektif Menghadapi Polemik DPP

11. Kota Tangsel masih dikepung oleh Banjir, masalah ini disebabkan lalainya DSDABMBK Tangsel yang menyebabkan jebolnya turap sungai Perumahan Taman Mangu Indah di Kota Tangsel.

Ketua DPC GMNI Kota Tangsel itu juga mengatakan bahwa permasalahan yang ada hanyalah sebagian kecil dari permasalahan yang terjadi di Kota Tangsel dan ini harus menjadi program urgensi yang secepatnya harus diselesaikan dan tidak belarut-larut.

“Dengan Ini kami Mendorong Kepada Pemkot Tangsel untuk secepatnya berbenah dan mengevaluasi seluruh jajaran yang terkait terhadap permasalahan di Kota Tangsel, agar terwujudnya Kota Tangsel dengan motto Cerdas, Modern dan Religius,” tandas Kriston.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

6 DPK GMNI Halut Setujui Copot Wilson Musa Sebagai Ketua Cabang

Marhaenist.id, Halut - 6 (Emam) Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Pentingnya Keterwakilan Unsur Mahasiswa Didalam Satgas PPKS Unpam

 Marhaenist.id - Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) menurut…

Teror Bukan Bantahan: Ketika Kritik Dibalas Intimidasi dan New Orde Baru Muncul 

Marhaenist.id - Ternyata, menjadi orang kritis di negeri ini kini terasa lebih…

Ketua DPK FKIP Universitas Khairun: M Asrul Bukan Ketua Cabang Sah, Ia Mengatasnamakan GMNI Ternate untuk Kepentingan Pribadi

Marhaenist.id, Ternate — Ketua Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Pemilu 2024 dan Tiktok

Marhaenis.id - Penggunaan media sosial dalam pemilu 2024 telah menjadi fakta yang…

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani. FILE/IST. Photo

PDIP Disebut Akan Sulit Dapatkan Koalisi Jika Usung Puan Maharani

Marhaenist - Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan PDI Perjuangan…

Dibuka oleh Anggota DPRD, DPC GMNI Wakatobi Sukses Gelar PPAB Ke II

Marhaenist.id, Wakatobi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tata Regulasi Ditengah Disrupsi Teknologi, Ayo Dukung Bitcoin Sebagai Bagian dari Cadangan Devisa

Marhaenist.id - Dalam satu dekade terakhir, perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan Blockchain…

Kritik Pernyataan Imanuel, Eksponen GMNI: Ada Pelecehan Demokrasi yang Ditutupi Demi Memenangkan Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyayangkan pernyataan Imanuel…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?