By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kapitalisme

Banyaknya Kepentingan di Balik Perpanjangan Kenaikan HET Beras

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Rabu, 20 Maret 2024 | 19:25 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Pedagang beras di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak datangkan beras dari Jawa Barat dan Jawa Timur karena pasokan beras lokal menurun.ANTARA/Mansur
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Keputusan pemerintah melanjutkan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium hingga April 2024 dinilai tidak tepat dan sarat kepentingan dari segelintir pihak.

Ekonom pertanian dari Center of Reform on Economics (Core) Eliza Mardian menilai keputusan tersebut tidak menjawab akar persoalan anomali stok dan harga beras, khususnya di ritel modern, yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Dia pun mengutip temuan Ombudsman RI bahwa pasokan beras di pasaran masih dalam kondisi terbatas di sejumlah gerai ritel modern di Jakarta dan sekitarnya.

“Temuan Ombudsman yang sidak di beberapa lokasi pasar di Jakarta itu ternyata pasokan beras premium memang mulai tersedia kembali di ritel modern, tetapi jumlahnya masih terbatas. Selain itu, masih ditemukan di beberapa titik ritel modern harga beras premium tidak sesuai dengan ketentuan relaksasi HET, atau di atas HET,” ujar Eliza, Rabu (20/03/2024).

Menurut Eliza, hal yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah menelusuri secara mendalam pihak-pihak yang berpotensi secara sengaja ingin mendorong kenaikan HET secara resmi.

“Ini kan perlu ditelusuri oleh pemerintah; apakah ada pihak-pihak yang sengaja ingin mendorong agar HET ini resmi naik, tidak hanya relaksasi sementara. Pemerintah perlu menindak tegas oknum-oknum yang memanfaatkan asimetris informasi ini untuk keuntungan segelintir pihak saja,” pintanya.

“Pemerintah kemarin menyoroti kenaikan harga tiket pesawat, semestinya hal serupa dilakukan untuk pengusaha pangan yang mengendalikan pasokan ini, karena pasokan yang mereka kendalikan itu memengaruhi harga [beras],” tegasnya.

Untuk itu, dia menegaskan bahwa pemerintah berhak untuk mengatur pasokan beras karena itu bagian daripada kebijakan pemerintah.

“Sebagian besar beras petani itu, tanaman padinya menggunakan pupuk subsidi, di sini pemerintah berhak mengatur pasokan beras karena di situ ada intervensi pemerintah dengan pemberian subsidi pupuk yang menggunakan APBN,” ujarnya.

Baca Juga:   Kemenkeu Sebut Pemadananan NIK-NPWP Sudah Capai 99 Persen

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan Presiden Joko Widodo menyepakati relaksasi HET selaras dengan kenaikan harga beras premium sebesar Rp1.000/kg hingga sebulan ke depan atau April 2024. Dengan demikian, HET beras premium naik dari Rp13.900/kg menjadi Rp14.900/kg.

“Bapanas menyampaikan pada Pak Presiden agar relaksasi harga beras premium sebelumnya Rp13.900/kg ke Rp14.900/kg. Kita minta izin dan disetujui untuk diperpanjang satu bulan supaya stok di market, terutama modern market dan outlet-outlet terjaga,” kata Ariefa, Selasa (19/03/2024).

Arief menjelaskan perpanjangan kebijakan ini dalam upaya untuk menunggu turunnya harga gabah kering panen (GKP) menjelang panen raya pada Maret dan April.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memang telah meminta pemerintah untuk menaikkan sementara HET beras di gerai-gerai pasar modern, alih-alih memaksa pengusaha menekan margin di tengah isu gangguan pasok.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicolas Mandey mengatakan pada dasarnya peritel tetap akan menyediakan beras, kendati dengan margin yang menipis. Terlebih, beras dan bahan pokok lainnya merupakan faktor pendorong masyarakat berbelanja ke ritel modern.

Di sisi lain, lanjutnya, kondisi gangguan pasok di ritel makin diperburuk dengan adanya harga beras perusahaan swasta yang dijual mahal. Sementara itu, ritel tidak bisa menjual rugi karena terdapat kebijakan HET.

Dengan demikian, Roy menyebut telah mengusulkan agar pemerintah merelaksasi HET dan harga acuan beberapa komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, serta beberapa komoditas pangan lainnya yang berpotensi mengalami kenaikan pada Februari.

“Otomatis kami berharap ada relaksasi HET, atau  Bulog harus bisa menjamin pasokan beras masuk ke ritel. Kita meeting [sudah melakukan pertemuan untuk] meminta jaminan itu,” ujarnya saat ditemui Senin (12/02/2024).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Sukses Laksanakan Simposium dan KTD, GMNI Jambi Persiapkan Kader Membumikan Marhaenisme di Provinsi Jambi

Marhaenist.id, Jambi – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Negara Tidak Harus Mengiyakan Soeharto Menjadi Pahlawan, Apapun Yang Terjadi

Marhaenist.id - Soeharto tidak layak di sebut pahlawan dan tidak boleh jadi…

Demo Menolak Dinasti Politik dan Pelanggar HAM Bergema di Sejumlah Daerah

Marhaenist.id, Jakarta - Mahasiswa Indonesia kembali turun ke jalan dengan membawa isu…

Ganjar-Mahfud Tampil Stylish dengan Jaket Varsity Karya Anak Bangsa di Debat Terakhir

 Marhaenist.id, Jakarta - Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD selalu tampil beda dalam panggung…

Semaoen, Sang Pendiri Partai Komunis di Indonesia

Marhaenist.id - Dialah Semaoen pendiri Partai Komunis Indonesia atau PKI. Semaun adalah…

Perbandingan Sekolah Mahal dan Sekolah Murah

Marhaenist.id - Ada yang berpendapat sekolah mahal itu wajar tujuannya agar menghargai…

Pamit dari MK, Arief Hidayat: Putusan 90 Jadi Titik Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Marhaenist.id, Jakarta — Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengungkapkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)…

Supeni, Pemeluk Teguh Soekarnoisme

Marhaenist.id - Setelah peristiwa berdarah 1 Oktober 1965, Supeni menerima tugas berat…

DPC GMNI Jakarta Timur Kutuk Agresi Militer AS terhadap Iran, Desak Presiden Prabowo Bersikap Tegas

Marhaenist.id, JakartaTimur – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?