By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kawal Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 T, Aliansi Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Ketiga & Serahkan Berkas Laporan Resmi ke Kejaksaan Agung
Di Balik Kenaikan BBM: Ketika Beban Fiskal Dialihkan kepada Masyarakat dan Paradoks Swasembada Energi
DPC GMNI Jakarta Timur Serukan “Revolusi Total”, Soroti Krisis Ekonomi hingga Dugaan Korupsi Program Strategis Negara
Papan Catur Global dan Jerat Fosil: Menggugat Rabun Jauh Penguasa atas Kenaikan BBM dan Hilangnya Marwah Bangsa
Prof. Ikrar Nusa Bhakti Soroti Minimnya Keterlibatan Dubes dalam Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Gelar Mimbar Bebas, AMPERA Tojo Una-Una Respons Tragedi Bunuh Diri Siswa SD di NTT

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 17 Februari 2026 | 22:04 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: AMPERA saat menggelar aksi Mimbar Bebas di Taman JH Ampana Kota, Ampana, sebagai bentuk duka mendalam sekaligus protes atas tragedi bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di NTT, Senin (16/2/2026) (Dok. GMNI Touna)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist id, Ampana – Di bawah langit Tojo Una-Una, suara perlawanan menggema bukan sekadar memecah kesunyian, melainkan menggugat nurani negara yang dinilai semakin abai terhadap nasib generasi muda.

Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat (AMPERA) menggelar aksi Mimbar Bebas di Taman JH Ampana Kota, Ampana, sebagai bentuk duka mendalam sekaligus protes atas tragedi bunuh diri seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (16/2/2026).

Aliansi ini merupakan gabungan dari berbagai elemen organisasi mahasiswa dan pemuda, antara lain Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una, Liga Mahasiswa Nasional Indonesia (LMND) Tojo Una-Una, dan HMM.

AMPERA menilai tragedi tersebut bukan sekadar insiden individual, melainkan potret kegagalan sistemik dalam tata kelola pendidikan nasional, khususnya dalam aspek perlindungan psikologis dan kesejahteraan peserta didik.

Ketua DPC GMNI Tojo Una-Una, Ricky M. Nibi, dalam orasinya menegaskan bahwa tragedi tersebut merupakan refleksi dari rapuhnya sistem pendidikan nasional.

“Pendidikan seharusnya menjadi rahim tempat harapan dilahirkan, bukan ruang sempit yang memaksa seorang anak memilih maut sebagai jalan keluar. Ketika pendidikan diposisikan sebagai variabel pinggiran dan bukan prioritas utama, maka kita sedang menyaksikan keruntuhan fondasi peradaban. Kematian anak di NTT adalah duka nasional yang lahir dari kelalaian kebijakan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Gita Floressita, menekankan pentingnya perhatian serius pemerintah terhadap kesehatan mental anak, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.

> “Kami mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk tidak menganggap remeh isu kesehatan mental di sekolah. Negara harus hadir bukan hanya sebagai pemungut kewajiban warga, tetapi sebagai pelindung dan penjamin kesejahteraan rakyatnya,” ujarnya.

Tuntutan dan Agenda Perjuangan AMPERA

Baca Juga:   Wujudkan Generasi Emas 2045, DPD GMNI Sulbar Gelar Konferda Ke-II

Dalam aksi tersebut, AMPERA juga menyampaikan sejumlah tuntutan strategis kepada pemerintah daerah sebagai bentuk evaluasi dan dorongan perbaikan kebijakan, meliputi:

Sektor Pendidikan

1. Implementasi program Makan Bergizi Gratis secara transparan, tepat sasaran, dan memberdayakan pangan lokal Tojo Una-Una.

2. Penyaluran beasiswa daerah secara objektif, bebas nepotisme, dan menjamin keberlanjutan studi mahasiswa kurang mampu.

3. Pendidikan dasar gratis dan merata melalui penguatan konsep Sekolah Rakyat.

4. Pendirian perguruan tinggi berkualitas di Ampana untuk meningkatkan akses pendidikan dan memperkuat ekonomi lokal.

Sektor Ekonomi

1. Investasi yang menyerap tenaga kerja lokal secara dominan.

2. Pembangunan infrastruktur jalan produksi guna memperlancar distribusi hasil pertanian.

3. Stabilitas harga kebutuhan pokok dan perlindungan daya beli masyarakat.

4. Akses mudah terhadap BBM subsidi bagi nelayan kecil tanpa praktik pungutan liar.

Sektor Sosial dan Pelayanan Publik

1. Reformasi birokrasi yang bersih dari intervensi politik.

2. Pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, akurat, dan transparan.

3. Peningkatan kualitas layanan listrik oleh PLN dan air bersih oleh PDAM Tojo Una-Una.

4. Pengembangan sistem pengelolaan limbah modern guna melindungi ekosistem laut.

Sektor Budaya dan Pariwisata

1. Penguatan dan pelestarian budaya lokal sebagai fondasi pembangunan daerah.

2. Pengelolaan pariwisata Kepulauan Togean berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

3. Pendokumentasian arsip sejarah daerah sebagai sumber literasi generasi mendatang.

Dugaan Korupsi dan Evaluasi Investasi

AMPERA juga mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi dana desa di Desa Dolong B dan Desa Katupa. Selain itu, mereka meminta evaluasi terhadap aktivitas investasi oleh PT Indo Tambang Pasir Utama yang ditolak masyarakat Balanggala karena dinilai terlalu dekat dengan permukiman serta diduga belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Juga:   Kembalikan Kedaulatan Aggraria di Desa Pamboborang

Seruan Moral dan Evaluasi Kebijakan

AMPERA menegaskan bahwa tragedi bunuh diri siswa di NTT harus menjadi momentum refleksi nasional, khususnya dalam memperbaiki sistem pendidikan, kesehatan mental, dan tanggung jawab negara terhadap masa depan anak bangsa.

Aliansi ini berharap seluruh tuntutan yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah daerah Tojo Una-Una, guna menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat serta menjamin keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kawal Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 T, Aliansi Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Ketiga & Serahkan Berkas Laporan Resmi ke Kejaksaan Agung
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:02 WIB
Di Balik Kenaikan BBM: Ketika Beban Fiskal Dialihkan kepada Masyarakat dan Paradoks Swasembada Energi
Kamis, 11 Juni 2026 | 18:02 WIB
DPC GMNI Jakarta Timur Serukan “Revolusi Total”, Soroti Krisis Ekonomi hingga Dugaan Korupsi Program Strategis Negara
Kamis, 11 Juni 2026 | 08:55 WIB
Papan Catur Global dan Jerat Fosil: Menggugat Rabun Jauh Penguasa atas Kenaikan BBM dan Hilangnya Marwah Bangsa
Rabu, 10 Juni 2026 | 22:54 WIB
Prof. Ikrar Nusa Bhakti Soroti Minimnya Keterlibatan Dubes dalam Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:21 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat

Marhaenist.id -;Darah juang yang mengalir dalam nadi pergerakan mahasiswa tidak akan pernah…

GMNI Halut Soroti Pemotongan Gaji Petugas Kebersihan, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Outsourcing

Marhaenist.id, Halmahera Utara —Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara melalui Wakil…

Sambut Bulan Suci Ramadhan GMNI Touna Bersih-Bersih Mesjid Nurul Hidayah Labiabae

Marhaenist.id, Touna - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Gerakan Mahasiswa Nasional…

(Jika) Bobibos vs Pertamina: Benturan Inovasi dan Kekuasaan di Panggung Energi Nasional

Marhaenist.id - Di tengah dinamika ekonomi nasional yang semakin kompleks, muncul satu…

Pidato Bung Karno Saat Konferensi Besar GMNI di Kaliurang 17 Februari 1959

Lenyapkan Sterilitiet Dalam Gerakan Mahasiswa Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi…

Geopolitik Marhaenisme di Laut Nusantara, Pengamat Budaya Geopolitik Nusantara: Kedaulatan untuk Rakyat Maritim

Marhaenist.id, Blitar - Kecaman Kementerian Luar Negeri China atas penangkapan Presiden Venezuela…

Eco-Marhaenisme dan Hegemoni Kekuasaan Korporasi Penguasaan Hutan Adat Papua Era Jokowi

Marhaenist.id - Awal hingga pertengahan tahun 2024, Indonesia dihadapkan dengan banyak persoalan…

Kerawanan Perpres 75/2024 tentang Percepatan Pembangunan IKN

Marhaenist - Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 75 Tahun 2024, terdapat kebijakan…

Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.

Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat

Marhaenist.id - Selama bertahun-tahun, pemerintah baik pusat maupun daerah, kerap menjadikan masuknya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?