By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Diduga Tak Taat Bayar Pajak Restoran, GMNI Minta Pemerintah Kota Cabut Izin Mixue dan Menutup Seluruh Cabangnya di Kota Binjai

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 18 Maret 2024 | 13:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Windi Tanjung, Ketua DPC GMNI Binjai/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenis.id, Binjai – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Binjai, Windi Tanjung meminta kepada Pemerintah Kota Binjai dalam hal ini; Kepala Dinas DPMPPTSP Kota Binjai, Kepala BPKPAD Kota Binjai, dan Kepala Satpol PP Kota Binjai untuk menutup dan menyegel seluruh cabang Mixue di Kota Binjai.

Menurut Windi Tanjung, hal ini dikarena Mixue diduga tidak taat membayar pajak restoran sesuai dengan Perda Kota Binjai No.1 Tahun 2024 untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal Mixue adalah salah satu brand yang terkenal dan juga banyak peminatnya.

“Kami meminta Pemerintah Kota Binjai dalam hal ini yaitu Dinas DPMPPTSP, BKPAD Kota Binjai dan juga Satpol PP Kota Binjai untuk menindak Mixue karena diduga tidak taat membayar pajak restoran. Padahal ia bukan merek kecil dan banyak pula peminatnya tapi untuk membayar pajak saja kita duga mereka tidak taat, padahal ini untuk menambah PAD yang digunakan untuk kemajuan pembangunan daerah,” ucap Windi saat ditemui di Sekeretariat DPC GMNI Kota Binjai, (30/03/2024).

Windi Tanjung juga menyarankan kepada Pemerintah Kota Binjai agar memiliki data yang lengkap terkait restoran-restoran yang tidak taat membayar pajak untuk memenuhi kewajiban restoran tersebut membayar pajak sebagai upaya meningkatkan PAD.

“Sekarang ini sepertinya ekonomi sudah mulai tumbuh, banyak juga restoran yang ramai pengunjung, yang pasti omsetnya sudah memenuhi syarat untuk membayar pajak. Ayo dong pemilik usaha-usaha yang Besar taat lah bayar pajak restoran untuk menambah PAD Kota Binjai jangan banti ketika ditindak, kalian menyalahkan Pemerintah! Sedangkan kalian yang tidak taat bayar pajak!,” saran Windi sapaan akrabnya.

Windi menyerukan kepada pemilik-pemilik usaha besar yang ada di Kota Binjai untuk taat dalam membayar pajak restoran agar pembangunan daerah berjalan.

Baca Juga:   Bung Toban dan Jiwa Marhaenisme : Kesetiaan Kader pada Jalan Rakyat Menuju Revolusioner

“Bantulah kerja Kepala Dinas BPKPAD itu, nanti kalo tidak taat kalian bayar pajak yang disalahkan Kepala BPKPAD sedangkan kalian yang salah, kalian yang bandel tidak taat bayar pajak, nanti kalo disegel bilang-nya pemerintah tidak pro rakyat tidak mendukung usaha masyarakat. Kita punya aturan yang harus kalian taati!,” tegas Windi.

Aktivis Kota Binjai ini, juga menuturkan, jika restoran-restoran yang tidak patuhi aturan, Pemerintah Kota Binjai harus bertindak tegas terhadap pelaku usaha tersebut sehingga dapat memberikan efek jera atau pelajaran bagi pengusaha restoran lainnya.

Pasalnya, kata Windi, banyak restoran yang telah meraup keuntungan setiap hari, bahkan hingga jutaan namun enggan membayar pajak.

“Kalau dibiarkan, pembangunan tidak bakal maju karena PAD turun, tidak mampu membiayai semua kebutuhan yang ada,” tutur Windi.

Windi, dalam waktu dekat akan menyambangi seluruh cabang Mixue yang ada di Kota Binjai guna untuk mempertanyakan dan menginvestigasi kebenaran tentang dugaan tidak taatnya pihak Mixue dalam membayar pajak restoran.

“Dalam waktu dekat ini, kami GMNI Kota Binjai akan turun langsung di lapangan guna mengecek kebenaran ketidakpatuhan Restoran Mixue dalam pembayaran pajak kepada Pemerintah Kota Binjai sebagai upaya untuk melakukan investigasi,” tutup Windi.***

Penulis: Bung Windi/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Alumni GMNI dan Tuntutan Pemberian Hak-Hak Pensiun Untuk Bung Karno

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa…

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial

Marhaenist.id - Persoalan agraria di Indonesia bukan isu baru, tetapi luka lama…

Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?

Marhaenist.id - Di ruang-ruang diskusi dan meja ngopi, banyak yang bertanya, apakah…

Mengenang Kongres GMNI Ke XII Tahun 1996 di Grand Mirage Hotel Denpasar Bali

Marhaenist.id - Bercengkrama mengenang saat di GMNI 30 tahun yang lalu, saling…

Demokrasi Bukan Hadiah Elite, Tetapi Hak Rakyat

Marhaenist.id - Pemilihan Kepala Daerah bukan sekadar persoalan teknis elektoral, melainkan merupakan…

Jokowi Contoh Teladan Bapak Nepotisme

Marhaenist.id, Jakarta- Pengamat politik, Eep Saefullah Fatah dalam video terbaru, secara terang-terangan…

Sukses Gelar Konfercab, Erik R Sibu – Fridodis Korois Resmi Terpilih sebagai Pimpinan GMNI Halut Periode 2025-2027

Maharenist.id, Halut - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara (Halut) sukses…

Soroti Kericuhan Aksi Nelayan, DPC GMNI Touna Nilai Pemda Abaikan Tuntutan Rakyat

Marhaenist.id, Touna — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Masyarakat Nelayan Pesisir…

Esensi Perang Gerilya Dari Che Guevara

Marhaenist - Kemenangan perjuangan bersenjata rakyat Kuba atas kediktatoran Batista bukan hanya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?