By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Republik Jenderal Multitasking
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jombang Sesalkan Tindakan Tidak Etis Tenaga Kesehatan RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung: Desak Evaluasi dan Investigasi Menyeluruh

Eko Zaiwan
Eko Zaiwan Diterbitkan : Jumat, 30 Mei 2025 | 20:26 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Daffa Raihananta, Ketua DPC GMNI Jombang 2024-2025/MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist.id, Jombang – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jombang, melalui ketuanya, Daffa Raihananta, menyampaikan penyesalan mendalam atas tindakan tidak profesional yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Ia mendesak pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Kesehatan dan manajemen rumah sakit, untuk segera melakukan evaluasi serta investigasi internal secara menyeluruh.

“Kami sangat prihatin atas beredarnya video siaran langsung di TikTok yang dilakukan oleh dua perawat di salah satu rumah sakit swasta di Jombang saat berlangsungnya tindakan operasi caesar. Tindakan tersebut jelas bertentangan dengan standar etika profesi, peraturan rumah sakit, dan prinsip perlindungan hak privasi pasien,” ujarnya.

Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, serta hak pasien atas privasi harus menjadi prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Kata dia pula, setiap bentuk dokumentasi medis, baik foto maupun video, wajib dilakukan dengan izin tertulis dari pasien, dan hanya diperuntukkan bagi kepentingan edukasi atau dokumentasi resmi.

Meski demikian, ini menjadikan proses medis sebagai konten hiburan atau ajang eksistensi pribadi di media sosial tanpa persetujuan dan tanpa pertimbangan etis merupakan pelanggaran serius terhadap kode etik profesi.

“Kami menegaskan bahwa tindakan siaran langsung di TikTok saat operasi, tanpa izin pasien, merupakan pelanggaran etika yang tidak dapat ditoleransi,” tambah Daffa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahya Widada, menjelaskan bahwa dua orang dalam video tersebut merupakan perawat yang saat itu sedang menangani proses persalinan di RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung.

Keduanya telah dipanggil dan diberikan pembinaan. Pihak rumah sakit juga telah mendapat teguran pada 27 Mei 2025, serta secara resmi mengumumkan pemecatan terhadap kedua perawat tersebut karena melanggar kode etik profesi.

Baca Juga:   Kritik Pernyataan Imanuel, Eksponen GMNI: Ada Pelecehan Demokrasi yang Ditutupi Demi Memenangkan Pilpres

Meski telah diambil tindakan terhadap kedua tenaga kesehatan tersebut, kami menekankan perlunya langkah lebih lanjut.

“Kami mendesak Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit untuk melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap pelanggaran yang terjadi, serta segera menyusun langkah-langkah perbaikan guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan itu.

“Kami ingin menegaskan bahwa kode etik profesi bukanlah sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang wajib dijunjung tinggi demi menjaga martabat profesi dan keselamatan pasien,” tambahnya.

“Harapannya, ke depan, masyarakat Kabupaten Jombang dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berintegritas,” tandasnya.***

Penulis: Husein/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:40 WIB
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:04 WIB
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Sabtu, 6 Desember 2025 | 22:30 WIB
Republik Jenderal Multitasking
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:46 WIB
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Hadiri Kampanye Akbar di GBK, Atikoh dan Alam Curi Perhatian Ratusan Ribu Pendukung Ganjar-Mahfud

Marhaenist.id, Jakarta - Siti Atikoh Suprianti dan Zinedine Alam turut hadir mendampingi…

Bulan Juni, Bung Karno, dan Pancasila

Marhaenist.id - Indonesia menyebut Juni sebagai Bulannya Bung Karno. Pasalnya, tiga peristiwa…

Dukung Persatuan, DPD GMNI Sultra Apresiasi Terbentuknya Forum Nasional Komunikasi Persatuan dalam Konsolidasi Nasional di Blitar

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulawesi…

Wujudkan Generasi Emas 2045, DPD GMNI Sulbar Gelar Konferda Ke-II

Marhaenist.id, Mamasa - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPC GMNI Binjai Soroti Dugaan Mark Up Dana Rutin di Dinas Kesehatan Kota

Marhaenist.id, Binjai - Kasus dugaan pemotongan dana rutin yang mencuat dibeberapa Organisasi…

Hadiri Milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa, Ganjar Didoakan Cita-Citanya Terkabul

Marhaenist.id, Jakarta - Ganjar Pranowo hadiri milad ke-28 Majelis Nurul Musthofa di…

‘Tak Tahu Berterima Kasih’, Perkataan Dedy Pada Seorang Anak Kecil Seperti Maling Teriak Maling dan Hanya Melukai Hati

Marhaenist.id - Dedi Cozbuzzer (DC) adalah contoh nyata bagaimana prilaku manusia yang…

Jokowi Terima Anggota Bawaslu Periode 2022-2027

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum…

Politik Kita dan Zaman Edan

Marhaenist.id - Ketika itu seorang pujangga agung keraton Surakarta, R Ng Ranggawarsita…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?